Antara Teoritis dan Realistis

Secara ideal, sebuah blog memang harus SEO-friendly, loading cepet, valid CSS, konten bagus dll dll. Itu teorinya. Ibarat mobil kalau bisa ya yang irit bahan bakar, mesin tangguh, komponen awet, muat banyak penumpang, perawatannya mudah dan harganya murah. Tapi mana ada?.

Teori memang perlu, tapi untuk saat ini saya akan realistis saja dan lebih memilih menjadikan blog saya akrab dihati manusia ketimbang akrab dimata mesin karena untuk mencapai keduanya sangat nggak gampang dilakukan, kecuali oleh orang hebat. Dan itu bukan saya.

NB :
Tulisan ini tidak saya tujukan pada para master yang giat mengoptimasi blognya dengan berbagai teori. Ini hanya untuk konsumsi lingkungan terbatas. Terbatas pengetahuannya, terbatas ilmunya dan terbatas kompetensinya. Seperti saya ini…

55 thoughts on “Antara Teoritis dan Realistis

  1. Kemampuan manusia ada batasnya jika dia merasa memiliki kemampuan lebih sama juga dia manusia yang sombong, manusia yang sombong sangat dibenci tuhan semesta alam.

    [Reply]

  2. Dengan optimasi sendiri blog atau website kita menjadikan diri kita semakin pinter dan pengalaman, walaupun melewati banyak kesalahan dan kekeliruan yang kadang berakibat fatal seperti kena spam.

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *