Burger Anti Biasa

Saya katakan Burger Anti Biasa karena masaknya pada jam setengah empat pagi dan dilakukan di atas kertas. Ini bukan kerja saya tapi 100% hasil karya murid saya. Gara2 nggak bisa tidur dan perut lapar, maka dengan bahan seadanya dibuatlah burger tersebut.

Dan inilah hasilnya…

Lukisan tersebut dibuat oleh Yulian Eka Aditya, salah satu murid saya yang juga sukses terpilih sebagai pembuat Cover Buku Pocong.

35 thoughts on “Burger Anti Biasa

  1. aduh …jadi lapar. Soalnya saya belum maksi nih 😀


    Saya malah nggak doyan Burger Bu 😀

    [Reply]

  2. Tak heran bila karya Yulian E. Aditya luar biasa, lha wong gurunya terbukti anti biasa. salam


    Saya malah nggak punya pensil warna Bu.
    Punyaknya Rapido

    [Reply]

  3. Muridnya P Mars berbakat sekali. beruntungnya dia ya,pintu masa depannya mulai terkuak


    Semoga bisa buat nyari uang Bu…

    [Reply]

  4. Artistik lho mas
    bisa dipamarkan
    Salam hangat dari Surabaya


    Iya Dhe…
    Kalau hoby dan dikembangkan, tiap coretan jadinya pantes.
    Sama kayak penyanyi

    [Reply]

  5. Bagus tenan lho. Itu baru pake pensil, coba kalo pakai cat pasti lebih yahut… (gak pake d, ntar kalo ditambahin i artinya bedho)


    Kalau pakai cat minyak ya Mas

    [Reply]

  6. Wah, Pak Marsudi bagus sekali Mas Yulian gambarnya (@,@)/.

    Di blog Mas Yulian karya gambar-gambarnya keren (^,^)b.

    Seperti Pak Harianto hehe … 😀


    Biasanya yang suka nggambar itu nggak pandai Matematika 😀

    [Reply]

  7. ah saya terkecoh…dikirain bener2 burger…tp gambarnya keren euy…


    Iya Mas…
    Murid saya berbakat nggambar

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *