Home > Inspirasi, Realita > Buang Centang

Buang Centang

Dalam urusan apapun, tiap orang pasti menginginkan yang serba mudah. Bayar pajak maunya nggak perlu antre, ambil BLSM maunya nggak perlu nunjukin kartu, menjadi publisher iklan maunya nggak perlu punya akun paypal, mau ngelamar kerjaan maunya nggak perlu interview dll dll.

Hal yang sama juga berlaku ketika mau nulis komentar dalam blog. Atas dasar itulah maka terhitung sejak awal bulan Juli 2013 secara resmi ritual nyentang kotak kecil tiap kali akan memberi komentar di blog ini telah saya hilangkan. Centang itu saya buang.

Free Centang, Free Captcha & Free Itung-itungan

Keputusan itu saya ambil bukan karena blog ini telah aman dari spam, tapi kenyamanan pengunjung jauh lebih penting ketimbang hal kecil yang menambah keribetan. Masih ada solusi alternatif untuk mengatasi persoalan teknis dalam sebuah blog, dan saya lebih memilih itu.

Terima kasih untuk sahabat yang secara jeli merasakan pembuangan centang yg telah saya lakukan. Saya amat tersanjung (campur GR) karena dengan begitu saya menjadi makin yakin bahwa ternyata blog ini banyak yang memperhatikan secara detail.

Bagi pengguna blog berplatform wordpress khususnya yang selfhosting mungkin ada yang mengalami serangan komentar spam seperti yg terjadi pada blog ini. Dari berbagai percobaan, akhirnya sampai pada satu pilihan yaitu plugin anti-spam ver 1.7

Kelebihan dari anti-spam ini adalah tanpa setting dan tanpa captcha. Begitu diinstall dan diaktifkan maka efeknya langsung jalan. Yang mau coba bisa download di sini. Centang bikin waktu terbuang, Captcha bikin pedih dimata dan hitung-hitungan bikin kepala kliyengan.

PERINGATAN PEMERINTAH:
MENYONTRENG DAPAT MENYEBABKAN KANKER, SERANGAN JANTUNG, IMPOTENSI, DAN GANGGUAN KEHAMILAN DAN JANIN

~ Grazie ~
Categories: Inspirasi, Realita
  1. July 14th, 2013 at 13:22 | #1

    enakan sekarang sob kalau berkomentar. Tapi meskipun pakai centang ya nggak masalah daripada pakai captcha.

    Terima kasih juga Sob…

    [Reply]

  2. July 14th, 2013 at 14:32 | #2

    terima kasif atas perbaikan fasilitasnya pakdhe, sebab saya sering lupa nyentang yang itu hehehe

    Saya sendiri aja sering lupa kok Mas 😀

    [Reply]

  3. July 14th, 2013 at 15:01 | #3

    Saya dulu kalau komen suka lupa nyentang, Pak Mars..Terus suruh di submit lagi..Tapi tukang nyepam emang nyebalin juga..Saya menggunakan askimet yg komentator pernah di approve langsung di loloskan. Sementara pendatang baru termoderasi sebentar

    Saya sendiri juga sering lupa Bu.
    Akismet kadang salah tangkap. Komen bukan spam ditangkap juga

    [Reply]

  4. rhanz
    July 14th, 2013 at 15:32 | #4

    mau coba
    😀

    Boleh dicoba

    [Reply]

    teknonetwork.com Reply:

    waah aku juga mau ikutan coba ah 😀

    [Reply]

  5. July 14th, 2013 at 20:01 | #5

    tanpa centang komen melenggang Pak, salam

    Centang bikin waktu terbuang Bu

    [Reply]

  6. July 14th, 2013 at 20:43 | #6

    Ah setuju sekali Pak.
    Lebih enak begini.
    Soalnya kalau lagi ngetik, mengarahkan kursor ke centang itu membuang waktu sekian detik hehe…

    Dan sering lupa juga Mbak

    [Reply]

  7. July 14th, 2013 at 22:17 | #7

    komentar langsup nancep ya? top banget deh

    Top Kopi…
    Kopinya Iwan Fals

    [Reply]

  8. July 14th, 2013 at 23:10 | #8

    wah..saya kira pak Mars mau ngajak golput untuk tidak mencontreng, ternyata menjelaskan bahwa seperti komentar saya ini yang langsung tayang karena lolos sensor he..he..

    Iya Mas, langsung muncul terpampang nyata 😀

    [Reply]

    Ijal Fauzi Reply:

    Saya juga berpikiran sama seperti mas agus, hehe. Ternyata centangan komentar 😀

    Iya Mas.
    Ini topiknya cuma seputar blog, belum masuk ke ranah politik

    [Reply]

  9. July 15th, 2013 at 05:06 | #9

    Kalo centang anti spam sih gapapa pak, cuma kalo gambar captha yang bikin ribet. Kadang sampe jengkel trus ga jadi bikin komentar. Padahal kan kepingin juga ngomen di artikel blog ngasih pendapat.

    Paling susah memang kalau harus menyalin captcha.
    Dan meski centang tak bikin hambatan, tapi karena sudah tak dibutuhkan lagi maka saya buang saja

    [Reply]

  10. July 15th, 2013 at 06:07 | #10

    Langsung praktek ah. Aku dewe yo sungkan karo komentator blogku sing sambat haha.

    Silakan dicoba dan rasakan kekuatannya. Dijamin spam nggak bisa nembus

    [Reply]

  11. July 15th, 2013 at 06:20 | #11

    selama ini aku gak keberatan buat nyentang,
    tapi klo mbahKung sudah buang juga gpp.

    asalkan blog Kupu gak centang perenang gegara diserang spam.

    Untuk sementara spam sudah teratasi pakai plugin lain sehingga centang saya buang, meski nggak terlalu meribetkan

    [Reply]

  12. July 15th, 2013 at 08:42 | #12

    langsung mencoba komentar yang tanpa centang. 🙂 ini seperti: belok kiri jalan terus. 🙂

    Hehehehe
    Iya Bu, seperti ke kiri jalan terus. Suka rasanya ketika melihat yg lain harus berhenti tapi kita boleh terus

    [Reply]

  13. July 15th, 2013 at 11:57 | #13

    prinsip customer firstnya luar biasa Pak Mars. salut.

    Meski hal kecil tapi kalau mengurangi kenyamanan akan saya minimalisir Mas

    [Reply]

  14. July 15th, 2013 at 12:02 | #14

    Kalo di blogspot gak ada yg beginian ya Pak, blog saya lagi diserang tukang obat nih 🙁

    Di blogspot ada fasilitas lain yang juga fungsinya untuk memfilter spam.

    [Reply]

  15. July 15th, 2013 at 15:11 | #15

    sebetulnya kl centang gak mengganggu buat saya, tp kl captcha iya hihi

    Tapi karena sudah bisa teratasi, maka centang juga saya hapus dari blog ini 😀

    [Reply]

  16. July 15th, 2013 at 16:44 | #16

    Centang atau tidak mencentang yang penting tetap mampir dan memberi komen. Eh..kadang silent reader ding. hehehe.

    Matur Nuwun Bu Niken…

    [Reply]

  17. July 15th, 2013 at 17:07 | #17

    kirain tentang pemilu

    Pemilunya masih lama Mas

    [Reply]

  18. July 15th, 2013 at 21:58 | #18

    Kalo jalan brarti tanpa ada polisi tidur dong,,, lanjut terus tanpa harus nungging melewatinya,,, heheee

    Kadang ada polisi tidur yang besar sekali.
    Saya menyebutnya “tentara tidur”

    [Reply]

  19. July 15th, 2013 at 23:14 | #19

    Kalau saya Pak …
    mau pakai mencentang atau tidak pakai mencentang …
    Blog Cap Koepoe Biroe tetap akan saya kunjungi

    Salam saya Pak Mars

    Tapi selagi bisa dipangkas, maka birokrasinya saya usahakan seminimal mungkin Om.
    Saya hilangkan ritual2 yang bisa dihilangkan

    [Reply]

  20. July 16th, 2013 at 08:20 | #20

    Kalau hanya nyentang, saya masih bisa koq, Pak.
    Tinggal klik dowang. :mrgreen:

    Sing penting jangan capcay, bikin mrembes miliii. .. 🙂
    idahceris.com tiap hari ada 50an komentar GJ masuk spam. Plugin anti spamnya gak bikin lelet kan, Pak?

    Captcha bikin moto pedes ya Mbak

    [Reply]

  21. July 16th, 2013 at 08:45 | #21

    Dulu, saya sering kelupaan nyentang sebelum komen dan harus mengulang klik “Submit Comment”, Tapi setelah kotak nyentang dibuang, saya bisa menghemat waktu untuk berkomen. Terimakasih pak Mars….. 😀

    Saya sendiri juga sering lupa…

    [Reply]

  22. July 16th, 2013 at 14:04 | #22

    Wah peringatan pemerintahnya beneran tuh? Hehehe…

    Tergantung pemerintahnya Mas…
    Kalau pemerintahnya bener, maka peringatannya ya bener… 😀

    [Reply]

  23. July 17th, 2013 at 13:52 | #23

    dicentang atau tidak saya tetap berkunjung kesini kok pak 🙂

    Makasih Mbak Lidya

    [Reply]

  24. Ni Made Sri Andani
    July 17th, 2013 at 23:26 | #24

    pantesan tadi centangnya ta cariin..kok menghilang ya..

    Iya Mbak, memangkas birokrasi

    [Reply]

  25. July 20th, 2013 at 02:03 | #25

    Masih tetap hadir ko Pak.

    Salam wisata

    Terima kasih Pak Indra.
    Salam Wisata juga

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~