Hamster untuk Panda

Hanya sampai akhir bulan ini kok…”
Demikian penggalan kalimat yang disampaikan pada saya saat Panda Kecil itu pamit untuk memperdalam ilmu kungfunya. Itu berarti untuk sementara waktu blog ini terbebas dari cakarnya yang kadang mematikan, tapi kadang juga ngangeni.

Sekian lama bersama, baru kemarin itulah untuk pertama kalinya saya dengar suara tangisnya. Sungguh nggak pernah menyangka, Panda yang biasanya tegar dan lincah guling2 kesana kemari itu bisa nangis mingseg2 dihadapan saya. Dan meski saya bisa membuatmu menangis (lagi), tapi itu tak akan saya lakukan.

Untuk mengusir rasa sepi selama Panda Kecil pergi, sekarang saya pelihara sepasang hamster. Saya tau hamster itu takkan bisa gantikan posisi Panda Kecilku, tapi paling tidak bisa sedikit mengobati manakala saya sedang rindu. Selamat tugas Pandaku…

Disaat kau pulang nanti, hamster ini akan saya hadiahkan untukmu. Tapi ingat, jangan pernah kau dekatkan hamster itu pada Koepoe Biroeku…

Tanpa penjelasanpun sudah sangat jelas tulisan ini saya buat untuk siapa. Yang belum jelas mungkin alasan kenapa saya tulis ini. Yang pasti tulisan ini saya buat sebagai ganti rugi atas sejumlah air mata dan ingus yang telah dikeluarkan Si Panda.

73 thoughts on “Hamster untuk Panda

  1. Ooo..ngoten tho mister… 😀
    Bentar lagi mau punya cucu… Mudah2an cepat terkabul mister…

    [Reply]

  2. ada yang harus berpindah karena suatu kewajiban gitu pak? saya masih membaca skenario cerita pada postingan diatas

    [Reply]

  3. Pakde saya juga sudah beternak Hamster tuh, udah lihat belum heeee 🙂

    [Reply]

    Mars Reply:

    Saya dapet dari Bli Budiastawa…
    Berarti hamster saya ini juga dari Pulau Dewata 😀

    [Reply]

  4. harus sering ganti alas kandangnya pak.. soalnya pipisnya hamster pesingnya bukan main..apalagi klo hbs makan jengkol

    [Reply]

  5. Pingback: metaMARSphose » Ensiklopedia Metamarsphose

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *