Berani Karena Banyak

Untuk mengekspresikan “rasa berani” biasanya ditunjang oleh beberapa faktor dan alasan. Ada yang berani karena benar, ada yang berani karena terpaksa, ada yang berani karena bernyali dan ada pula yang berani karena banyak atau menang jumlah.

Yang paling sering dijadikan semboyan pastinya Berani Karena Benar. Orang yg jujur biasanya lebih berani untuk mengatakan hal yang sebenarnya, sebaliknya orang yang berbohong akan takut ketika ditanyakan hal yang sebenarnya. Ini semacam hukum alam saja.

Berani karena terpaksa biasanya dilakukan karena tak ada pilihan. Seorang penakut berani mencuri karena butuh biaya pengobatan anaknya, seorang ibu berani betulin genting karena nggak ada yang bisa dimintai bantuan adalah contoh keberanian terpaksa.

Berani karena bernyali dilakukan oleh mereka yang memang pemberani. Pemanjat tebing, penerjun payung, pembalap motocross adalah contohnya. Keberaniannya bisa dikatakan bakat alam yg sudah melekat pada diri orang itu. Orang Jawa bilang “gawan bayi”.

Yang saat ini lagi marak adalah Berani Karena Banyak. Prihatinnya lagi, yang model begini biasanya suka memaksakan kehendak, asal serang, terjang dan terkam.

24 thoughts on “Berani Karena Banyak

  1. contohnya berani karena banyak apa ya pak. biasanya ada penjabarannya. berani karena banyak setahuku keroyokan gitu hehehe

    Tentu saja saya nggak berani ngasih contoh karena saya kalah banyak 😀

    [Reply]

    hp yitno Reply:

    Kalah banyak sama siapa pak?

    *tanya pak: penambahan kode blank pada link select option ditaruh dimana. Begini bukan pak?
    [this.selectedIndex].value;_blank”>

    Soalnya kan ada yang model target=”_blank”. Terutama tanda petiknya gimana pak.

    Kalau komplitnya seperti ini
    <select onchange="window.open(this.options[this.selectedIndex].value,'_blank')" style="width:125px;color:#7B7B7B;font-family: arial;line-height: 15px;font-size:12px;background:#ffffff" name="menu" size="1">
    Sekalian atur font, lebar form dll

    [Reply]

    hp yitno Reply:

    Thanks banget pak mars. Ternyata background select option juga bisa diatur dengan css ya. Tak kirain yang bisa cuma pembungkus form method aja 🙂

    Itu hasil dari coba2 Mas…
    Saya sering coba2 dan ada yg sukses ada juga yg gagal

    [Reply]

  2. Ini kata orang namanya fenomena …
    “Anonimitas” …
    Tak dikenal jati diri … tingkah menjadi-jadi
    Salam saya

    Semoga kita tidak yang seperti itu ya Om…
    Salam Kembali

    [Reply]

  3. seperti saat tawuran, ya, Pak. Suka ada yg gak berani blg gak mau ikut karena takut banyak yg ngebully

    Iya Mbak.
    Seperti tawuran dan demo ya Mbak

    [Reply]

  4. sekarang perbandingan orang yang berani karena benar dengan berani karena banyak mungkin 1:1,000,000

    Hahahaha
    Iya Mas.
    Saya setuju dengan pendapat ini

    [Reply]

  5. Waktu saya apel di sebuah asrama putri, dari sebuah jendela ada yang teriak satu..dua..tiga…(saya pakaian dinas taruna Akabri)..mereka banyakan.,..
    Coba kalau berani satu lawan satu ha ha ha..

    Karena banyak maka berani mbakar kampus sendiri, berani merusak pagar gedung DPR, dll. Coba kalau sendiri..langsung digibeng satpam

    Salam hangat dari Surabaya

    Fenomena berani karena banyak ini merajalela ya Dhe…
    “Berani karena banyak” jaman dulu beda dengan “Berani karena banyak” model sekarang ya Dhe

    [Reply]

  6. jadi inget acara di tv pak mars, satu lawan banyak 😀

    Acara itu masih lumayan. Yang jelek adalah acara Benar atau Salah milik Helmy Yahya

    [Reply]

  7. Berani karena banyak…yang sedikit ada juga yang tetap berani pak, tapi main belakang haha…

    Ini namanya berani karena curang Mas

    [Reply]

  8. jadi inget waktu smk sama temen2 klo mau godain cewek harus banyakan dulu, hahahahahha

    Hahahaha Iya.
    Tapi setelah bisa kenal, biasanya nggak suka rame2

    [Reply]

  9. Berani karena banyak biasanya ank2 yang pada tawuran, coba klo di suruh satu lawan satu pasti pada kabur :p
    find me at blognyayandi.blogspot.com

    Modelnya main keroyokan Mas

    [Reply]

  10. berani karena banyak memang lagi trend sekarang ini, di saat mereka sendiri2 tidak lagi berombongan…pasti keder dan ciut nyalinya saat menghadapi lawannya…… 🙂

    Dan rata2 arogan Pak…

    [Reply]

  11. dampak nya gak bakal bagus tu . hampir sangat bertentangan dgn berani karena benar .

    Iya benar…
    Biasanya bertolak belakang dengan berani karena benar. Kalau jumlahnya banyak biasanya suka memaksakan kehendak

    [Reply]

  12. Berani karena banyak berati gak berani karena sedikit.
    Daripada tidur nyenyak mending blogwalking biar pikiran gak sakit.

    *halah kok malah dolanan pantun*

    Mari berpantun biar nggak cepet pikun

    [Reply]

  13. kalo keroyokan emang selalu berani.. kayak ngeroyok maling. Kalau satu lawan satu pasti rada keder juga hehe

    Nyamuk juga keroyokan

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *