Buat Anak Kok Nggak Coba-Coba

Kita pasti pernah mendengar atau malah pernah mengatakan sebuah kalimat bernada menyalahkan yg bunyinya “Buat anak kok coba-coba“. Bagi sebagian orang mungkin sangat setuju dengan kalimat tersebut, tapi tidak demikian dengan saya.

Apa yang salah dengan kalimat tersebut?
Mari kita renungkan. Demi memberi kenyamanan dan keamanan pada anak, justru kita harus dan wajib hukumnya untuk mencoba alias coba-coba. Sebelum dimandikan, kita perlu mencoba terlebih dahulu kehangatan airnya. Masih terlalu dinginkah atau malah terlalu panas.

Saat pertama memberi susu tambahan juga perlu proses coba-coba. Jika susu merk A menyebabkan bayi mencret ya wajib coba merk B atau C. Jika bedak merk D menyebabkan kulitnya merah-merah ya ganti dengan merk E atau F.

Intinya, pada anak sangat perlu untuk melakukan coba-coba, tentu saja coba-coba yang cerdas. Bukan karena coba-coba lalu bayi diberi sop kaki kambing atau soda gembira.

Buat anak kok nggak coba-coba. Ya harus coba-coba dong ah…

.

28 thoughts on “Buat Anak Kok Nggak Coba-Coba

  1. kalau gak dicoba nanti gak tau dong pak 🙂

    Iya Mbak, mau apapun perlu coba2. Beli sepatu, beli baju dll. Tapi kalau beli racun ya jangan

    [Reply]

  2. Kalau anak masih kecil di kasih minum kopi yang mitosnya undk tep sama juga ya Pak. Coba-coba atau realita ya ? he,, he, he,,,,
    Salam,

    Realitanya justru coba2 itu Pak 😀

    [Reply]

  3. Itulah efek panjang dari konsep iklan yang sudah tertanam di setiap pikiran orang Indonesia, Pakdhe. #halah

    Padahal seharusnya kita melihat dari sisi lain, kalau ga dicoba ya mana bisa buat anak. Hahahahaha

    Memang harus ada yang peduli, nggak harus oka-oke saja ya Mas

    [Reply]

  4. Waduh saya harus bagaimana ini menanggapinya, mungkin benar-benar harus dicoba dulu ya pak. Ya, seperti makanan gitulah, hehehe.. 😀

    Apapun Mas, semua harus dicoba

    [Reply]

  5. Saya penasaran, apa reaksi anak jika diberi sop kaki kambing. kalo soda gembira sih sudah pasti reaksinya. Padahal 2-2-nya enak loh. hehe

    Kalau anak kambing yang dikasih sop kaki kambing pastinya akan lari tunggang langgang 😀

    [Reply]

  6. Kalau nggak anak sendiri, anak siapa yang mau dibuat percobaan.

    Tapi kalau bikin minuman untuk orang lain juga perlu dicoba Bang, siapa tau kurang gula 😀

    [Reply]

  7. Hahaha …
    Namanya juga iklan Pak Mars

    salam saya Pak Mars

    Tapi harusnya nggak asal comot Om 😀
    Sama seperti kalimat “Orang Pinter Minum To**k Ang**” itu…
    Orang pinter harusnya nggak masuk angin sehingga nggak perlu minum obat itu 😀

    [Reply]

  8. ya bener banget.Saya lebih setuju dengan pak mars.Mandiin anak justru airnya harus dicoba dulu tingkat kehangatannya… jangan sampai nggak dicoba, anak malah dimasukkan ke dalam air mendidih..

    Berarti buat anak wajib coba2 dulu ya Mbak…

    [Reply]

  9. Walaupun iklan, harusnya dipikir agak panjang dikit ya pak. Setuju sama kritiknya. Aku juga gak sreg sama jargon coba coba itu. Padahal aklau jargonnya “coba aja dulu” mungkin malah bisa laku soalnya gak ada pemaksaan atau ancaman..

    Nah seperti itu seharusnya…
    “Coba Aja Dulu…” tampak lebih menghargai orang

    [Reply]

  10. trial and error berlaku untuk parenting, asal masuk di akal kan?
    Kalo coba minumin baygon ke anak ya namanya pembunuhan 😀

    Kalau Baygon yang khusus anak2 mungkin tidak termasuk pembunuhan Bu… 😀

    [Reply]

    Darin Reply:

    HUahahahaha, bisa aja mbak yang satu ini 😀

    Bu eM kan ahli Bahasa Mas…

    [Reply]

  11. coba-coba yang cerdas n tulisan yang cerdas dasare wong cerdas mengajak semua berfikir cerdas ….. setuju kang

    Hahahaha…
    Kyai Banyuwangi datang…

    [Reply]

  12. Yang sering nyoba2 itu istri saya pak, saya yang kebagian repot ngurus dananya hehehe

    Hahahaha
    Berarti kita sama….

    [Reply]

  13. coba-coba sebagai langkah perlindungan anak ya Pak. Salam

    Iya Bu…
    Coba-coba itu perlu, tapi tetap coba2 yang waspada, bukan yang sembrono

    [Reply]

  14. Bener mas kalau buat anak harus dicoba dulu, salah satunya susu formula, kadang ada yg ga cocok makanya kalau ganti merk sy beli kemasan kecil dulu & liat anak cocok ga kalau engga ya ganti lagi coba lagi 🙂

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *