Home > Realita > EndoneSa…Sa…Sa…Sa…

EndoneSa…Sa…Sa…Sa…

August 5th, 2010 Leave a comment Go to comments

Ini bukan tentang Indonesia tapi EndoneSa. Ada tiga kata kunci tentang Endonesa yaitu dipakSa, terpakSa dan biaSa. Saya menyebutnya EndoneSa…Sa…Sa…Sa…

Konon,
Di negara EndoneSa ini segala sesuatu akan jadi biaSa setelah dipakSa. Pakai helm misalnya. Pada awalnya musti dipakSa dengan undang2. Meski dilakukan dengan rasa terpakSa, tapi lama2 pakai helm jadi hal biaSa.

Merokok juga gitu. Mula2 dipakSa pakai Perda atau sejenisnya. Dengan sangat terpakSa, para perokok akan mematuhinya. Karena berlangsung terus menerus, lama2 juga akan biaSa.

Lalu kompor gas. Masyarakat dipakSa mengkonversi diri ke gas LPG. Dengan sangat terpakSa, mereka beralih ke tabung yang sering meledak. Korban berjatuhan, tapi yang berwenang melihatnya dengan biaSa2 aja…

NB :
Jangan mau dipakSa, jangan pernah memakSa. Jangan lakukan jika merasa terpakSa.
Jadilah anti biaSa. Kita di Indonesia, bukan di EndoneSa. Dirgahayu Republik Indonesia!

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. Jidat
    August 5th, 2010 at 20:26 | #1

    Yang penting gak dipaksa ngeblog. Kalo yang lain yeach

    [Reply]

    Mars Reply:

    Mumpung belum difatwa haram lho :D

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    Sa Sa kui merek lho Pak, ojo ngomongke merek, ndak disomasi :P

    [Reply]

    addiehf Reply:

    fatwa ngeBLOG haram kira2 kapan yah pa dikeluarkan (rofl)

    [Reply]

  2. Glugu
    August 5th, 2010 at 20:38 | #2

    Moment pertama memang harus sedikit dipaksa….*sek seret*

    [Reply]

    Mars Reply:

    Asal nggak perlu dipaksa tapi suka sama suka :D

    [Reply]

    Bre Reply:

    Koyok wes tau wae.. :roll:

    [Reply]

  3. nDuk
    August 5th, 2010 at 21:01 | #3

    ENDONESA ! MERDESA !! :D

    [Reply]

    Mars Reply:

    Ayo nDuk, Tujuhbelasan karo aku…
    Merdesa !!

    [Reply]

    nakjaDimande Reply:

    Ayo nDuk, jangan lupa bawa botol dan paku
    MM pasti senang diajakin ikut lomba tersebut
    **lomba nelan paku dan pecahan botol

    selamat datang kembali MM :D

    [Reply]

    Mars Reply:

    Makasih Bun…
    Saya maunya lomba dengan HM…
    Kalau sama nDuk maunya lomba tarik tambang :D

    Oyen udah kurus Reply:

    Genduk kui wis bola-bali diajari Bu Guru, musti salah maneh nek wis tekan kene :(

    [Reply]

  4. Bre
    August 5th, 2010 at 21:52 | #4

    Glugu nang ndi wae saru ckckckckck

    [Reply]

    Mars Reply:

    Hore…
    Ada Mbak Bre… :D

    [Reply]

  5. Bre
    August 5th, 2010 at 21:54 | #5

    ;)

    [Reply]

  6. August 5th, 2010 at 22:19 | #6

    saya ingat waktu becak dipakSA enyah dari JakarSA
    SAmpai SAkarang tetap berlaku dan tidak dilanganggar

    [Reply]

    Mars Reply:

    Sudah mendarah daging dan nggak ada pilihan lain :D

    [Reply]

  7. August 5th, 2010 at 22:30 | #7

    ternyata kalau dipaksa lama lama biasa..

    [Reply]

    Mars Reply:

    Akhirnya semua serba dipaksa Mas

    [Reply]

  8. August 5th, 2010 at 22:58 | #8

    Sungguh ini Ulasan Tentang EndoneSA …
    yang tidak biaSA

    SAlam SAya …

    NH18

    (saaaaa … keren kan ?)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Makasih Om NH…
    Salam hangat dari Kendal

    [Reply]

  9. Reza Saputra
    August 6th, 2010 at 06:32 | #9

    dipakSa **** saya mau kok.. wekwkwkwkwkwk

    [Reply]

  10. Sony
    August 6th, 2010 at 06:40 | #10

    Dirgahayu Indonesia
    Salam kenal Pak Mars

    [Reply]

  11. August 6th, 2010 at 08:45 | #11

    saya harus memakSa diri Saya agar tidak berada di EndoneSa, tetapi tetap jadi tetangganya, ya harus jadi biaSa.

    [Reply]

  12. August 6th, 2010 at 08:52 | #12

    SAya juSa paling tidak suka dipakSA,karna sangad menyikSA..

    endoneSA..SAya tetap suSA……….

    [Reply]

  13. August 6th, 2010 at 09:26 | #13

    merdekaaa..

    [Reply]

  14. Oyen udah kurus
    August 6th, 2010 at 10:32 | #14

    Nek dipeksa aturan menungso we manut kok, opomaneh dipekso aturan karo Gusti Allah, kudune luweh manut nut nut :(

    [Reply]

    Mars Reply:

    Iki ngandani sopo to?

    [Reply]

    Coba Diklik Reply:

    Kui kanggo kabeh sing maca pak.

    [Reply]

  15. Pakde Cholik
    August 6th, 2010 at 10:34 | #15

    hi hi hi..saya walau gak dipaksa merokok toh menjadi biasa merokok hingga sekarang mas
    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

    Mars Reply:

    Saya juga begitu kok Pak…
    Salam!

    [Reply]

  16. Oyen udah kurus
    August 6th, 2010 at 10:36 | #16

    bener nek hora biaSa iso dadi Salah, Salah nek biasa iso dadi hora Salah. Nyontek, MBA, Selingkuh, korupsi kui sejatine salah…tapi wis biaSa, suwe-suwe hora rumangsa Salah. :(

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    kok komengku rodo aneh yo…wis kadung, ra usah di edit :P

    [Reply]

    Mars Reply:

    Komentare gak trimo aneh tapi mbuled. Padahal bisa disederhanakan menjadi peribahasa:
    “Ada Gula Ada Semut”

    [Reply]

  17. Oyen udah kurus
    August 6th, 2010 at 10:37 | #17

    Endi oleh2e Pak, sing ndaftar njaluk oleh2 wis akeh :P

    [Reply]

    Mars Reply:

    Oleh2e diparani ning Kendal yo…
    Aku gak sempat ngeterke ning Salatiga :D

    [Reply]

  18. August 6th, 2010 at 10:46 | #18

    kalau yang satu itu memang harus sedikit dipaksa biar segera terbiasa, meski dilakukan atas dasar suka sama suka

    [Reply]

    Mars Reply:

    Saya yang maksa saja :D

    [Reply]

  19. budies
    August 6th, 2010 at 13:03 | #19

    tapi saya gak da yang paksa untuk datang lagi ke sini, karena endonesa

    [Reply]

    Mars Reply:

    Makasih Mas Budes… :D

    [Reply]

  20. August 6th, 2010 at 14:01 | #20

    pemerintah itu punya sifat parentialisme … seperti orang tua. dia dianggap sebagai orang yang bisa membimbing dan tahu permasalahan. Kalau memang apa yang dilakukanya baik ya kita harus mengikutinya

    yang menjadi masalah adalah masyarakat ENDONESIA yang menurut saya belum dewasa. Apa-apa harus dipaksa….Untuk melakukan hal-hal yang baik dan menjauhi yang buruk harus perlu alat seperti undang-undang. Padahal kalau kesadaran mereka tinggi ,,, untuk melakukan hal-hal baik tidak perlu dipaksa , yakan?

    [Reply]

    Mars Reply:

    Paling enak emang saenaknya :D

    [Reply]

  21. Rian
    August 6th, 2010 at 15:35 | #21

    Jadinya, memakai helm bukan karena safety. tetapi karena takut di tilang

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kayaknya kebanyakan begitu

    [Reply]

  22. advertiyha
    August 6th, 2010 at 15:42 | #22

    semoga kita menjadi semakin terbiaSa untuk tidak mau memakSa dan terpakSa memperjuangkan kemerdekaan Indonesia yang sampe sekarang ternyata belum juga merdeka… SEMANGAT..!!!

    saya sungguh tidak terpakSa menulis komen ini, dan saya akui bahwa catatan ini
    lagi-lagi menjadi catatan anti biasa khas pak Mars,,, mbok saya diajari.. :)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Makasih Mbak Iyha…
    Met mencoba sepeda barunya

    [Reply]

  23. boyin
    August 6th, 2010 at 16:46 | #23

    karena keadaan yang cukup memaksa, membuat saya terpaksa tahun ini gak ikut paskibra….

    [Reply]

    Mars Reply:

    Bhuahahaha…
    Saya sudah nunggu2 ceritanya…
    Nggak terasa sudah setaun ya Mas

    [Reply]

  24. August 6th, 2010 at 17:32 | #24

    baca tentang pakSA memakSA dengan sekSAma :D

    [Reply]

    Mars Reply:

    Hati2 kalau ada JakSa lho…

    [Reply]

  25. TuSuda
    August 6th, 2010 at 17:51 | #25

    memang nggak enak sekali kalau terbiasa karena terpaksa..tapi itulah fenomenanya. :)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Fenomena yang selalu kita lakukan

    [Reply]

  26. guskar
    August 6th, 2010 at 18:06 | #26

    klo echonya lbh dimaksimalkan lagi akan terdengar endonesa.. sa.. sa.. sa.. sa.. sa.. sa.. sa.. sa..

    [Reply]

    Mars Reply:

    Jangan sampai kecanthol… thol… thol…

    [Reply]

  27. budiarnaya
    August 6th, 2010 at 18:20 | #27

    Biasa…sa , segala sesuatu pasti ada resiko pasti begitu jawab mereka :(

    [Reply]

    Mars Reply:

    Iya Bli…
    Jawabannya klasik banget ya

    [Reply]

  28. August 6th, 2010 at 19:25 | #28

    Itulah konyolnya negara ini. Saya juga bingung sendiri, hehehehe???

    [Reply]

  29. August 6th, 2010 at 19:38 | #29

    Belajar HTML-nya masih di Indonesia Mas?

    [Reply]

    Mars Reply:

    Di Philipina :D

    [Reply]

  30. arkasala
    August 6th, 2010 at 19:42 | #30

    bener Pak … korban berjatuhan itu kok seakan dijadikan sesuatu yang biasa. padahal tiap hari dengar ada kebocoran dan ledakan termasuk di rumah saya kemarin ….

    [Reply]

    Mars Reply:

    Semoga nggak terulang Mas…
    Salam untuk Mas Yayat sekeluarga

    [Reply]

  31. August 6th, 2010 at 19:46 | #31

    pokokmen merdeka wae lah pak…. :)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Merdeka!

    [Reply]

  32. Denuzz BURUNG HANTU
    August 6th, 2010 at 21:09 | #32

    hebat ya negara yang dimaksud
    kalo boleh tau negara itu ada di dunia bagian mana? apa di dunia bagian dalam?

    salam akrab dari burung hantu
    http://blog.beswandjarum.com/denus/2010/08/06/hanya-perlu-action/

    [Reply]

  33. August 6th, 2010 at 21:38 | #33

    Waduh, yang terakhir jangan dong, serem…. :(

    Saya pikir postingan ini ingin mengkritik pelafalan “Indonesia” yang sering dibaca “Endonesa”…. :D Terutama saat menyanyi lagu2 kebangsaan. :)

    [Reply]

    Mars Reply:

    Ya itu sekalian ngkritik juga :D

    [Reply]

  34. August 6th, 2010 at 22:31 | #34

    biaSA pak … namanya juga keBiasaan

    [Reply]

    Mars Reply:

    Avatare anti biasa…
    Koyo foto manten :D

    [Reply]

  35. ceuceu
    August 6th, 2010 at 22:55 | #35

    yang berpikir diluar kotak alias tidak biaSa biasanya sukses pak.. ( oot .. ya ? :) )

    [Reply]

    Mars Reply:

    Iya mBak…
    Sekali2 kita harus coba berpikir di luar kotak
    Asal nggak selalu kayaknya oke juga.
    Salam untuk mBak Ceuceu…

    [Reply]

  36. August 6th, 2010 at 23:35 | #36

    Dipaksa jadi biasa….

    Biasa jadi bisa…..

    Haruskah dipaksa agar bisa?

    [Reply]

  37. khay
    August 7th, 2010 at 00:49 | #37

    Saya malah sering pake sasa je… kl ga ada, ya gantine mecin, hihihihi

    [Reply]

  38. August 7th, 2010 at 00:54 | #38

    Yang saya takutkan nantinya Rokok akan dikonversi ke Sirih. Masa iyah bapak2 nyirih?? (lmao)


    Wah, kalau itu jangan sampai Om:D

    [Reply]

  39. Mamah Aline
    August 7th, 2010 at 01:05 | #39

    contoh lain dari EndoneSa, rakyat kepaksa beli sembako harga selangit atau kepaksa digusur rumahnya…

    [Reply]

  40. August 7th, 2010 at 08:35 | #40

    Tidak peka, korban sudah berjatuhan melebihi korban teroris dan lebih kejam dari teroris, apa masih tunggu korban lagi, inilah cara kerja pengambil kebijakan di Indonesia, bukan endonesa!

    [Reply]

    aura pelupa Reply:

    booom!

    [Reply]

  41. Satria Yudha
    August 7th, 2010 at 09:42 | #41

    MERDEKA !!!
    he..he

    [Reply]

  42. TKB
    August 7th, 2010 at 15:09 | #42

    AnaliSanya sungguh luar biaSa pak. Sep.

    [Reply]

  43. Mars
    August 7th, 2010 at 18:04 | #43

    Makasih Mas
    Salam hangat !

    [Reply]

  44. August 7th, 2010 at 18:57 | #44

    sa…sa…sapi…

    [Reply]

  45. Blogger Cikarang
    August 7th, 2010 at 19:48 | #45

    he..he..
    betul juga ya pakdhe, harus dipaksa dulu dengan sedikit penekanan :D
    lama-lama jadi biasa :)

    [Reply]

  46. August 7th, 2010 at 20:06 | #46

    Inti artikel diatas cocok dengan peribahasa “alah bisa karena biasa, biasa karena terpaksa atau dipaksakan”. inilah yang biasa dipakai sebagaian orang untuk mendidik dirinya, anaknya, ataupun -nya yang lain. sekarang bagaimana kalau paradigmanya kita rubah menjadi “alah bisa karena biasa, biasa karena tumbuh kepahaman dari hati dan pikirannya akan manfaat dan kerugiannya”.
    Salam pak guru…

    [Reply]

  47. riFFrizz
    August 7th, 2010 at 20:16 | #47

    yang penting saya nggak siperkoSa

    [Reply]

  48. August 8th, 2010 at 18:36 | #48

    analisa nya Pak Guru sekarang sudah tidak anti biasa lagi……………..
    tetapi luarrrr biasa…………..
    salut dengan Pak Guruku ini……
    salam

    [Reply]

  49. Warung Online
    August 16th, 2010 at 00:54 | #49

    Mantabs sindiran untuk kondisi bangsa yg kita cintai ini… semoga aja ada pemimpin kita baca postingan ini, meskipun mungkin sedikit peluangnya mengingat kesibukan mereka….

    [Reply]

  50. January 5th, 2011 at 21:22 | #50

    Expericence is not what happens to a man; it is what a man does with what happens to him.

    [Reply]

  1. August 5th, 2010 at 21:01 | #1
  2. August 7th, 2010 at 14:59 | #2
  3. August 9th, 2010 at 11:44 | #3

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~