Hanya Sebuah Jeda

Kehidupan manusia tak lepas dari suka dan duka, sedih dan bahagia, tangis dan tawa, terpuruk dan berjaya. Masing2 hanyalah jeda antara satu terhadap lainnya. Diantara suka pasti terselip duka, dan selepas sedih pasti datang bahagia. Begitu juga dengan yang lainnya.

Yang terpenting adalah bagaimana seharusnya kita mengorganisir agar jeda2 itu tidak menjadi hambatan tapi justru kita jadikan sebagai ajang latihan. Dengan ada duka, kita semakin menghargai suka, dengan mampirnya sedih, kita jadi merasakan betapa berartinya bahagia dan saat terpuruk kita jadi sadar betapa pentingnya menjaga saat2 berjaya.

Percayalah, tangis kita adalah jeda sementara untuk menanti datangnya tawa.

Tulisan inipun hanya sebuah jeda, agar tak melulu tampilkan gambar dan suara. Diantara tulisan perlu diselipkan gambar, di sela2 gambarpun harus disisipkan tulisan. Itulah makna sebuah jeda menurut saya.

46 thoughts on “Hanya Sebuah Jeda

  1. Saya belajar tentang di Blog ini, bagaimana Pakde Menyajikan Hiburan, yang diselingi dengan pengetahuan, kadang kita serius , dan kadang kita ketawa, bahkan penyajian artikel juga saya mengambil contoh disini, singkat dan padat akan makna, pakde tidak pernah membosankan dalam segala hal, saya kutip kalimat kalau jeda itu adalah sebuah ajang latihan.


    Makasih apresiasinya Bli…
    Saya bisa semangat juga karena dukungan semua sahabat, termasuk bli Budiarnaya.
    Salam!

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    aku meh kabur, pengen jeda ๐Ÿ˜€


    Mabur kuwi… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  2. Wah bisa-bisanya dapat pertama dan kedua , hikhikhik


    Kayaknya sebelas duabelas deh…
    Coba diteliti lagi… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  3. setuju sekali Pak Mars.. saat sakit kita jadi tahu kananya sehat, bahkan setelah badai pun akan datang pelangi.. ๐Ÿ™‚
    salam..


    Makasih Mas…
    Salam juga… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  4. (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    materi tulisan di blog saya keknya juga perlu jeda, Pak
    hehehehe


    Apapun kayaknya perlu diberi jeda, perlu ada spasi…

    [Reply]

  5. saat-saat berjaya dan terpuruk itu lumrah,
    mbaknya berusaha anggap semua biasa2 saja
    agar setiap pergantian itu gak bikin mbaknya kaget.

    makasih sharingnya Dik, menyejukkan.


    Kak Adel Sejuk dalam kehangatan… ๐Ÿ˜‰

    [Reply]

    nDuk Reply:

    ngikut Bundo, berusaha menganggap semuanya sama biasa saja ๐Ÿ˜€


    Selamat mengikuti…

    [Reply]

  6. Itu ada dalam surat Al Insyirah ayat 6-7 (dalam bentuk qiyas) pak, bahwa “setelah kesulitan itu ada kemudahan”.


    Blog iki buka2ane angele poll Pak…
    Iki hostingan ngendi?
    Bisane mbukak nek nganggo speedy
    Bar kuwi meh komentar ra biso ๐Ÿ˜†

    [Reply]

  7. jeda itu bisa koma, titik dua, spasi,
    titik pun jadi jeda karena akan ada kata atau kalimat baru;
    dan puasa juga jeda,
    banyak jeda jebule yahhh Pak… ๐Ÿ™‚


    Makasih Mas, telah melengkapi tulisan saya ๐Ÿ˜€
    Ternyata jeda banyak variasi yang bisa dipilih…
    Dan kita harus pandai memilih, mau koma, titik dua ataukah titik.
    Salam!

    [Reply]

  8. Seperti para anggota dewan, ada istilah reses.. Kalau yang ini tentu reses aminasi, hihihi


    resek kali Om… ๐Ÿ˜‰

    [Reply]

  9. Yah…itulah hidup, pak mars. Hitam, putih, hijau, kuning, kelabu, merah muda dan biru. Meletus balon…Aeh, semua silih berganti.


    Xixixixi…
    Bener Mas ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  10. Dan diantara semua itu ada jeda ya pak?


    Iya Mas…
    Dan kadang jeda itu harus kita ciptakan, kita paksa!
    Salam!!

    [Reply]

  11. Setuju …
    Kalau saya jedanya adalah … justru menampilkan suara dan atau gambar

    heheh

    salam saya Pak Mars


    Makasih Om…
    Jeda memang bisa kita pakai sebagai aksesories atau variasi, biar nggak monoton.
    Om NH kan kuat dalam ide dan topik.
    Salam!

    [Reply]

  12. Habis Gelap Terbitlah Terang,
    Tuhan menciptkan sesuatu itu berpasang-pasangan … ada gelap ada terang, ada siang ada malam … coba kalau semuanya hanya sejenis, semua hari malammmm terus atau siang terussss atau semua isinya laki-laki … gak kebayang deh …
    Lupa juga karunia yg luar biasa, gak kebayang juga kalau kita tidak bisa melupakan kesedihan, melupakan patah hati heeee …. melupakan yg jorok dan menjijikan …. apa jadinya setiap mau makan ingat yg jorok2 heeeekkkkk kabooooorrrrrrrr ………


    Xixixixi…
    mas Alwi bisa ajah…
    Salam!

    [Reply]

    Alwi Reply:

    Jeda adalah kesempatan untuk mengambil nafas panjang dari sekian perjalanan jauh yang telah kita tempuh. Jeda adalah sebuah kesempatan untuk melakukan perenungan, instrospeksi dan muhasabah serta istiqomah untuk mengambil lebih banyak hikmah supaya lebih berkah dan bisa husnul khotimah ….. supaya endingnya adalah daholah jannah …


    Iya Mas…
    Untuk kita mengintrospeksi diri…
    Selamat Istirahat… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

    Vulkanis Reply:

    Ojo istirahat dulu mas..ayo ngeblog meneh


    Justru ngeblognya disaat jeda itu Mas… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  13. aku perlu jeda komen di blog lain, krn pingin ikut merasakan jeda disini ,Pak Guru……..
    numpang jeda disini, boleh khan Pak Guru…… ?? ๐Ÿ˜›
    salam


    Jeda sambil comment Bun… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  14. Pingback: Masdin Site!
  15. aminn. semua yang kita lakukan akan berbuah manis…
    jika kita sedih…. besok akan senang
    jika kita senang ,.. besok akan menangis


    Makasih Mas…
    Salam!

    [Reply]

  16. jeda memang sesuatu mengaksikkan… dimana setiap acara… JEDA yang ditungggu

    ^_^


    Iya, karena jeda juga bermakna istirahat…
    Makasih responnya

    [Reply]

  17. Yang terpenting adalah bagaimana seharusnya kita mengorganisir agar jeda2 itu tidak menjadi hambatan tapi justru kita jadikan sebagai ajang latihan…setuju banget..


    Makasih atas tanggapannya.
    Salam!

    [Reply]

  18. komentarinitanpaadajedaantarasatukatakekatalainnyabayangkanajakalohidupjugagapakejedapastingeboseninbangetkanpak?:D

    Translate :
    komentar ini tanpa ada jeda antara satu kata ke kata lainnya, bayangkan aja kalo hidup juga ga pake jeda pasti ngebosenin banget kan pak? ๐Ÿ˜€


    Wew…
    Ini ada translatenya ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  19. Karena dunia ini penuh warna … klo cuma satu warna kan jadi bosenin. sama aja klo seneng terus, pasti nanti bosenin, hehe


    Mari kita warnai dunia…
    Salam!

    [Reply]

  20. bagaimanapun setiap benda memerlukan jedah bahkan mesin pun memerlukan waktu untuk istirahat, jedanya memberi semangat pak mars


    Sekaligus untuk istirahat Bang…
    Salam!!!

    [Reply]

    Vulkanis Reply:

    Wassalam


    Wassalam juga ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  21. dari tadi komen saya kok gak masuk2 sih?? pas Jeda iklan nih pasti,, ckckck… ๐Ÿ™


    Sudah masuk Mbak…

    [Reply]

  22. semua membutuhkan jeda, seperti halnya spasi pada kalimat. bgtu ya Pak? ๐Ÿ˜€


    Bener Nok…
    Nok puinter ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  23. kayaknya kalo tanpa jeda ini bakal bikin senewen, pak.. ๐Ÿ˜€
    ketawa tanpa jeda, ato nangis tanpa jeda.. (selama seminggu aja bisa pingsan ato tewas) ๐Ÿ˜€


    Kalau tanpa jeda bisa menggeh2 Mas…

    [Reply]

  24. Betul juga ya pak, buat blog juga perlu jeda, dengan tidak banyak pengunjung, kita jadi semakin tahu begitu pentingnya berkunjung ke blog yang lain.


    Apapun Pak, kayaknya perlu jeda, untuk istirahat sesaat…

    [Reply]

  25. Dari kemarin mau komentar disini gagal mulu gara-2 smart.

    Ngomong Jeda, semoga yg jeda adalah yg buruk2 pak, kalau sebaliknya bisa berabe… Jeda kan sebentar…


    Iya Mas…
    Semoga kita dapat jeda yang enak2 Mas ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  26. Perlu juga diberi kesempatan untuk tarik napas dulu biar nggak ngos2an ๐Ÿ˜€


    Itulah perlunya jeda ya Mbak…

    [Reply]

  27. Elhakok Bli Budiarnaya manggil PakDhe?

    Dan lama tak main ke blog ini, jawabannya sekarang mirip warna yg dipakai Bundo…


    Bli Arnaya itu keponakan saya Mbak… ๐Ÿ˜€
    kalau Bundo itu kakak saya ๐Ÿ˜‰
    Saya manggilnya Kak Adel

    [Reply]

  28. sedih dan senang silih berganti datangnya. mereka adalah tamu istimewa yang harus kita perlakukan istimewa. Jika yg datang si sedih kita suruh duduk di kursi merk sabar, kalau yg datang kegembiraan kita letakkan di kursi merknya syukur.
    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  29. Mau sedih, senang, bahagia, menangis, tertawa itulah hidup dan hidup harus tetap berlanjut.. sukses selalu

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *