Home > Realita > Bongkar-Bongkar

Bongkar-Bongkar

Mungkin sudah menjadi suratan (atau malah kutukan), bahwa Indonesia tercinta ini menyandang predikat sebagai negara berkembang sepanjang jaman. Kemanapun kaki melangkah ketemunya selalu suasana semrawut seperti kapal pecah.

Hampir segalanya dibongkar-bongkar tapi tak pernah jelas kapan semuanya klar. Pasar, rumah sakit, jalan, jembatan bahkan makampun tak luput dari aksi bongkar-bongkar.

Kadang hati ini merasa iri, kenapa hal seperti itu tak terjadi di luar negeri. Tak harus negara maju, negara kecilpun suasana bongkar-bongkar tidak menjadi pemandangan sehari-hari.

Bongkar-bongkar selalu terjadi di negeri kita karena perencanaan yang tak pernah matang, sama tidak matangnya dengan pikiran yang bikin perencanaan.

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. May 8th, 2014 at 11:12 | #1

    susa dan njelimet mungkin ya pak buat perencanaan itu..
    karena musti mikir jauh ke depan

    [Reply]

  2. May 8th, 2014 at 11:25 | #2

    Mungkin dari kondisi seperti ini, bongkar-bongkar, inspirasi mendatangi bang Iwan Fals. BONGKAR!

    [Reply]

  3. May 8th, 2014 at 11:32 | #3

    bener pak mars… paling ga seneng tuh kalau jalan dibongkar-bongkar untuk bikin gorong-gorong atau nanam pipa fiber…

    [Reply]

  4. May 8th, 2014 at 11:49 | #4

    Dana malah habis buat bongkar2 ya, Pak.

    [Reply]

  5. May 8th, 2014 at 12:47 | #5

    kuwi buktine kurang syukur pak, digonta ganti, mbok ya dibiarkan saja, diterima apa adanya hahaha…

    [Reply]

    Pakies Reply:

    mending diganti cet wae yo Kang nDop

    [Reply]

  6. May 8th, 2014 at 13:21 | #6

    bongkar terus dana makin membengkak

    [Reply]

  7. May 8th, 2014 at 15:49 | #7

    Ada yang tidak dibongkar-bongkar Pak. Kasus-kasus yang yang menimpa elit politik banyak yang tidak dibongkar, kalaupun dibongkar cepet kelar, amblas lagi.

    [Reply]

  8. May 9th, 2014 at 19:02 | #8

    dari zaman saya SD sampai sekarang, Indonesia cuma disebut negara berkembang melulu. atau anggap saja, negara berkembang itu negara yang penuh kembang. gitu kali, Pak Mars

    [Reply]

  9. May 11th, 2014 at 21:45 | #9

    main bongkar aja, kayak iklan kopi

    [Reply]

  10. May 15th, 2014 at 17:49 | #10

    singkat padat jelas maksud yg disampaikan. hehe..
    ikut cari proyek aja yuk pak…. memanfaatkan kebiasaan bongkar2 ini. hihi

    [Reply]

  11. May 16th, 2014 at 14:06 | #11

    ho-o.. ya-o.. ya-o… ya bongkar…
    ho-o.. ya-o.. ya-o… ya bongkar…
    Kayaknya lagi prihatin pada kondisi di sekitar, hehe…
    Salam sungkem dari Semarang, Pak Mars…

    [Reply]

  12. May 17th, 2014 at 16:12 | #12

    bisa bongkar, tp enggan belajar buat pasang

    [Reply]

  13. May 19th, 2014 at 20:22 | #13

    Masih dalam “masa pertumbuhan” Pak Mars …

    🙂

    salam saya

    [Reply]

  14. May 19th, 2014 at 20:22 | #14

    (19/5 : 7)

    [Reply]

  15. May 21st, 2014 at 21:50 | #15

    Itulah Indonesia ….. mudah-mudahan itu bukan kutukan ya kang Mar, yang jelas itu unthukan sing penting anthuke ngono

    [Reply]

  16. May 24th, 2014 at 15:33 | #16

    … dan yang terbaru, bongkar-bongkar aib teman di tivi lewat tayangan live. Juga bongkar-bongkar dosa masa lalu para politikus 🙁

    [Reply]

  17. May 27th, 2014 at 16:33 | #17

    Dibongkar terus biar ada dana keluar 🙂
    tapi kadang suka lucu si, tanah dibiarkan kosong nunggu ada yg isi, giliran udah rame baru dibongkar kenapa ga dari awal diurus/dijagain

    [Reply]

  18. May 29th, 2014 at 14:20 | #18

    Kalau ada pekerjaan yang mudah ngapain cari yang sulit.

    [Reply]

  19. June 9th, 2014 at 17:42 | #19

    Bongkar menteri juga ada Mas
    Lama sekali saya nggak kemari
    Semoga panjenengan selalu sehat
    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  20. June 13th, 2014 at 15:26 | #20

    Jangan-jangan, bongkar-bongkar itu adalah bagian dari perencanaan, Pak Mars, hehehe.. 🙂

    [Reply]

  21. June 16th, 2014 at 19:07 | #21

    Karena perencanaan sesuai pesanan kalee pak 🙂

    [Reply]

  22. June 17th, 2014 at 13:34 | #22

    Dah gitu abis mbongkar gak diberesin lagi, duuhhh…. Terima bongkar gak terima pasang 😀
    Apa kabar, OmMars?

    [Reply]

  23. June 18th, 2014 at 11:46 | #23

    senengannya dari kemarin cuma ngoprek saja om

    [Reply]

  24. June 19th, 2014 at 22:19 | #24

    Hmm, jadi mikir pentingnya perencanaan :3

    [Reply]

  25. June 25th, 2014 at 23:28 | #25

    suwe ra mampir pak..gmn kabarnya 😀

    Kabar baik Mas

    [Reply]

  26. June 26th, 2014 at 22:44 | #26

    andai ada solusi terbaik untuk indonesia ini. akankah presiden baru nanti akan memberikan kemuliaan layaknya batu mulia

    [Reply]

  27. June 28th, 2014 at 11:56 | #27

    Jadi inget lagunya Kang Iwan fals. . mari bung kita bongkar kesemrawutan negeri kita ini. .
    Jeilah. .

    [Reply]

  28. July 4th, 2014 at 20:51 | #28

    anak saya di rumah juga senang bongkar-bongkar mainan 😉

    [Reply]

  29. July 18th, 2014 at 14:04 | #29

    Yang anehnya, bangunan bekas penjajah dilestarikan untuk tetap berdiri. Bangunan karya sendiri malah dibongkar berulang kali. Lieur euy…

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~