Antara Statistik dan Fakta Hukum

Tahun sudah berganti dan pertandingan juga sudah selesai, tapi tak ada salahnya jika kita menengok sejenak mengamati hasil pertandingan piala AFF yang telah dilalui Indonesia dan Malaysia.

Tak bermaksud untuk membuka luka lama, juga tak ada niatan ganti profesi sebagai pengamat bola. Sekedar melihat dari dua sisi yang beda, antara statistik dan fakta hukum atau peraturan. Hanya untuk bahan renungan, yang semoga bisa diambil hikmahnya.

Ini adalah perbandingan statistik antara Indonesia dan Malaysia di piala AFF 2010….

Indonesia
Malaysia
  • Menang lawan Malaysia 5-1
  • Menang lawan Laos 6-0
  • Menang lawan Thailand 2-1
  • Menang lawan Filipina 1-0 (semi final I)
  • Menang lawan Filipina 1-0 (semi final II)
  • Kalah lawan Malaysia 0-3 (final I)
  • Menang lawan Malaysia 2-1 (final II)
  • Kalah lawan Indonesia 1-5
  • Seri lawan Thailand 0-0
  • Menang lawan Laos 5-1
  • Menang lawan Vietnam 2-0 (semi final I)
  • Seri lawan Vietnam 0-0 (semi final II)
  • Menang lawan Indonesia 3-0 (final I)
  • Kalah lawan Indonesia 1-2 (final II)

Dari perbandingan tersebut tampak bahwa Indonesia menang 6 kali, nggak pernah seri dan cuma kalah 1 kali dengan perbandingan goal 17-6. Sementara Malaysia menang 3 kali, seri 2 kali dan kalah juga 2 kali dengan perbandingan goal 12-7.

Secara itung2an statistik jelas Indonesia lebih unggul, tapi secara aturan atau hukum, Malaysialah pemenangnya. Mereka mendapatkan poin penting disaat genting, sementara itu kita ketiban sial disaat krusial. Tapi itulah realita yang harus diterima dengan lapang dada.

Nasib timnas kita ibarat murid yang dalam kesehariannya punya nilai cemerlang tapi jatuh justru disaat Ujian Nasional. Nilai dan skor memang penting, tapi yang jauh lebih penting adalah kapan saat penting untuk mendapatkannya.

Penghasilan 500 ribu jauh lebih berasa ketika kebutuhannya hanya 400 ribu ketimbang gaji 10 juta tapi kebutuhannya 11 juta. Skor 6-0 dengan Laos dan 5-1 saat mengganyang Malaysia belum cukup untuk membayar kekalahan 0-3 dari Malaysia.

38 thoughts on “Antara Statistik dan Fakta Hukum

  1. meski kalah di final, tapi berdasar statistik itu secara kualias berarti tim kita lebih unggul ya pak.

    kalimat terakhir itu kok berasa banget di saya ya. jadi pengen punya gaji 500 aja pak… #eh


    Sukses untuk Mbak Nunik…

  2. Jiaaahh, tumben dapat pertamax di sini… 🙂


    Mungkin karena Mbak Nunik ngalong taun barunan ya 😀

  3. 😉 Apaboleh buat Mas, mau tidak mau, suka tidak suka, like or not, kita harus tunduk pada aturan yang berlaku.

    OOT, Selamat Tahun Baru 2011.


    Met taun baru juga Mas…

  4. harus di terima dengan lapang dada bapak….
    statistik tidak akan mengubah fakta di lapangan…
    ada saatnya menerima kekalahan sebagai suatu hal yang menyenangkan..bukan begitu?


    Makasih pencerahannya 😀

  5. Tak apalah kemaren kita tak juara, tapi yang penting kan kita udah jadi pemenang. 😀


    Kalau main kandang menangan Mas…

  6. Saya justru bangga karena kita menang tak hannya di lapangan, tapi kita juga menang dalam spotifitas yang tinggi, suporter indonesia memang layak di acungi jempol!! 😆


    Hidup Timnas…

  7. Saya bangga pak pada pertandingan terakhir. Indonesia tampl total, supporter pada sportif dan kompak ngomong “Nurdin Mundur”


    Ganti Noordin M Top aja Mas…

  8. nice info … 😉
    Mari bersemangat menjemput semua impian,
    Selamat Tahun Baru 2011.
    One Heart with dBloger’s*


    Makasih kunjungannya Mas…

  9. Wah Analisanya jitu banget pak…
    Selamat Tahun Baru MMXI
    Semoga diberikan kesehatan dan inpirasi sepanjang tahun untuk tetap berkarya…


    Ditunggu sega kucinge… 😀

  10. bener mas… harus lapang dada… sambil terus gak habis2nya ngurut dada juga 🙂
    tp moga taun2 kedepannya, giliran kita mas ya 🙂


    Makasih kunjungannya Mbak…

  11. Yah begitulah!!!


    Mudah2an kedepan nasibnya lebih baik Mas…

    Dany Farid Habibi Reply:

    Semoga saja Pak Mars


    Iya Mas…

  12. realita sudah membuktikan, yg terbaik tetaplah berjaya..
    BTW, selamat tahunbaru buat pakde sekeluarga…


    Makasih Bli…

    PusKel Reply:

    Hasil statistik yang realistis, bangga dengan timnas. Semoga berikutnya bisa jadi jawara.
    Selamat tahun baru juga buat pakde sekeluarga ya..Salam hormat kami dari Kendari…


    Sangat realistis Bli…

  13. biasalah pak, siswa waktu latihan sih oke2 aja… tapi pas ujian ya grogi juga.
    btw, BRAVO buat Timnas, REFOT (reformasi total) buat PSSI


    Begitulah nasib Timnas…

  14. mantab analisanya gan>>>>/// stuju bravo indonesia. tukar link yuk??


    OK, nanti linknya saya masukkan dalam teropong…

  15. Salam hangat aja Pak, Semoga Timnas terus berjaya…
    Selamat tahun baru, & salam hangat!


    Makasih Mas…
    Met taun baru juga

  16. yah, begitulah kalau sepak bola dalam turnamen, sangat berbeda dengan liga yang mengukurnya dengan poin klasemen. Oleh karena itu, turnamen memiliki gengsi lebih tinggi ketimbang liga.


    Kemenangan demi kemenangan pupus oleh kekalahan 0-3 Mas…

  17. Dalam setiap pertandingan yang tidak terukur memang sulit untuk diprediksi. Awalnya menampilkan performance yang oke, namun akhirnya mengalami antiklimaks sehingga apa yang diperjuangkan terasa sia-sia. Namun ini adalah sebuah pembelajaran untuk dikemudian hari bisa memperbaiki strategi sehingga kedepannya bisa menampilkan yang terbaik di kandang atau luar kandang sekalipun


    Kemenangan demi kemenangan sebelumnya tak cukup untuk menebus kekalahan 0-3 dari Malaysia Mas Irfan…

  18. Saya suka posting ini Pak Mars

    Yes …
    Ini tentang … MOMENTUM
    Melakukan sesuatu di saat yang tepat
    Dengan cara yang tepat
    Di tempat yang tepat pula

    Salam saya


    Bener Om…
    Cukup satu kata, “MOMENTUM!!”
    Kita harus pandai cari momentum…

  19. hmm. hitungan statistik mas marsudiyanto menarik nih, singkat padat dan sangat berisi menurut saya 🙂


    Makasih Mas…

  20. Coba saja penentuan juaranya kayak ngisi rapor yang musti dihitung mulai dari nilai tugas dan ulangan harian hingga UAS…


    Nanti saya usulkan ke PSIS Mas…
    Lho, kok PSIS ya 😀

  21. harusnya memang seperti itu mas, tapi bola itu bundar dan mental juga mempengaruhi hehe


    Iya Mas…
    Kalah 0-3 itu biang keladinya… 😀

  22. Bagiku Timnas Indonesia tetap menang, meski tak juara. Timnas Indonesia memang jaguh, 😀


    Semoga tahun 2011 makin berkilau…

  23. Suatu analisis obyektif yang memang mengharuskan kita mengakui ke-jawara-an dari si negara seberang 😆
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  24. kapan nih indonesia mengalahkan malaysia…. maju terus TIMNAS…


    Mungkin tahun ini…

  25. Tuh kan, gara-gara Pak Mars Denuzz jadi sedih lagi… 🙁
    Pokoknya SEA Games ntar kita bantai habis Malaysia… Harus!
    Garuda akan menaklukkan Harimau!
    Hidup MERAH PUTIH!

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…


    Nasi sudah jadi bubur Mas…

  26. Mereka mendapatkan poin penting disaat genting, sementara itu kita ketiban sial disaat krusial. ====> maknanya dalem pak … trims 🙂


    Makasih Mas…

  27. sedih…
    tapi tak apa lah..
    kalo timnas kita menang.. orang2 PSSI bisa besar kepala pak..
    terutama si NH itu…


    Iya Mbak…
    Nurdin semakin nggak mau mundur… 😀

  28. Moga2 nanti Tm Indonesia berjaya.
    Mosok nyari orang 30 dari 50 juta pemuda yang bisa lari pas bersama bolanya sih mas
    Salam hangat dari Surabaya


    Mari kita doakan Dhe…

  29. bedanya adalah Malaysia lebih duluan kalah jaid bisa punya waktu untuk bangkit..
    kalo Endonesia kalahnya telat..


    Xixixi…
    Kalahnya telat

  30. iyah, statistik sangat2 menunjukkan keunggulan Indonesia…
    tapi yahhh, itulah kompetisi…

    Garuda tetap di dadaku…

  31. iyah, statistik sangat2 menunjukkan keunggulan Indonesia…
    tapi yahhh, itulah kompetisi…tim dengan keunggulan statistik belum tentu juara,,

  32. apapun yang terjadi Garuda di dadaku…
    Timnas ya, bukan PSSI nya…

Comments are closed.