Home > Ekspresi, Realita > Eksploitasi

Eksploitasi

January 2nd, 2014 Leave a comment Go to comments

Apapun aktivitasnya jika dilakukan secara berlebihan atau diforsir akan berakibat tidak baik. Kita bisa melihat bagaimana eksploitasi tambang di Papua, penangkapan ikan menggunakan pukat harimau, pengambilan air tanah secara berlebihan serta sederet contoh lainnya.

Eksploitasi atau orang Jawa menyebutnya maruk sudah demikian parah terjadi di sekitar kita. Contoh mutakhir yang lagi ngetrend saat ini adalah acara joget di beberapa TV swasta. Tiap hari kita disuguhi jogetan yang oleh sebagian orang dianggap menghibur tapi minim unsur edukasi.

goyang2-Optimized

goyang1-Optimized

Jika hiburan itu diadakan sekali tempo masih bisa ditolerir. Tapi ketika hal itu dilakukan tiap hari dan sambung menyambung antar TV, maka acara yang tujuan semula sebagai hiburan berubah menjadi sebuah ancaman, apalagi waktu tayangnya bertepatan dengan jam belajar.

Biar tidak terkesan mengeksploitasi blog, maka untuk tahun 2014 ini saya berencana update postingan 2 sampai 3 kali saja dalam seminggu.

~ Grazie ~
Categories: Ekspresi, Realita
  1. January 2nd, 2014 at 16:22 | #1

    Nggih pak, sing penting tetep nulis ben pulpene ora kethul.

    Hahahaha…
    Ini nulisnya pakai pensil Gus, jadi kalau kethul bisa diasah.
    Kalau nulisnya pakai pulpen ya susah, karena belum ada asahannya…
    Bagaimana kabarnya Gus?
    Semoga GusKar sekeluarga selalu dalam kebahagiaan dan kedamaian

    [Reply]

  2. January 2nd, 2014 at 16:31 | #2

    Waaah. saya malah berniat mengeksploitasi blog dengan posting tiap hari Pak Mars. Hehehe.. Padahal kemaren sempet bete juga sama orang yang update tiap hari. Bete karena saya gak bisa ngejar bw ke tempatnya dia. Hehehe
    Maturnuwun Pak Mars sampun berbagi pemikirannya… 🙂

    Semoga makin rajin ngeblog Mas

    [Reply]

  3. Ngai
    January 2nd, 2014 at 16:40 | #3

    sekali sekala gpp mbahKung… sing penting reply pink..! 😛

    Semoga saja sesuai rencana…

    [Reply]

  4. January 2nd, 2014 at 18:42 | #4

    disamping acara joget2-an, yang sering di-eksploitasi adalah acara lawakan dan konyol2an. walau katanya menghibur, tapi saya ga suka dan kelak kalau saya punya anak akan saya larang nonton ini, atau batasi. lawakan dan konyolnya minim kreatifitas dan cenderung nyontek acara serupa antar stasiun tv swasta.

    o ya, selamat tahun baru untuk pak guru

    Iya Mas, acara cela mencela gaya Olga itu juga memuakkan, mana pindah dari TV satu ke TV lainnya, padahal gaya dan tema yang dipakai masih sama

    [Reply]

  5. January 2nd, 2014 at 21:08 | #5

    eksploitasi pasti mengandung makna yang negatif nggih pakdhe, meskipun kadang untuk tujuan positif

    Paling kasihan eksploitasi lumba2 Mas…
    Nganti iwake kesel

    [Reply]

  6. January 2nd, 2014 at 21:38 | #6

    ndak usah ngoyo pak, semampunya saja 🙂

    No ngoyo No Koyo… 😀

    [Reply]

  7. January 2nd, 2014 at 21:55 | #7

    Postingan ini semoga bukan ngeles ya Pak. HUAHAHAHA.. *dijewer karo pak mars*

    Aku dong pak 3 hari sekali posting. Itu kalau ada ide, kalau gak ada ya 4 hari sekali. haha. Asal jangan sebulan sekali aja lah, nanti dikira miskin ide atau takut menulis lagi karena takut dikritik haha

    Kalau seminggu 2 sampai 3 saya kira masih bisa diupayakan Mas 😀

    [Reply]

  8. January 2nd, 2014 at 22:19 | #8

    tiap hari juga gak apa2 kalau pak mars, bacanya gak membutuhkan waktu lama 🙂 selamat tahun baru pak

    Hehehe
    Mestinya bisa saja Mbak, tapi kadang nggak enak karena belum bisa mengunjungi balik ke blog teman2…

    [Reply]

  9. January 2nd, 2014 at 22:31 | #9

    Acara jogetan kayak gtu sudah aku blacklist pak…menjadi salah atu acara yg tdk boleh ditonton oleh org dirmhku. Otoriter?Yo ben, aku pny dua anak kecil, mosok tontonannya kayak gtu, gak mutu babarbalasss…. Selain itu msh ada lg pak, lawakan yg kasar dan cenderung melecehkan org lain, itu jg harus diblacklist…

    Pokoknya acara yang ada Olganya Mas 😀

    [Reply]

  10. January 2nd, 2014 at 23:44 | #10

    Selamat tahun Baru Pak Mars.
    Say menulis kalo sempet aja pak.kalo sempetnya tiaphariya postingannya tiap hari. Tapi kalo lagi nggak sempet atau nggak punya ide.. ya nggak mosting Pak.

    Selamat tahun baru juga Mbak Andani…
    Semoga tahun ini menjadi tahun yang berkah buat kita.

    [Reply]

  11. January 3rd, 2014 at 04:39 | #11

    haduh aku ngga mau deh eksploitasi TE lagi. Dulu jaman baru mulai masa aku eksploitasi dia sampai 2 tulisan per hari 😀

    Kalau ada ide banyak mendingan ditabung sebagai draft Bu, nanti kalau lagi males bisa dikeluarkan sesuai kebutuhan…

    [Reply]

  12. January 3rd, 2014 at 08:59 | #12

    Iya Pak Mars, aku setuju klo acara2 joget itu diadakan sesekali, min seminggu sekali yah hihihi

    Saya posting jg ga tiap hari pak, tunggu ada cerita dan mood yg ga males hahaha

    Prihatin juga lihat acara yang tiap hari joget2 melulu…

    [Reply]

  13. January 3rd, 2014 at 09:53 | #13

    gara-gara eksplitasi goyangan ini saya jadi ga pernah bisa nonton pelem kesukaan saya yg biasa tayang jam 9 itu. udah tayangnya tiap hari, isinya ngaco, durasinya panjang pula. Hmm…mari eksploitasi blog saya ya Pak. Salam dari Bogor 🙂

    Iya ya Mas.
    Durasinya panjang, penontonnya tiap hari cuma joget2, pastinya orang seperti itu kalau kerja akan males 😀

    [Reply]

  14. January 3rd, 2014 at 11:57 | #14

    Di KPI sudah banyak yang protes pak sebenarnya, agar acara tersebut segera dibekukan. Tapi yang saya herankan KPI nya sendiri kok masih belum berbuat apa-apa. Kalau acara seperti ini ditayangkan terus-menerus, bangsa juga malah akan semakin dirugikan. Karena generasinya aja masih suka joget-jogetan kayak gitu. -_-

    Kebebasan dimaknai lepas tanpa batas sehingga acara yang tak mendidikpun lolos tayang

    [Reply]

  15. January 3rd, 2014 at 12:24 | #15

    Acara gituan ndak pernah saya tonton, Om. Berisik dan ndak mutu blazz.
    Eeee tapi kali acara di sini selalu saya tonton 😀 Ndak apa seminggu 2-3x, yang penting ada tulisan 😀

    Makasih atas kesediaannya sebagai penonton 😀

    [Reply]

  16. January 4th, 2014 at 14:39 | #16

    maruk dan jadi latah ya Pak.
    Masing-masing menakar kekerapan posting sesuai sikon ya Pak.
    Salam

    Kalau bahasa daerah saya namanya “kemaruk” Bu 😀

    [Reply]

  17. January 4th, 2014 at 20:49 | #17

    Ngomong soal acara TV …
    Ya … memang sudah agak “kebanyakan” … jadi enek juga lama-lama

    Salam saya Pak Mars

    Ada 3 acara sejenis yang pemainnya itu2 saja Om.
    Pesbukers, YKS dan campur2…
    Reaksi pemain dan penontonnya nyaris seragam

    [Reply]

  18. January 11th, 2014 at 11:51 | #18

    Saya hanya memiliki beberapa channel TV yang saya sensor sendiri pak, masalahnya anak2 masih pada kecil2…terutama yang sering menayangkan konten dewasa.

    Jika ada anak kecil memang sebaiknya perlu membatasi channel ya Mas…
    Masih banyak TV yang edukatif

    [Reply]

  19. Anindya
    January 13th, 2014 at 20:18 | #19

    Yang penting rezeki mengalir terus buat kebutuhan sehari-hari.
    Selama masih banyak yang nonton. Artisnya senang dan dapat pekerjaan kemana-mana daripada menganggur. Jadi sampah masyarakat -_-“

    Kalau banyak yang dapat manfaat sich nggak apa2, asal bukan pengaruh negatifnya yang besar

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~