Dihardik Di Hardiknas

Hari ini tanggal 2 Mei, ini adalah Hari Pendidikan Nasional. Televisi, koran dan tulisan di blog ramai2 mengangkat momen tersebut. Ada yang berupa kritik membangun, ada yang bersifat usulan tapi ada pula yang asal bicara bahkan terkesan mencela dan menghakimi guru.

Sebagai guru, saya tidak anti kritik. Tapi manakala kritikan itu disampaikan oleh orang yang nggak paham dan asal bicara, saya merasa dihardik dihardiknas. Saya hanya pengin menyampaikan, bahwa guru itu bukan pengambil kebijakan tapi hanya melaksanakan ketentuan.

Guru memberi PR itu prosedur, bukan hoby. Ujian Nasional itu keputusan, bukan pilihan. Memang masih banyak guru belum mencerminkan pendidik, kurang kompeten, tidak menghargai murid, jual buku mahal2, arogan dsb. Tapi itu bukan saya

35 thoughts on “Dihardik Di Hardiknas

  1. Mengritik harus dengan cara yang baik. πŸ™‚
    Jangan membeberkan kesalahan atau kekurangan si objek kritik di depan umum, bicaralah empat mata. πŸ™‚


    Mungkin perlu 6 mata biar ada jurinya

    [Reply]

    adetruna Reply:

    ManggutΒ² πŸ˜›


    Ayo manggut2

    [Reply]

    Erwin Reply:

    ikut manggut2. πŸ˜›


    Saya juga ikut Mbak Erwin

    [Reply]

  2. wkwkwkwkwk πŸ˜†

    saya lihat emot yang terakhir itu kok jadi ketawa sendiri. (lmao)


    Itu emoticon yang jarang saya pakai

    [Reply]

  3. saya yakin kok bukan pak eM :p

    loh kok centang anti spam nya ada 3 ?


    Bu Em kok amat yakin dengan saya… πŸ˜€

    [Reply]

  4. saya pastikan itu bukan Pak Mar kok πŸ˜€
    Oia, barusan kiriman paket bukunya sudah kami terima pak, suwun sanget ya… hehehe


    Semoga bukunya bermanfaat…

    [Reply]

  5. jiahhh di hardiknas ada yang nyalip di jalan
    padahal yang terima hadiah kan saya hahaha

    btw, bukannya gara2 nila setitik rusak susu sebelanga pak?
    blogger sejagat raya tau kok klo pak Mars guru mbeling πŸ˜€ tapi masalahe sing liyane kuwi lhooo …
    jadi ya terima aja deh ya pak πŸ˜€


    Susu sebelanga…
    Besar sekali ya…
    Susu kingkong itu…

    [Reply]

  6. bukan saya juga pak, karena ada rule yang harus diikuti dan dipenuhi, PR adalah sebuah tehnik berlatih dan belajar, bukan sebuah cambuk…

    Yuk Belajar lagi, saya merasa di hardik sama pak guru


    Ayo Sekolah…

    [Reply]

  7. kalo menurut saya, kalo mau mengkritik harus dengan baik jangan asal ngomong ia kan
    jhehe
    makasih pak


    Sama2 Mas

    [Reply]

  8. Memang benar pak, kadang-kadang ada beberapa oknum guru yang masih belum berhasil. Dalam melaksanakan kewajibannya, saya juga heran. Walaupun begitu, tetapi gurulah yang membingbing kita, gurulah yang mengajari kita, dan kalau tanpa guru bagaimana bisa kita di andalkan sebagai generasi penerus bangsa. Hidup untuk para guru yang ada di seluruh Indonesia, jasamu tak akan aku lupakan!!!


    Guru adalah pilihan sekaligus amanat…

    [Reply]

  9. Selamat hardiknas.
    Apapun kritiknya, diterima dengan legowo, pak.
    Salam sukses selalu.


    Saya selalu legowo Mbak…

    [Reply]

  10. Guru = di gugu lan di tiru, buat yang tidak suka pasti akan bilang guru = wagu tur saru…
    apa pun pendapat orang, yang pasti saya pernah jadi murid seorang guru, terimakasih guru… πŸ™‚

    *kiriman buku sudah saya terima Pak, terimakasih πŸ™‚


    Makasih Pak…
    Semoga bukunya bermanfaat

    [Reply]

  11. bahkan terkesan mencela dan menghakimi guru.

    waduh …
    tega bener …
    jangan-jangan mereka belum pernah menjadi guru … atau bukan keluarga guru …
    jadi tidak tau bagaimana sulitnya menjadi guru

    salam saya Pak …
    Maju Terus Pendidikan Indonesia


    Semoga ada kebijakan yang mempercepat kemajuan pendidikan Om

    [Reply]

    nh18 Reply:

    Saya tetap bersenandung …
    Hormati Gurumu
    Sayangi Teman
    Itulah tandanya kau murid budiman …

    Salam saya


    Oh Ibu dan ayah selamat malam
    Kupergi begadang sampai taun depan
    …..
    Ludahi gurumu, kencingi teman
    Itulah tandanya kau murid bajingan…

    [Reply]

  12. Kalau tidak ada yang baik tidak mungkin ada yang jelek ya pakde…tapi pakde tetap guru terbaik saya πŸ˜‰


    Dan kalau nggak ada yang jelek, yang baik nggak akan keliatan Bli… πŸ˜€

    [Reply]

  13. Sabar pak .. kalau menurut saya pak Mars adalah guru matematika yang paling sabar sedunia πŸ˜›


    Aku malah ora nyadari nek sabar πŸ˜€

    [Reply]

  14. Pingback: Hujan di Hari Pendidikan Nasional | Mhd Wahyu NZ
  15. Hehe… gak gampang jadi guru…
    Karena itu saya masih berpikir sekian kali tuk menjadi guru πŸ˜€


    Saya mencoba menikmati Mbak πŸ˜€

    [Reply]

  16. posisi guru memang kadang rumit. walau bukan guru, tapi hal yg paling saya tidak suka adl orang tua yang seolah menyerahkan sepenuhnya urusan pendidikan anaknya pada guru dan sekolah.


    Dalam sisi tertentu, maju mundurnya anak memang kewajiban guru, tapi dalam banyak hal lain, peran orang tualah yang dominan

    [Reply]

  17. Guru harus menjadi idola murid dalam hal keprofesionalannya mengajar dan juga sebagai panutan dalam hal budi pekertinya.
    Jika ada guru yang kurang bagus ya harus dibagusi.

    Bapak saya juga guru tetapi sudah almarhum
    Mertua saya juga guru dan juga sudah almarhum
    Isteri saya pernah menjadi guru honorer, bubar setelah saya boyong ke Kalimantan
    Saya pernah jadi guru di Pusdikpom
    Menjadi guru itu menyenangkan, karena bisa berbagi ilmu dan nambah kenalan.

    Orang yang ngiritik tanpa mengerti persoalan dan tanpa memberikan solusi itu memang asbun dan ingin tampak hebat saja.

    Selamat memperingati Hardiknas.

    Salam hangat dari Surabaya


    Makasih Dhe…

    [Reply]

  18. hardiknas boleh dan saya setuju tapi jangan di artikan “hardik anal nasional” itu masyaallah.
    Kalau Harpitnas itu saya tidak setuju. moso ada hari terjepit nasional. memang siapa yang menjepit ??


    Kalau saya nggak pernah ikut harpitnas Mas…

    [Reply]

  19. huehehhee….
    percaya nek karo pak mars ki memang guru yang wajib digugu lan ditiru kok
    πŸ˜€


    Makasih Mas πŸ˜€

    [Reply]

  20. Kalo guru yang dihardik keknya udah tahan banting πŸ™‚

    Kalo anak yatim yang dihardik itu gawat πŸ˜†


    Iya Mas…
    Guru rata2 sudah tahan banting

    [Reply]

  21. “Tapi itu bukan saya” hahaha,,

    ngakak,,

    guru = digugu lan ditiru

    tapi sekarang banyak yang bilang

    guru = digugu lan ditinggal turu,,

    gimana pendapat pakde ??


    Sebelum ditinggal turu, akan saya tinggal duluan

    [Reply]

  22. Makanya saya paling ngga suka dengan pribahasa nila setitik merusak susu sebelanga…. Tapi sebagai orang yang berada di kawasan Indonesia Timur saya merasa sebagai bangsa kelas 2 ditanah air ini… Lihat saja pembangunan terlebih pendidikan di bagian Timur Indonesia? Masih sangat jauh tertinggal dari mereka yang ada dibagian barat Indonesis


    Iya Mas…
    Amat timpang….

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *