Golongan Menengah

Istilah Golongan Menengah sering dipakai untuk menunjukkan status sosial atau kemampuan ekonomi seseorang, yang saya sendiri termasuk yang nggak begitu setuju karena terkesan mengukur sesuatu hanya dari segi materi dan cenderung kastanisasi.

Saya mencoba melihat Golongan Menengah dari sisi lain yang berbeda dari biasanya, posisi seseorang dalam garis keturunan atau silsilah. Yang saya maksud adalah posisi seseorang yang di satu sisi dia berperan sebagai anak tapi di sisi lain dia bertindak sebagai orang tua juga.

Nggak usah nyari jauh2, contohnya adalah saya. Di satu sisi, saya ini adalah anak dari Ibuk saya, tapi dalam saat yang bersamaan saya juga orang tua dari anak2 saya. Maka saya mengatakan bahwa saya ini termasuk Golongan Menengah.

Sebagai Golongan Menengah kita punya dua tugas penting yaitu tanggung jawab dan kewajiban. Di satu sisi kita punya tanggung jawab untuk mengasuh, mendidik dan membekali anak, disisi lain kita punya kewajiban berbakti pada orang tua.

Seiring dengan perjalanan waktu, pelan tapi pasti kita semua akan masuk dalam golongan menengah Ke atas. Di posisi manapun semua mulia manakala kita ikhlas menjalaninya.
Apakah sahabat juga termasuk Golongan Menengah seperti saya?

28 thoughts on “Golongan Menengah

  1. Ya, saya juga termasuk golongan menengah yang Pak Mars maksudkan, bahkan saya juga golongan ( apa yah… ) di satu sisi saya adalah seorang ayah, tapi juga merangkap ibu bagi Sabila.
    Sepakat dan sependapat bahwa diposisi manapun, semua mulai kalau kita ikhlas menjalaninya.
    Salam hangat untuk keluarga tercinta, Pak.


    Wah, yang satunya itu saya bingung mau cari istilahnya Bi

    [Reply]

  2. saya belum funya anak [masih nyari emaknya… #malah curcol)]
    berarti masih golongan bawah ya pak…
    teganya… 😀


    Tak dongakke cepet2 entuk bojo Mas

    [Reply]

  3. saya juga golongan menengah ke atas…. sebentar lagi masuk golongan atas 😀


    Saya yang hampir golongan atas Bu 😀

    [Reply]

  4. aquwh golongan bawah terus,, mbahKung..
    golongan atas, jatahnya eMak. 😛


    Nenti2 kan akan bergeser ke golongan menengah

    [Reply]

  5. Ide yg brilian sob…golongan menengah berarti di bawah kita ada pihak2 yg harus kita lindungi seperti anak dan istri…di sisi lain di atas kita ada orang2 tua yang pernah melindungi kita…sangat beruntunglah golongan menengah ini….
    salam


    Iya Mas, di posisi manapun disitu ada hak dan kewajiban

    [Reply]

  6. Mendaftar di barisan menengah agak ke atas, belajar iklas menjadi lebih mudah lupa, tulang lebih mudah capai dan kelebihan2 lain. Salam


    Kalau jadi anggota golongan ini nggak perlu ndaftar kok Bu…

    [Reply]

  7. Hihi ukuran kesejahteraan sebuah negara pun nggak bisa diukur dengan GDP, tapi ukuran itu memang perlu. 😀
    Aku golongan bawah berarti, soalnya nggak punya anak 😛


    Iya
    Kamu golongan bawah

    [Reply]

    chocoVanilla Reply:

    Lha, Shirley ki anake sopo, Na?


    Shirley kan cucunya Una Mbak 😀

    [Reply]

  8. Saya golongan menengah dan bawah Pak Mars..Punya nenek, orang tua dan anak 🙂


    Nenek saya sudah nggak ada, cucu belum ada.
    Jadi saya golongan menengah saja Mbak

    [Reply]

  9. saya golongan putih kayaknya :))
    Tapi pesan moral bagusnya, jangan mengukur sesuatu dari materi 🙂


    Iya Mas
    materi penting, tapi jangan dijadikan satu2nya ukuran

    [Reply]

  10. Saya golongan apa yaa…?? Semoga kita semua menjadi golongan orang-orang terpuji, amiin… 🙂


    Golongan menengah yang terpuji

    [Reply]

  11. Om saya suka yang tengah tengah sajaaa..
    jadi saya masuk barisan golongan menengah..
    selamat hari sabtu P MArs


    Selamat bermalam minggu Mbak

    [Reply]

  12. saya masuk golongan menengah? eh blom yo pak
    kan blom punya Chelsea 😀
    jadi golongan apa dong pak? 😀


    Ya sudah dong…
    Egi dan Abangnya kan anak Ni juga

    [Reply]

  13. Jelas saya golongan menengah, Om Mars. Bahkan di keluarga, saya juga menengah karena anak nomer duwa 😀


    Saya juga anak kedua…

    [Reply]

    nique Reply:

    idem dong kita mbak
    eh sama pak’e juga idem yak hehehe
    sama2 anak ke-2 😀


    Enakan anak kedua, bisa punya kakak punya adik

    [Reply]

  14. aq termasuk golongan menengah juga….
    walaupun orangtuaku tinggal ibu saja
    dan mertua dua2nya sudah meninggal
    tapi alhamdulillah aq masih bisa berperan sbg anak
    dan aq pun berperan sbg orangtua dari anak semata wayangku
    2 peran yg berbeda tapi sama nikmatnya…

    selamat malam minggu Pak Mars……


    Saya juga tinggal punya Ibuk saja Mbak

    [Reply]

  15. hadeh, termasuk golongan menengah saya kalau dari sisi itu, tanggung jawab dan kewajiban. Ada hak g ya Pak Mars ? 😀


    PAsti ada hak…

    [Reply]

  16. saya golongan bawah pak, masih jadi anak belum jadi orang tua hehe


    Kesempatan untuk berbakti pada orang tua Mbak

    [Reply]

  17. Berarti saya termasuk golongan menegah keatas karena sudah punya anak dan cucu ha ha ha.
    Mari kita cintai dan sayangi orangtua,anak,cucu,guru,sahabat,tetangga kita.

    Salam hangat dari Surabaya


    Semoga saya juga segera punya cucu Dhe

    [Reply]

  18. untuk sekarang saya masih termasuk yang bagian “momong” untuk keduanya njih pak…
    momong kagem bpk+ibu dan juga momong buat anak2 saya
    hehehe


    Saya malah momong tiga Mbak…
    Momong Ibuk saya, Ibuk mertua dan momong anak

    [Reply]

  19. wah definisi golongan menengah seperti yg dialami pak Mars di atas, saya belum pernah mengalami jhe, walaupun pengennya segera meningkat dari golongan bawah ke menengah 😀


    Ada saatnya yang pasti akan datang Mas

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *