Home > Ekspresi, Realita > Analisis Jawaban

Analisis Jawaban

Dari jawaban yang masuk pada Lomba Mencari Kebenaran, saya melakukan analisis secara sederhana. Bukan untuk apa2 melainkan hanya sebagai survei kecil2an saja. Respondennya ada 45 orang.

Pada kelompok I, kesalahan paling banyak terjadi saat memilih mana yang baku, isap ataukah hisap. Bahwa kata yang baku adalah isap, bukan hisap. Itulah kenapa ada ungkapan “isapan jempol”. Peserta yang menjawab benar hanya 25 orang atau 55,56% saja.

Untuk mengonsumsi dan mengkonsumsi, jawabannya adalah mengonsumsi. Awalan me ketika diikuti kata yang dimulai dengan huruf K akan mengalami perubahan.

me + kunci = mengunci, me + kail = mengail, me + kejar = mengejar, me + kira = mengira dan pastinya me + konsumsi = mengonsumsi

Pada kelompok II, kesalahan paling banyak terjadi pada pembacaan 32,32. Dari 45 responden, yang menjawab benar hanya 21 orang atau 46,67%.

Mengapa 32,32 dibaca tiga puluh dua koma tiga dua?
Pada awalnya saya sendiri malah nggak tau alasan ilmiahnya. Yang saya tau sebatas aturannya saja, bahwa pembacaan desimal yang dibelakang koma itu dibaca sebagai angka, bukan sebagai bilangan. Setelah dijelaskan Mbak Yustha Tt melalui komentarnya, barulah saya paham alasan sebenarnya.

Ini penjelasannya:
Seandainya 32,32 dibaca tiga puluh dua koma tiga puluh dua, maka 32,3247 haruslah dibaca
tiga puluh dua koma tiga ribu dua ratus empat puluh tujuh.

Bayangkan betapa repotnya kalau membaca 32,3247464981765 dengan cara seperti tadi.
Tiga puluh dua koma tiga triliun dua ratus empat puluh tujuh miliar empat ratus enam puluh empat juta sembilan ratus delapan puluh satu ribu tujuh ratus enam puluh lima.

Pasti lebih gampang membacanya sebagai tiga puluh dua koma tiga dua empat tujuh empat enam empat sembilan delapan satu tujuh enam lima

Dan inilah Hasil Analisis selengkapnya…

Hasil Analisis untuk kelompok I

No. Baku Tidak Baku Benar %
1. izin ijin 37 82,22
2. mengonsumsi mengkonsumsi 29 64,44
3. keinggris-inggrisan ke-Inggris-Inggrisan 39 86,67
4. saking sangking 40 88,89
5. diproklamasikan diproklamirkan 28 62,22
6. antarkota antar kota 30 66,67
7. khawatir kuwatir 40 88,89
8. kuitansi kwitansi 31 68,89
9. karier karir 25 55,56
10. geladi bersih gladi bersih 29 64,44
11. isap hisap 25 55,56
12. nasihat nasehat 29 64,44

Hasil Analisis kelompok II

No. Jawaban Benar %
1. 32,32 dibaca tiga puluh dua koma tiga dua 21 46,67
2. 1.000.000.000 bisa ditulis satu miliar 31 68,89
3. 5% bisa ditulis lima persen 45 100,00
4. Angka Romawi dari 469 adalah CDLXIX 39 86,67
5. Sinonim dari antun adalah rapi 41 91,11
6. Sinonim dari dawat adalah tinta 43 95,56
7. Sinonim dari cikut adalah cegukan 43 95,56
8. Sinonim dari terala adalah mulia 36 80,00

~ Grazie ~
Categories: Ekspresi, Realita
  1. Imelda
    July 10th, 2012 at 08:33 | #1

    Sebetulnya soal mengkonsumsi dan mengonsumi juga merupakan kesalahan Pusat Bahasa yang tidak tegas. Dulu saya pernah membaca bahwa kata asing tidak luluh jika ditambahkan awalan me-. (kata dengan p, t,k,s itu kan seharusnya luluh jika digabung dengan me- )

    Jadi me + konsumsi adalah mengkonsumsi. Tapi sekarang di KBBI menjadi mengonsumsi.
    TAPI
    me+ prediksi yang seharusnya memrediksi, di KBBI >>> mem·pre·dik·si v meramal:

    Siapa yang salah?
    Harusnya Pusat Bahasa tegas, atau paling sedikit bisa men·so·si·a·li·sa·si·kan (ini juga seharusnya menyosialisasikan bukan?) kepada masyarakat.

    NAH, untuk itu saya memang menyarankan agar masyarakat rajin membuka KBBI, kamus maupun online, dan tidak segan me·nge·cek penulisan kata-kata.

    Sebagai test lanjutan saya ingin menanyakan apakah ada yang tahu mengapa: me+ punya+ i = ‘mempunyai’ bukan ‘memunyai’? hehehe.

    Imelda


    Pusat Bahasa kalah tegas dibanding dengan Pusat Angka Bu… :D
    Kalau Pusat Angka dijamin ketegasannya
    Itulah kenapa saya lebih suka mengajar Matematika daripada ngajar Bahasa

    [Reply]

    Zaim Reply:

    Juga ada lagi sekarang me+pesona jadi memesona,dulu waktu sekolah me+pesona=mempesona,kata kira – kira/sekitar juga sekarang ada yang pake sekira,kok bahasa Indonesia membingungkan ya?


    Iya…
    me + pungut = memungut
    me + panggil = memanggil
    me + pakai = memakai

    [Reply]

    Imelda Reply:

    Pak… sebetulnya Pusat Angka juga harus mempertimbangkan penulisan angka secara internasional. Karena penulisan koma dan titik kan terbalik dengan bahasa Inggris (juga bahasa Jepang). 32,32 dalam bahasa Inggris kan 32.32 :D
    Ini membingungkan, meskipun pada tingkat internasional akhirnya banyak yang menulis dengan cara bahasa Inggris.


    Penyiar radio FM ikut repot ya bu :D
    Tapi seringnya dia menggunakan kata “poin”
    wan ouw ouw poin wan ketimbang seratus koma satu :D

    [Reply]

    aprie Reply:

    Setahu saya Sistem Satuan Internasional menentukan bahwa tanda desimal dapat dinyatakan dengan koma atau titik.


    Koma Irama

    [Reply]

  2. July 10th, 2012 at 09:04 | #2

    Weeh iyaa yaa om Mars, dibelakang koma bacanya satuan. Niar belum bener ini, hehehehe………

    Percaya dah sama guru matematika, soal angka2 :D


    Semoga sekarang sudah paham

    [Reply]

    Gandi Reply:

    Hahaha,,,, Iya Niar, Om Mars ini pasti Gurunya Master Joe Sandy, :mrgreen:


    Hahaha
    Bukan lah

    [Reply]

  3. djangan pakies
    July 10th, 2012 at 09:20 | #3

    walah berhari hari di luar rumah sampe ketinggalan update Pak Mars.

    Saya juga sepakat kalo penulisan angka nggak perlu ditulis komplit, susahnya kalo kita nulis ceck ato BG jika kotak yang disediakan nggak mencukupi. Maka perlu pembenahan yang lebih sederhana


    Semoga sekarang sudah nggak sibuk lagi Pak
    Selamat beraktifitas

    [Reply]

    Phie Reply:

    Pak, jadi sebenarnya “beraktifitas” atau “beraktivitas”? :?:


    Pastinya beraktivitas hehehe…

    [Reply]

  4. Nh18
    July 10th, 2012 at 09:47 | #4

    Ini yang saya suka disini …

    Pak mars selalu punya cara simple untuk dibagikan pada pembacanya …
    Ini analisa simple … Tapi bisa dikatakan juga sebagai … De brief … Learning point atau pembelajaran yg sudah di dapat …

    Salam saya Pak Mars


    Makasih Om
    Salam buat keluarga
    Selamat Hari Selasa

    [Reply]

  5. July 10th, 2012 at 10:50 | #5

    Ngai emang lemah di itung2an,
    makanya suka belajar sama mbahKung.

    #tapi Ngai lumayan kuat di html-an


    Ngai juga Fotografer handal

    [Reply]

  6. July 10th, 2012 at 11:13 | #6

    Mantabs bener…
    Mengenai k, p, t, s, setuju dgn Mbak Imelda. Ada beberapa kata yang tidak meluluh ketika diberi prefix me-

    Salam hangat


    Memang harus jeli dan selalu mengikuti perubahan aturan Mas

    [Reply]

  7. July 10th, 2012 at 11:23 | #7

    saya salah di 32,32… mikirnya lama banget yang bagian ini… sekarang baru ngerti alasannya kenapa dibaca seperti itu….. thanks… rela deh ga dapat bukunya… hiks…


    Masih ada kesempatan berikutnya Mas

    [Reply]

  8. July 10th, 2012 at 11:39 | #8

    iya ya pak.. repot juga kl angka di belakang koma di bacanya tdk secara satuan.. Thx utk sharing ilmunya pak :)


    Sama2 Mbak

    [Reply]

  9. July 10th, 2012 at 11:58 | #9

    begitu to pakdhe alasannya


    Begitulah kira2

    [Reply]

  10. July 10th, 2012 at 12:00 | #10

    selamat siang pak mars…
    ini sebuah sajian luar biasa pak, saya banyak belajar dari artikel ini…
    salam anti biasa…


    Salam kembali Mbak
    Makasih atas apresiasinya

    [Reply]

  11. July 10th, 2012 at 12:26 | #11

    jadi lebih tau sekarang pak setelah membaca penjelasannya disini


    Saya juga sambil belajar Mbak

    [Reply]

  12. July 10th, 2012 at 12:46 | #12

    baru tahu yg me plus k, k nya jd hilang.


    Banyak contohnya
    me + kering = mengering
    me + kunyah = mengunyah
    me + karang = mengarang

    [Reply]

  13. bintangtimur
    July 10th, 2012 at 12:48 | #13

    Pak Mars, siang ini saya dapat banyak ilmu baru tentang penulisan bahasa Indonesia yang benar, trima kasih ya, bermanfaat sekai buat saya :)


    Semoga apa yg saya tulis bermanfaat

    [Reply]

  14. yuniarinukti
    July 10th, 2012 at 14:49 | #14

    Wahaha.. jawabanku banyak salah, padahal saya sudah berpijak sama kamus lho Pak.. sampe kasian kamusnya saya injak-injak hehe


    Seandainya tiba2 saja saya ketemu soal seperti itu sayapun belum tentu dapat skor 100 :D

    [Reply]

  15. July 10th, 2012 at 16:04 | #15

    Isap sama Karier sama2 55,56, berartimemang banyak yang gak tau ya, Pak? :)
    Untung untuk Persen benar 100%. :)
    Coba kalau ada yanga salah, bisa2 gak bisa bagi hsil. :lol:


    Iya, isap dan karier banyak yang keliru Mbak

    [Reply]

  16. yayang
    July 10th, 2012 at 16:07 | #16

    saay juga pernah mempelajari hal ini ketika duduk di SMK


    Di SMP juga… :D

    [Reply]

  17. Abed Saragih
    July 10th, 2012 at 16:38 | #17

    Sepertinya bahasa kita udah gak beraturan :)

    Coba perhatikan kalimat ini :

    “Andi ayo masak nasi itu,karena tamu kita sedang datang kesini ”

    Kalimat diatas sering kita ucapkan dan kita dengar ” ayo masak nasi” mengapa tidak masak beras supaya jadi nasi,,, nah..itulah bahasa kita yang kurang tegas pemahamannya.


    Xixixixi
    Yang nggak beraturan sich kayaknya para pemakainya
    Bingung lagi pemakaian kata “BEBAS”
    Di satu sisi BEBAS berarti boleh, misalnya BEBAS MAKAN, BEBAS MINUM, BEBAS BICARA
    Tapi di sisi lain BEBAS malah nggak boleh misalnya BEBAS BECAK, BEBAS ROKOK dll :D

    [Reply]

    aprie Reply:

    Bebas rokok mungkin maksudnya lepas sama sekali dari rokok


    Padahal jika orang lain memaksudkan sebagai bebas ngerokok atau boleh ngerokok juga bisa :D

    [Reply]

  18. July 10th, 2012 at 19:50 | #18

    Terhenyak dengan hasil analisis Pak Mars. Trimakasih Pak Mars, sangat bermanfaat dan mohon izin mempergunakan informasi ‘kecenderungan’ tersebut untuk tujuan PBM. Salam


    Cuma analisis2an kok Bu…

    [Reply]

  19. July 10th, 2012 at 22:56 | #19

    Hehehe… nek ‘persen’ tuh berarti sudah jelas ya…


    Ea, bener semua

    [Reply]

  20. July 10th, 2012 at 23:15 | #20

    Saran saya sediakan Kamus Besar Bahasa Indonesia di rumah, kalau tidak memungkinkan untuk membeli kamus versi cetak yang tebalnya segambreng bisa memanfaatkan KBBI Mobile yang bisa dipasang di hape..

    Apalagi kalau hapenya Android, ada tuh di Android Market..cukup berguna loh bisa dengan cepat cari arti kata kapan saja. nitip link ya pak..semoga bermanfaat..


    HP saya bukan android tapi andromeda

    [Reply]

  21. July 11th, 2012 at 02:37 | #21

    Pakde…. yang kelompok satu itu saya salah 4, berarti nilai saya 6,66 ya Pakde (dibaca enam koma enam enam). Tolong ditandatangani dulu kertas ujiannya, Pakde. :)


    Setelah saya tandatangani, giliran Orang Tua Murid atau Wali yang menandatangani

    [Reply]

  22. July 11th, 2012 at 03:38 | #22

    alhamdulillah, saya ikut senang dan bersyukur, Pak Mars ikut menyosialisasikan kata-kata baku lewat survei semacam ini. salut buat Pak Mars.


    Makasih apresiasinya Pak…
    Kebetulan saya suka Bahasa Kita

    [Reply]

  23. July 11th, 2012 at 05:18 | #23

    Kalau ane kesulitan pada bagian isap, karier, geladi bersih sama pembacaan desimal pak Mars. Kesan kemari nyari refernesi akhirnya menemukan penjelasan yang masuk akal juga.


    Semoga bisa menambah wawasan…

    [Reply]

  24. July 11th, 2012 at 06:49 | #24

    HAhaaa..kaya yang gampang, padahal mah sulit..
    sellau meremehkan pelajaran bahasa Indonesia deh..hihiih

    Pagi pak MArs


    Pagi Mbak Nchie
    Apa Kabar?

    [Reply]

  25. July 11th, 2012 at 11:30 | #25

    tepatnya bukan mengalami perubahan tapi huruf K menjadi luluh..
    di dalam aturan bahasa indonesia yang baik dan benar sudah diputuskan beberapa disempurnakan kembali seperti kata TERCERMIN menjadi TECERMIN, HANDAL menjadi ANDAL..
    ini di soal SNMPTN keluar pak :D


    Tepatnya lagi bukan luluh tapi luruh :D
    Dan kalau dikatakan berubahpun nggak salah2 amat, karena berubah jadi “ng”

    [Reply]

    Imelda Reply:

    cermin:

    di KBBI daring:
    ter·cer·min v terbayang; terlukis (pd): semua kepribadian ~ dl tutur bahasanya;

    di KBBI edisi 4 : tecermin :)

    JADI? belilah KBBI edisi 4, karena KBBI daring yang online juga masih banyak yang belum dibetulkan. Nah seperti ini seharusnya langsung diumumkan.

    sedangkan kata handal itu tidak benar : tercantum di KBBI : han·dal ? andal (lihat ke andal)


    Dalam dinamika yang tinggi, kita musti harus rajin mengupdate diri ya Bu

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~