Buang Centang

Dalam urusan apapun, tiap orang pasti menginginkan yang serba mudah. Bayar pajak maunya nggak perlu antre, ambil BLSM maunya nggak perlu nunjukin kartu, menjadi publisher iklan maunya nggak perlu punya akun paypal, mau ngelamar kerjaan maunya nggak perlu interview dll dll.

Hal yang sama juga berlaku ketika mau nulis komentar dalam blog. Atas dasar itulah maka terhitung sejak awal bulan Juli 2013 secara resmi ritual nyentang kotak kecil tiap kali akan memberi komentar di blog ini telah saya hilangkan. Centang itu saya buang.

Free Centang, Free Captcha & Free Itung-itungan

Keputusan itu saya ambil bukan karena blog ini telah aman dari spam, tapi kenyamanan pengunjung jauh lebih penting ketimbang hal kecil yang menambah keribetan. Masih ada solusi alternatif untuk mengatasi persoalan teknis dalam sebuah blog, dan saya lebih memilih itu.

Terima kasih untuk sahabat yang secara jeli merasakan pembuangan centang yg telah saya lakukan. Saya amat tersanjung (campur GR) karena dengan begitu saya menjadi makin yakin bahwa ternyata blog ini banyak yang memperhatikan secara detail.

Bagi pengguna blog berplatform wordpress khususnya yang selfhosting mungkin ada yang mengalami serangan komentar spam seperti yg terjadi pada blog ini. Dari berbagai percobaan, akhirnya sampai pada satu pilihan yaitu plugin anti-spam ver 1.7

Kelebihan dari anti-spam ini adalah tanpa setting dan tanpa captcha. Begitu diinstall dan diaktifkan maka efeknya langsung jalan. Yang mau coba bisa download di sini. Centang bikin waktu terbuang, Captcha bikin pedih dimata dan hitung-hitungan bikin kepala kliyengan.

PERINGATAN PEMERINTAH:
MENYONTRENG DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN

27 thoughts on “Buang Centang

  1. enakan sekarang sob kalau berkomentar. Tapi meskipun pakai centang ya nggak masalah daripada pakai captcha.

    Terima kasih juga Sob…

    [Reply]

  2. terima kasif atas perbaikan fasilitasnya pakdhe, sebab saya sering lupa nyentang yang itu hehehe

    Saya sendiri aja sering lupa kok Mas 😀

    [Reply]

  3. Saya dulu kalau komen suka lupa nyentang, Pak Mars..Terus suruh di submit lagi..Tapi tukang nyepam emang nyebalin juga..Saya menggunakan askimet yg komentator pernah di approve langsung di loloskan. Sementara pendatang baru termoderasi sebentar

    Saya sendiri juga sering lupa Bu.
    Akismet kadang salah tangkap. Komen bukan spam ditangkap juga

    [Reply]

  4. Ah setuju sekali Pak.
    Lebih enak begini.
    Soalnya kalau lagi ngetik, mengarahkan kursor ke centang itu membuang waktu sekian detik hehe…

    Dan sering lupa juga Mbak

    [Reply]

  5. wah..saya kira pak Mars mau ngajak golput untuk tidak mencontreng, ternyata menjelaskan bahwa seperti komentar saya ini yang langsung tayang karena lolos sensor he..he..

    Iya Mas, langsung muncul terpampang nyata 😀

    [Reply]

    Ijal Fauzi Reply:

    Saya juga berpikiran sama seperti mas agus, hehe. Ternyata centangan komentar 😀

    Iya Mas.
    Ini topiknya cuma seputar blog, belum masuk ke ranah politik

    [Reply]

  6. Kalo centang anti spam sih gapapa pak, cuma kalo gambar captha yang bikin ribet. Kadang sampe jengkel trus ga jadi bikin komentar. Padahal kan kepingin juga ngomen di artikel blog ngasih pendapat.

    Paling susah memang kalau harus menyalin captcha.
    Dan meski centang tak bikin hambatan, tapi karena sudah tak dibutuhkan lagi maka saya buang saja

    [Reply]

  7. Langsung praktek ah. Aku dewe yo sungkan karo komentator blogku sing sambat haha.

    Silakan dicoba dan rasakan kekuatannya. Dijamin spam nggak bisa nembus

    [Reply]

  8. selama ini aku gak keberatan buat nyentang,
    tapi klo mbahKung sudah buang juga gpp.

    asalkan blog Kupu gak centang perenang gegara diserang spam.

    Untuk sementara spam sudah teratasi pakai plugin lain sehingga centang saya buang, meski nggak terlalu meribetkan

    [Reply]

  9. langsung mencoba komentar yang tanpa centang. 🙂 ini seperti: belok kiri jalan terus. 🙂

    Hehehehe
    Iya Bu, seperti ke kiri jalan terus. Suka rasanya ketika melihat yg lain harus berhenti tapi kita boleh terus

    [Reply]

  10. prinsip customer firstnya luar biasa Pak Mars. salut.

    Meski hal kecil tapi kalau mengurangi kenyamanan akan saya minimalisir Mas

    [Reply]

  11. Kalo di blogspot gak ada yg beginian ya Pak, blog saya lagi diserang tukang obat nih 🙁

    Di blogspot ada fasilitas lain yang juga fungsinya untuk memfilter spam.

    [Reply]

  12. sebetulnya kl centang gak mengganggu buat saya, tp kl captcha iya hihi

    Tapi karena sudah bisa teratasi, maka centang juga saya hapus dari blog ini 😀

    [Reply]

  13. Kalo jalan brarti tanpa ada polisi tidur dong,,, lanjut terus tanpa harus nungging melewatinya,,, heheee

    Kadang ada polisi tidur yang besar sekali.
    Saya menyebutnya “tentara tidur”

    [Reply]

  14. Kalau saya Pak …
    mau pakai mencentang atau tidak pakai mencentang …
    Blog Cap Koepoe Biroe tetap akan saya kunjungi

    Salam saya Pak Mars

    Tapi selagi bisa dipangkas, maka birokrasinya saya usahakan seminimal mungkin Om.
    Saya hilangkan ritual2 yang bisa dihilangkan

    [Reply]

  15. Kalau hanya nyentang, saya masih bisa koq, Pak.
    Tinggal klik dowang. :mrgreen:

    Sing penting jangan capcay, bikin mrembes miliii. .. 🙂
    idahceris.com tiap hari ada 50an komentar GJ masuk spam. Plugin anti spamnya gak bikin lelet kan, Pak?

    Captcha bikin moto pedes ya Mbak

    [Reply]

  16. Dulu, saya sering kelupaan nyentang sebelum komen dan harus mengulang klik “Submit Comment”, Tapi setelah kotak nyentang dibuang, saya bisa menghemat waktu untuk berkomen. Terimakasih pak Mars….. 😀

    Saya sendiri juga sering lupa…

    [Reply]

  17. pantesan tadi centangnya ta cariin..kok menghilang ya..

    Iya Mbak, memangkas birokrasi

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *