Coblos jadi Contrèng itu Milyaran lho…

contrengB

erapa milyar rupiah yang terpakai untuk mengkampanyekan kata “contrèng” menggantikan “coblos” ya?. Nggak cuman uang, tapi juga waktu, tenaga dan pikiran…

Ndak perlu penelitian mendalam kayak nyusun skripsi, tapi pastilah ongkos yang musti dikeluarkan amat sangat besar sekali.

Mulai dari seminar, workshop, sosialisasi di pusat sampai daerah untuk menjelaskan bagaimana cara nyontrèng yang baik dan benar. Lalu pasang spanduk, terbitkan leaflet dan buku panduan manual jutaan eksemplar, nyediakan alat tulis buat nyontrèng (yang pasti lebih mahal ketimbang paku). Saya ndak tau, nantinya disiapkan karet penghapus apa nggak ya?.

Atau…
Kalau perlu, disediakan alat khusus seperti penggaris berlobang (mirip yang dipakai siswa kalau ujian pakai lembar jawab komputer) tapi bentuk contrèng, biar nyontrèngnya gampang dan rapi.

Andai saya orang KPU, akan saya buat lebih menarik. Bukan nyoblos bukan nyontrèng, tapi mewarnai pakai crayon. Etung2, sekalian hiburan. Bukankah usia 17 taun ke atas sudah lama nggak mewarnai?.

28 thoughts on “Coblos jadi Contrèng itu Milyaran lho…

  1. wah, saya malah belum kepikiran soal ini.
    ternyata, seperti saat pertamina meluncurkan logo barunya dulu juga, pasti tak terhitung dana yang dikeluarkan.
    tapi pertamina kan badan yang profit, jadi modalnya nggak janji mustinya balik.

    yah, namanya juga pendidikan politik.

    nb. mas, koreksi dong jawaban matematika saya di blog ntu… *nunjuk-nunjuk blog ini*

    Logo Pertamina yang malah tambah jelek itu ya Bu…
    Saya masih suka yang kuda laut.
    Ganti logo BUMN adalah ajang hambur2kan uang belaka. Pemenangnya seringnya orang luar negeri

    [Reply]

  2. nanti nyontrengnya pakai bolpen merah, bukan pencil, bukan krayon.

    katanya sih masih boleh nyoblos, tapi di TPS tidak disediakan alat coblosannya, jadinya paku bawa sendiri

    [Reply]

  3. saia setujuuu…kapan nih pemilu pake crayon? tapi bukan crayon sinchan itu khan 😀

    [Reply]

  4. seru kali ya… pak guru klo kita ke bilik suara bawa pensil warna/cat air.. ntar sibuk mewarnai dan lupa milih yang mana hehehe

    [Reply]

  5. Di mana-mana nyoblos, dari dulu juga nyoblos. Sama istri juga nyoblos.. Hal yang gampang dan mudah kenapa mesti diganti. Benar kata Bapak, benar-benar mubasir.

    [Reply]

  6. saya jadi anggota kpps…. hehehehehe…

    besok tak usulkan ke ketua saya pak…

    biar ditindaklanjuti ke atasannya…

    tapi kalo beli crayon apa gak malah tambah dana tuh pak….

    [Reply]

  7. Sejujurnya, saya sangat ndak enak hati kalau disuruh mencoreng nama apalagi muka orang lain pak mars.

    [Reply]

  8. Mari mencontreng…
    Met menyambut Hari Pencontrengan, 9 April 2009.
    Mantapkan pilihan Anda.
    Jangan lupa, kalau perlu nggak cuman nyontreng tapi mewarnai

    [Reply]

  9. Perubahan…
    Lanjutkan…
    Kontrak Sembako Murah…
    Pilih Tukang Bersih-Bersih
    Pilih sesuai hatinurani
    Kula nderek kyai….
    Apaaaaaaaaaaaa…. PAN Nomor 9
    ada lagi Pak…..?

    [Reply]

  10. kalo ada anekdot contreng jenggote, berarti sekarang jadi crayon jenggote pak..opo crayon raine sekalian aja ya..:D

    [Reply]

  11. lama tak berkunjung jadi ketinggalan deh informasi terbaru dari blog nya pak marsudi 😀
    balik ke topik, iya tuh pak makin lama makin sulit sepertinya yah

    [Reply]

  12. Pingback: metaMARSphose » Dahulu dan Sekarang
  13. Pingback: metaMARSphose » Kalau Tidak Masuk, Akan Dikeluarkan !
  14. Pingback: metaMARSphose » Partai Kupu
  15. Pingback: metaMARSphose » Sebuah Penghargaan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *