Ekspektasi binti Peluang

A

syik juga nulis judul pakai binti, padahal ini bukan nama orang. Ekspektasi atau Peluang adalah nilai kemungkinan terjadinya sesuatu secara eksak. Dalam Matematika, Ekspektasi ini diwujudkan dalam bentuk bilangan, yaitu hasil bagi antara kejadian yang diharapkan dengan seluruh kejadian yang mungkin.

Sebagai contoh, misalnya kita mengikuti arisan dengan peserta 5 orang, maka peluang kita untuk mendapat arisan adalah 1/5. (1 adalah jumlah yg diharap yaitu kita, 5 adalah semua kemungkinan).

Contoh lain, jika dalam sebuah kotak terdapat 4 bola putih dan 2 bola hitam, lalu diambil satu secara acak, maka peluang terambil bola putih adalah 4/6. (4 adalah banyaknya yg diharap, yaitu bola putih, 6 adalah jumlah semua bola).

Dari gambaran tersebut, tampak bahwa ekspektasi atau peluang mempunyai rentang dari 0 sampai dengan 1. Jika nilainya 0, kejadiannya disebut kemustahilan, jika nilainya 1 disebut kepastian. Terkadang, peluang dinyatakan dalam persen (%).

Perhatikan beberapa contoh lagi:
Ada 7 kartu bernomor 1 sampai 7, lalu diacak. Dengan mata tertutup, kita mengambil 1 kartu.
Berapa peluang terambil angka ganjil?
Ada 7 bilangan yaitu 1, 2, 3, 4, 5, 6 dan 7. Yang ganjil ada 4 yaitu 1, 3, 5 dan 7. Jadi peluang terambil ganjil adalah 4/7.

Dengan metode yang sama dapat dihitung peluang terambil bilangan yang lebih dari 10 adalah 0/7 atau 0 dan peluang terambil bilangan yang kurang dari 9 adalah 7/7 atau 1 atau 100%. Artinya, terambil manapun, mustahil bilangannya >10 dan terambil apapun, pastilah <9.

Sudah bingung kan?.
Bagi yang ikut arisan, semoga peluangnya besar… :mrgreen:

22 thoughts on “Ekspektasi binti Peluang

  1. Ngetung peluang marakke mbrodoli rambute Pak…
    Pak Mar entuk salam seko Yono konco SMA Kudus sing saiki ning Jeporo

    [Reply]

  2. peluang saya menjadi presiden amerika adalah
    1/10000000000000000000000000000000000000000000000000000000000000.
    kalo ndak percaya, silahkan dihitung sendiri. :p

    [Reply]

  3. Makanya yang menang arisan itu biasanya pinter matematik..
    *haiah, iya gitu?*

    Ngomong-ngomong, karena komentar saya nomer 16, berarti peluang sampeyan liat blog saya adalah 1/16

    [Reply]

  4. jangan jebak saya pada ekspektasi yang mbulet dan rumit seperti ini, pak mar. ekspektasi saya sesungguhnya simpel saja. kalau jumlah peserta un tahun ini ada 200 anak, yang lulus nanti 202 anak, kekeke … ekspektasi yang sederhana, bukan, pak? haks.

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *