Archive

Author Archive

Mohon Dukungan

December 23rd, 2008 8 comments

Dari lubuk hati yang paling dalam, ijinkan saya mohon dukungan pada semua sahabat, bahwa jika tidak ada hambatan, blog ini akan saya jajakan pada awal tahun 2009.

Sebesar apapun saya berusaha, saya tak mungkin berjalan seorang diri. Oleh karena itu, saya sangat berharap dan selalu memohon pada sesiapapun, untuk mendukung langkah kecil saya ini. Harapan selanjutnya…

Categories: Kabar

Link Lonk

December 22nd, 2008 11 comments

Ini kamus ompong, ndak genep dan asal2an. Tidak berdasar téori, tidak mengadopsi kamus resmi dan sangat tidak beraturan.
Cuman satu hal yang mirip kamus, yaitu urutannya dari A sampai Z. Itu dowang.
Jangan pernah menjadikannya sebagai pedoman karena sangat tidak dirékomendasikan.

  • abar : rem
  • anjring : binatang berkaki emprat
  • asah-asah : mencuci piring
  • b.h : bungkus hindomilk
  • celana : yang harus dipunyai calon anggota legislatif selain ijasah
  • déwasa : malu kalau ndak pakai celana
  • èrèksi : kalau terjadi pada hidung namanya mancung
  • fulus : perlengkapan buat cari yang halus dan mulus
  • garèng : bukan keluarga cendana, sehingga miskin fulus
  • hamil : hanya terjadi pada wanita yang pernah ketemu pria
  • irama : nama belakang penyanyi ndangdut tua.
  • jahanam : neraka bintang lima
  • kacamata : ya kaca buat mata, masak kaca buat paha.
  • lambe : bibir
  • lonthong : bulat panjang bisa bikin perut membesar
  • marsudiyanto : penyusun kamus setelah era purwadarminta.
  • nasi gorèng : makanan pokok penduduk blog èm
  • olah-olah : masak memasak
  • ozawa : bukan pacarnya obama, juga bukan pacarnya osama.
  • poligami : disukai laki2, dibenci perempuan, kecuali Ozawa
  • queen : istrinya king, tapi ndak pakai kong
  • raja : ya suaminya queen tadi itu. Dibilangin kok ngèyèl
  • susu : yang palsu aja énak, apalagi yang asli. Susu raja biasanya kecil2
  • tikus : bukan wedus. Susu tikus lezat… Kata anak tikus
  • udel : halte sebelum sampai terminal induk
  • umbah-umbah : mencuci pakaian
  • vasèktomi : pembunuhan karakter
  • wis ah : sudah ah…
  • xxx : judul film perang. Tembak2an melulu tapi ndak ada yg mati
  • yogyakarta : jogjakarta, ngayogjo, yogyes, tapi bukan Jogjaxarta
  • zaénab : saudaranya zaénal, kakak iparnya zaénuddin. Sekarang kuliah di Jogja

sumber : dari mana saja, tapi tidak dari kamus purwodarminto

Categories: Intermeso

Harga Petani

December 20th, 2008 5 comments

Tak bisa dimengerti, bagaimana mereka bisa hidup dan menghidupi keluarganya. Apa yang saya tulis ini berhubungan dengan petani, walau saya ndak ahli pertanian. Saat saya menumpang bus eksekutif dari Kudus ke Semarang (yang oleh perusahaannya dibilang “Ini bukan bus, melainkan Scania bus”), sesampainya di kota Demak ada pedagang yang menjual makanan produk pertanian. Yang satu jual kedelai rebus, yang satu kacang goreng. Kedelai dijual ikatan, kacang goreng dijual dalam kemasan plastik, masing2 harganya seribu rupiah. Kedelai rebus yang muda, hangat2, ditambah kacang goreng renyah, pakai bawang, pas dimakan di suasana perjalanan yang dingin karena hujan.
Sambil menikmatinya, saya berpikir, bagaimana proses makanan itu dari awal sampai ke tangan saya. Cerita tentang petaninya bagaimana??

Categories: Realita