Ada Menu Dalam Undangan

Semua pasti sepakat jika makan itu kebutuhan primer, tapi ada yang berpendapat bahwa ngomongkan urusan perut itu tabu, saru, nggak pantas, nggak etis dsb. Manusia memang aneh, suka lupa pada sifat aslinya, suka nggak mengakui apa yang ada dalam benaknya.

Saya sendiri jelas nggak seperti itu. Ritual makan adalah sesuatu yang sangat saya tunggu. Tiap ada undangan atau hajatan, salah satu hal yang terlintas dipikiran saya juga tentang hidangannya. Tiap datang ke kondangan, saya pasti menyempatkan diri melirik menu yang disajikan

Sebagai orang yang suka berpikir anti biasa, saya pernah membayangkan bagaimana seandainya di undangan yang ada acara makan2nya, selain menyebutkan waktu, tempat dan keperluannya juga menyebutkan menu makanannya. Bukankah budget konsumsi biasanya paling besar porsinya?
Formatnya kira2 kayak gini…

Hari / Tanggal
Jam
Tempat
Keperluan
Menu
:
:
:
:
:
Minggu / 12 Desember 2012
10.00 WIB
Rumah Makan “Bikin Kenyang” Jl. Pemuda 51 Kendal
Reuni alumni SMA 1 Kendal angkatan 90
Kakap Bakar, Kupat Tahu, Nasi Goreng, Es Degan dll

Mungkin saja apa yg saya pikirkan ini terkesan ngisin-isini, aneh, nggak umum, nggak pantas, nggak etis, nggak pada tempatnya, mengingkari adat ketimuran dll. Tapi nggak masalah orang orang mau bilang apa. Saya hanya menuangkan apa yang saya pikirkan. Namanya juga berandai-andai.

Tulisan ini terinspirasi ketika pada H+3 lebaran saya dapat tiga undangan reuni murid saya, namun sayang jamnya sama padahal tempatnya terpisah jauh2. Sayangnya lagi menunya nggak disebutkan sehingga saya nggak ada acuan untuk ambil keputusan.

42 thoughts on “Ada Menu Dalam Undangan

  1. hahaha … ide yg menarik pak
    jadi klo pas dapat undangan banyak di waktu yang bersamaan, kita bisa menentukan pilihan dengan cepat berdasarkan paparan menunya ya hahahaha…


    Mana ada sich, ide dari saya yang nggak menarik… 😀

    [Reply]

  2. wah, saya malah belum pernah kepikiran kesitu pak, soalnya undangan yg sering datang yaitu undangan nikahan, jadinya mikirnya bagaimana caranya mengisi amplop biar ndak kosong, hehe..


    Undangan nikahan juga boleh ditulis menunya apa… 😀

    [Reply]

  3. Hihihihihihi… iya Pak. Memang rada aneh karena nggak biasa. Soale inti acaranya khan sebenernya bukan makan-makanannya. Kalo maemannya disebutin, kesannya ngumpulnya cuma buat maem. :p


    Kan anggaran terbesar buat sebuah acara biasanya justru bagian konsumsi itu Mbak… 😀

    [Reply]

    Awaludin Reply:

    iya, bener banget pak, porsi terbesar y bagian konsumsi..


    Dalam banyak acara, konsumsi menyedot anggaran paling besar Mas

    [Reply]

  4. plus doorprizenya mungkin lebih menarik lagi pak…
    eh, kaca jendela di sebelah kanan keren pak… 🙂


    Kalau Undangan Nikahan, semua kan dapat doorprize

    [Reply]

  5. ide bagus pk … biasanya kalau ada undangan reuni, nebak menunya ya mengacu pada tempat makannya dimana … 😀


    Ide dari saya selalu bagus

    [Reply]

  6. hahaha… kenapa tidak? Aku juga mau tuh terima undangan begitu
    Jadi kalau makanannya tidak suka, bisa makan dulu sebelum pergi kan? 😀


    Nah itu maksud saya Bu…
    Sebelum berangkat kita sudah bisa mengantisipasi 😀

    [Reply]

  7. hahahah pak mars kalau di kasih tau menu nya ada kambing guling2 sendiri diatas api sama ikan lele pilih mana pak mars :p


    Saya pilih nasgor ajah 😀

    [Reply]

  8. wkwkwkwk kalau gitu pasti banyak yg datang kalau lihat menu makanannya enak-enak..:D
    ide bagus..:D


    Ini salah satu bentuk transparansi Mas 😀

    [Reply]

  9. tapi menu yang disebutin di undangan sama yg ada ditempat acara harus sama loh ya 🙂


    Ya harusnya sama Mas…

    [Reply]

  10. kenapa nggak sekalian diselipkan brosur tempat makannya pak mars, biar ada daftar menu+daftar harga, jadi bisa milih ^^


    Hahahaha
    Kalau ada harganya malah bingung, harus bayar sendiri apa dibayari panitia

    [Reply]

  11. Bener, Pak. Saya setuju dengan ide Pak Mars. Nggak ada salahnya. Apalagi untuk orang yang susah makan kayak saya, pasti cari menu yang mampu menggugah nafsu [makan].


    Saya juga termasuk yang susah makan Mbak. Kalau datang ke sebuah acara nggak selalu doyan suguhannya

    [Reply]

  12. waduh kalo di undangannya ada menu, saya belum pernah lihat.
    tetapi sebaiknya tidak, karena kurang sopan 🙂


    Ya itulah yang saya katakan tadi, bahwa secara adat ketimuran pasti dianggap nggak sopan. Padahal nggak jelas juga nggak sopannya itu kenapa

    [Reply]

  13. bagus juga tuh pak idenya, apalagi kalo di undangan pernikahan, jadikan kita tahu harus ngasih amplop berapa xixixixixixix


    Hahahaha
    Ono rego ono rupo

    [Reply]

  14. harusnya tidak masalah sih memberitahukan menu masakannya.. malah mungkin bisa mengundang minat untuk datang… by the way saya juga suka makan kalau di acara acara itu.. yang di tunggu tunggu cuma makanannya…


    Tapi banyak yang jual mahal dan pura2 nggak ngeliat makanannya Mas

    [Reply]

  15. Klo saya spakat mas ada. Menu makannya…hehe
    Jd klo menunya rada2 kurang disuka makan duluan dirumah, jd ke pestanya nyari es buah / puding doang, xie xie…


    Harus mulai dibudayakan 😀

    [Reply]

  16. apalagi kalo di undanganya menunya digambar..walah akan banyak yang dateng apalagi klo ada tulisan Gede GRATISSS!!!


    APalagi kalo pesennya sama yg tukang nggambar

    [Reply]

  17. Ide bagus, Pak. Mungkin bisa diusulkan bagi para calon pembuat acara.


    Kayaknya memang penting Mas, siapa tau ada yg alergi pada makanan tertentu, jadi sebelum berangkat bisa minum obat dulu

    [Reply]

  18. Kalau acara pernikahan ada menunya waah pasti lebih afdol, tamu2 dijamin pada datang semua … penasaran sama makanannya nyam nyam nyam ….


    Hahahaha
    Kira2 ada yang berani memulai enggak ya?

    [Reply]

  19. wah, saya akan senang kalau dapat undangan seperti itu. kalau makanannya enak dan sesuai selera saya, kan saya bisa siapkan perut. mungkin puasa dulu sebelum berangkat hehehe


    Hahahaha
    Bisa persiapan mengosongkan perut lebih dulu

    [Reply]

  20. informasi menu makanannya menggugah selera makan yg diundang shg mau datang, lbh2 yg gratisan 😀


    Kalau undangan pasti makannya gratis lah…

    [Reply]

  21. ide bagus pak
    kalo bisa ditambahin

    boleh bawa sanak saudara..


    Kan selama ini kalau ada resepsi pernikahan juga boleh bawa siapa saja Mas

    [Reply]

  22. hahaha klo menunya enak sih, orang akan tertarik
    tapi gimana dengan menu yang ngak sesuai selera..?


    Berarti harus makan dari rumah 😀

    [Reply]

  23. Padahal undangan rapat juga memuat menu eh materi pembahasan ya Pak.
    Undangan kepada Pak Mars beserta ibu untuk rawuh di Sal3, waktu kapanpun bapak ibu sempat, menu nasi goreng ruwet dll. Salam


    Saya mau gula kacang saja Bu…

    [Reply]

    Oyen Reply:

    nek Pak’e gak usah disuguhi Bude Prih, sediane rokok sak pak ae mpun wareg 😛


    Gulo kacang yo doyan

    [Reply]

  24. ngko nek undang2 ngunduh mantu anak lanang kei menu yo pak, nek mantep aku teko, nek hora yo nitip salam ae 😛


    Menunya nggak pakai jengkol lho Yen 😀

    [Reply]

  25. Sayapun pernah menyarankan agar acara resepsi makanan ala nasi kotak saja. Ternyata banyak yang nggak setuju.
    Salam hangat dari Surabaya


    Kalau pakai nasi kotak mudah menghitungnya Dhe, tapi kalau prasmanan, pasti ada menu yg cepet habis dan ada menu yang turah2

    [Reply]

  26. qiqiqiqiqi…. pasti seru ya Pak, jadi bs ngebayangin apa dulu yg pertama kali datang ke suatu acara, dan menyiapkan perut lebih kosong kalo menunya mantap hihihihihi


    Yang mengecewakan adalah ketika rasanya nggak sesuai dengan yg dibayangkan 😀

    [Reply]

  27. whiz: kalo namanya undangan ya jelas otomatis GRATIS to mas whiz. haha

    wah bisa jadi kalo menunya orang yg anti makanan tertentu, bisa malah gak dateng. Conton ada temenku vegetarian, kalo menunya daging2an, dia akan berfikir dua kali untuk datang haha..


    Menu disebutkan itu tujuannya bukan datang nggak datang, karena acara utama kan bukan makan2…
    Mungkin bisa untuk acuan nyumbangnya berapa 😀

    [Reply]

  28. Saya juga seneng kalau ada daftar menunya. Yang gratisan dan menunya enyak-enyak, pasti saya datengin, hahahaha….


    Suatu saat mungkin jadi kenyataan Mbak.

    [Reply]

  29. ide menarik pak Mars. suatu saat pasti ini akan jadi kenyataan.


    Ketika transparansi sudah menjangkau segala sektor ya Mas

    [Reply]

  30. Nggak pak kalau yang satu itu, takut ada yang tidak suka jadi gak datang he he ;))


    Bagi yang tidak menomorsatukan makan, saya yakin akan tetap datang meski menu nggak cocok dengan seleranya

    [Reply]

  31. 3 postingan kok hari senin semua pak? 😀


    Yang pink di kalimat awal itu sapaan saat posting dibaca Mbak, jadi bukan hari nulisnya 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *