Home > Inspirasi > Arti Sebuah Lawan

Arti Sebuah Lawan

January 31st, 2011 Leave a comment Go to comments

Kalau bicara “Arti Sebuah Kawan” kayaknya sudah biasa. Yg anti biasa adalah “Arti Sebuah Lawan”. Bagi sahabat yang merasa nggak punya lawan, semoga dengan tulisan singkat ini bisa mengubah paradigma lama yang mengira bahwa lawan adalah musuh besar yang harus disingkirkan.

Benarkah “lawan” bisa kita manfaatkan?
Nggak cuma bisa dimanfaatkan tapi keberadaan lawan justru amat sangat dibutuhkan. Kebiasaan lawan biasanya suka cari kekurangan dan kesalahan kita. Dan justru dari situlah kita mengetahui apa kekurangan kita. Kalau kawan biasanya sungkan untuk terus terang.

Lawan adalah “guru”!
Coba aja apa jadinya kalau kesebelasan nasional kita nggak punya lawan. Trus mau main sama siapa?. Emangnya cukup, hanya latihan terus2an nggak pernah tanding. Justru kita perlu lawan yang kuat, yang bisa kita pelajari dan serap ilmu2nya. Dengan kata lain, kita bisa berguru dari lawan.

Lawan bisa bikin kita terkenal!
Tokoh terkenal seperti Superman, Batman, Spiderman, Hulk, Maria Ozawa, Tifa Lockhart, Selphie, Kurosaki Ichigo, Gatotkaca, Gundala, Jet Lee, James Bond, Rambo dll nggak bakal keliatan jagonya dan seterkenal sekarang kalau dia nggak punya lawan.

Lawan adalah properti paling murah!
Lawan bisa dipakai untuk alat melatih kesabaran, lawan bisa digunakan untuk menguji emosi, lawan bisa membikin kita tegar hadapi tantangan. Untuk mendapatkan lawan nggak perlu biaya mahal. Mereka selalu ada buat kita.

Lawan adalah sebuah kebutuhan!
Coba bayangkan pula gimana sepinya dunia manakala seorang suami atau istri nggak punya lawan. Manusia butuh lawan bicara, lawan diskusi dan lawan main…
Manusia tidak seperti bekicot yang punya sifat hermaphrodyte.

Kita bisa dapatkan banyak hal dari seorang lawan yang nggak bisa kita temukan dari kawan. PR kita selanjutnya adalah bagaimana mengelolanya agar jangan sampai semua dijadikan kawan atau semua dijadikan lawan. Kuncinya cuma satu, musti proporsional!!.

Catatan :
Sebelum ada salah persepsi, kita perlu menyamakan pemahaman bahwa lawan itu tidak sama dengan musuh!. Semua yang saya tulis diatas adalah tentang lawan, bukan tentang musuh.

~ Grazie ~
Categories: Inspirasi
  1. February 1st, 2011 at 14:27 | #1

    hahaha…saya suka kata2 lawan adalah guru…ternyata benar pak..bayangkan kita ga punya lawan..darimana gurunya ya…lawan menghasilkan pengalaman, pengalamanlah yg kita bs lihat dan bagikan sehingga berubah menjadi guru…haha…sipp..siip


    Guru tak hanya ada di dunia pendidikan formal…

    [Reply]

  2. February 1st, 2011 at 16:31 | #2

    haha beneran tah itu?


    Yo bener tah… 😀

    [Reply]

  3. eser
    February 1st, 2011 at 17:13 | #3

    Ternyata ngga selamanya lawan itu harus kita hindari, apalagi lawan dimalam hari 🙂


    Tapi kalau musuh wajib dihindari…

    [Reply]

  4. February 1st, 2011 at 19:09 | #4

    Segala sesuatu ada dalam kondisi berpasangan/berlawanan, Dhe.


    Setuju Pak…

    [Reply]

  5. gaya hidup
    February 1st, 2011 at 19:50 | #5

    Pak guru………… aku udah bisa sekarang reply komen warna kayak gini di blog baru…..
    (walaupun bisanya telat….hehehe….khan aku murid yg seia walaupun lemot) 😛
    makasih ya Pak Guru………..
    salam


    Nanti saya ceknya Bun… 😀

    [Reply]

  6. gaya hidup
    February 1st, 2011 at 19:52 | #6

    aku cari lawan dimana ya Pak Guru?
    gimana kalau lawanku Pak Guru aja, biar gak pernah bosan2 ngajarin aku terus ? 😛
    boleh khaan? 🙂
    salam


    Siap bun…
    Lawan adalah kompetitor…

    [Reply]

  7. bayuputra
    February 1st, 2011 at 20:03 | #7

    Selamat malam pak Marsudiyanto ..
    sekedar berkunjung .. dan menjenguk siap tau ada lawan tersesat .. heee.

    [Reply]

  8. BP-BIO
    February 1st, 2011 at 20:07 | #8

    Selamat malam pak ..
    saya mau bertanya .. sebelumnya maaf jika pertanyaan saya tidak ada hubungannya dengan postingan Bapak diatas …
    saya mau bertanya kenapa pada saat saya memberikan komentar di blog sahabat yang lain selalu saja blog saya ketangkap SPAM setelah saya berkunjung ke blog Bapak kok tidak tertangkap, dan kasus ini sudah hampir kesemua blog yang saya kunjungi dan setelah say memberikan komentar selalu saja komentar yang saya berikan hilang terkena SPAM, baik blog saya yang .com maupun yang WP.
    padahal sudah saya laporkan ke Askimet juga pak tetapi tetap saj ketangkap SPAM.
    mohon bantuannya pak jika ada solusi bagi saya .. terimakasih banyak pak .


    Kayaknya permasalahannya ada pada akismet Mas…
    Kenapa kalau disini bisa, ya karena saya nggak pakai akismet… 😀
    Solusinya sudah benar apa yg mas Bayu lakukan yaitu lapor ke admin akismet.
    Hanya saja kadang butuh waktu lama
    Semoga segera teratasi

    [Reply]

  9. Abdul Hakim
    February 1st, 2011 at 22:26 | #9

    betul tuh pak mars, jangan selalu berusaha menyingkirkan lawan, justru kita yang harus menjadi lebih baik dari lawan dengan berusaha belajar dari lawan


    Iya Mas…
    Itu tantangan buat kita

    [Reply]

  10. February 1st, 2011 at 23:23 | #10

    Seandainya saya lawan Jenengan bukan berarti saya melawan Jenengan, bukan pula menjadi musuh Jenengan… 🙂


    Lawan tanding kan positip Pak…

    [Reply]

  11. February 1st, 2011 at 23:29 | #11

    bener juga ya Pak, berarti Gayus merupakan lawan tangguh, sehingga Indonesia dapat menjadi bangsa yang tangguh.


    Kalau Gayus sich musuh Pak… 😀

    [Reply]

  12. lozz akbar
    February 2nd, 2011 at 01:02 | #12

    hahahaha… kepingkel aku asli Pak….


    Ojo banter2 Mas…
    Marakke Ozawa GR

    [Reply]

  13. yuni cute
    February 2nd, 2011 at 01:19 | #13

    Hehe.. bener juga Pak Mars.. lawan ga selalu harus jadi saingan ya, justru karena lawan kita bisa menang..


    Kalau nggak ada lawan kita nggak akan menang Mbak…

    [Reply]

  14. February 2nd, 2011 at 09:21 | #14

    Sependapat bahwa lawan itu penting dalam kehidupan kita.
    Karena adanya lawan maka kita bisa melawan, misalnya melawan hawa nafsu, melawan keinginan untuk belanja boros-borosan, dll.
    Bisa dibayangkan jika dalam olahraga gak ada yang mau menjadi lawan, petinju bisa njotos wasit,penonton atau istrinya sendiri.
    Yang tidak baik adalah “melawan guru “, pamali wal kualat.
    Salam hangat dari Surabaya


    Berarti saya nggak punya lawan Dhe

    [Reply]

  15. advertiyha
    February 2nd, 2011 at 09:35 | #15

    Saya senang jadi lawan pak Mars, lawan berkirim nanas, durian, mangga, pepaya, lele, gurami, nila dan ikan asin, heheheh… 🙂

    *pak, kok yang terkenal ada maria ozawanya, itu lawannya siapa pak?? ihiiiiiiiiiyyyyyyyyyyy… 😛 *


    Waduh…
    Lawannya banyak sekali Mbak.
    Susah disebut satu2

    [Reply]

  16. February 2nd, 2011 at 18:08 | #16

    lawan tanding memang sangat diperlukan untuk mentest kekuatan sendiri ya Pak,,
    apalagi waktunya pas mau tanding, pas ada lawan,,, 😀

    [Reply]

  17. February 3rd, 2011 at 11:00 | #17

    Rossi jadi juara dunia juga karena lawan2nya..
    kalo pak MArs jadi hebat begini sepertinya ga ada lawan deh
    hahaha…

    [Reply]

  18. February 4th, 2011 at 07:42 | #18

    Beda kawan dengan lawan cuma di huruf “k” dan “l”.
    Lalu seandainya seorang kawan bisa bertindak juga sebagai lawan, mungkin kita bisa menyebutnya sebagai “klawan”.

    Hihihi… maksa bener ya, Pak?

    Eniwey, baidewei, baswei, nice article. Salam

    [Reply]

  19. Erwin
    February 7th, 2011 at 20:15 | #19

    artikel yang bermanfaat, pak.. 😀


    Semoga begitu Mbak…

    [Reply]

  20. Warung Bebas
    February 8th, 2011 at 02:21 | #20

    Musuh pasti lawan posisinya, tapi lawan belum tentu musuh, bener gak sih pak?


    Iya Mas…
    Bener banget

    [Reply]

  21. February 18th, 2011 at 19:06 | #21

    seandainya semua menjadi kawan tentulah damai dunia ini seandainya tidak ada lawan tentulah membosankan..

    [Reply]

  22. Iswanto
    February 26th, 2011 at 05:18 | #22

    Seandainya semua orang di dunia ini tidak mempunyai musuh atau tidak mempunyai lawan. pasti akan damai


    Iya Mas…
    Tapi apakah mungkin ya?

    [Reply]

  23. info blogger
    April 10th, 2012 at 19:52 | #23

    tersesat di blog yang hebat nih.lawan terhebat manusia adalah hawa nafsu pak sepertinya,bukan malaysia hehehe,salam hangat dari bogor


    Bener Mas, melawan hawa nafsu amat tidak mudah, apalagi hawa nafsunya sendiri

    [Reply]

Comment pages
1 2 13906
  1. February 2nd, 2011 at 15:39 | #1
  2. April 7th, 2012 at 16:53 | #2

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~