Home > Kabar, Realita > Ibu Kartini dan Briptu Norman Kamaru

Ibu Kartini dan Briptu Norman Kamaru

April 11th, 2011 Leave a comment Go to comments

Membandingkan Ibu Kartini dan Briptu Norman Kamaru mungkin tak pernah terbersit dibenak siapapun, karena selain beda jaman juga beda gender dan beda segala-galanya. Tapi karena saya suka yang anti biasa, maka saya akan coba melakukannya.

Apa yang dilakukan Ibu Kartini pada eranya dan apa yang dilakukan Briptu Norman Kamaru belum lama ini punya benang merah yang sama, bahwa beliau berdua ini melakukan sesuatu murni karena panggilan hati, sama sekali jauh dari tujuan agar dikenal dan terkenal.

Jikapun apa yang beliau berdua lakukan itu menyebabkan sosoknya dikenal dan terkenal setelah itu, semua terjadi karena memang harus terjadi dan memang sudah menjadi jatah dan haknya, bukan sesuatu yang disetting sedari awal.

Seperti itulah yang seharusnya kita lakukan, bahwa dalam melakukan sesuatu, jangan sampai belum apa2 sudah berpikir tentang hasil dan imbalannya, tapi semestinya melakukan yang terbaik lebih dulu. Kalau kita sungguh2, hasil terbaik dan imbalan yang pantas pasti akan mengikutinya.

Selamat menyambut Hari Kartini, dan selamat untuk Briptu Norman Kamaru.

catatan saja :
Tulisan ini tak dimaksudkan untuk mensejajarkan Ibu Kartini yang pahlawan dengan Briptu Norman yang seniman. Saya cuman narik benang merahnya saja.

Ibu Kartini yang hanya istri bupati lebih dikenal dan terkenal dibanding istri presiden, dan video Briptu Norman yang direkam dengan properti ala kadarnya lebih diminati ketimbang video klipnya Pak Presiden yang dipersiapkan matang.

Sebuah renungan untuk kita, bahwa kesuksesan itu tak mutlak ditentukan oleh pangkat dan kedudukan, tak slalu bisa dikejar dengan uang.

~ Grazie ~
Categories: Kabar, Realita
  1. Erwin
    April 11th, 2011 at 19:13 | #1

    Selamat untuk semua… :)


    Selamat juga untuk Mbak Erwin :D

    [Reply]

  2. April 11th, 2011 at 19:20 | #2

    Kartini kan masih tgl 21 Pak :D


    Mulane kan tak tulis “Selamat Menyambut…”

    [Reply]

  3. April 11th, 2011 at 19:51 | #3

    hehehe… ternyata ada kemiripaannya ya…
    tak berhasrat ingin terkenal
    tapi tiba-tiba jadi terkenal
    lumayan lah…

    sedj


    Desain awalnya nggak diniatkan untuk kearah sana Mas

    [Reply]

  4. April 11th, 2011 at 20:00 | #4

    Ya ya bener juga Pak Mars …


    Kita dijalan yg benar Pak… :D

    [Reply]

  5. April 11th, 2011 at 20:10 | #5

    Siap – Siap ke penjahit kebaya, pilih model Ibu kartini apa pilih model artis ya.. hahahaahha

    Briptu norman selamat ya, menghibur teman itu menambah amal ibadah loh,,,kalau jadi artis itu namanya rejeki.

    malam pak mars


    Asal jangan pakai seragamnya Briptu Norman Mbak :D

    [Reply]

  6. April 11th, 2011 at 20:51 | #6

    Ada satu benang merah lagi, Pak. Perempuan sama-sama suka keduanya.

    [Reply]

  7. April 11th, 2011 at 20:57 | #7

    Kalau bicara hal yang beginian …
    sungguh tak bisa diduga ,,,

    majunya dunia informasi … sangat bisa membuat “nobody” menjadi “somebody”

    demikian pula sebaliknya … dari “somebody” … menjadi “nobody”

    Salam saya Pak Mars

    [Reply]

  8. April 11th, 2011 at 21:16 | #8

    Setuju….!!! izin ngutip, Pak!

    [Reply]

  9. riffrizz
    April 11th, 2011 at 21:35 | #9

    selamat buat ibu kita raden ajeng kartini dan bapak polisi kita briptu norman kamaru

    [Reply]

  10. April 11th, 2011 at 21:36 | #10

    Sama-sama terkeanl, tapi mungkin bedanya adalah Ibu Kartini terkenal sudah berpuluh bahkan beratus tahun, kalau briptu norman mungkin hanya beberapa waktu saja :D

    [Reply]

  11. achmad sholeh
    April 11th, 2011 at 22:16 | #11

    untuk menjadi terkenal terkadang datang secara tak diduga pak, tapi memiliki keunikan tersendiri

    [Reply]

  12. April 11th, 2011 at 22:40 | #12

    terimakasih sudah mengunjungi blog saya,ini adalah kunjungan balik saya moga berkenan.menurut saya tdk level klo ibu kartini dibandingkan/disejajarkan dengan briptu norman hanya dengan aksinya yg kocak lebih pas klo disejajarkan sama artis.tapi kita berharap dan kita tunggu aksinya yang benar benar nyata dalam arti yg benar benar aksi kepahlawanan terutama yg berkaitan dengan tugasnya sebagai abdi masyarakat.baru dia bisa disejajarkan dng tokoh tokoh nasional.tapi slmt buat briptu norman yg sdh menghibur.


    Itulah knapa saya katakan beda segala2nya Mas.
    Benang merah tak sama dengan mensejajarkan kok… :D
    Saya tak meremehkan Ibu Kartini, saya juga nggak nyanjung Pak Norman

    [Reply]

  13. niQue
    April 11th, 2011 at 23:34 | #13

    Walah Pak Guru ini kepikiran aja ya mencari benang merah antara RA Kartini vs Briptu Norman … begitulah jika sudah datang waktunya, jadi Briptu Norman bisa terkenal tanpa sengaja :D pas pula emang orang Indonesia lagi pada stres, jadi yang tidak umum begini bener2 jadi hiburan deh ehehehe

    [Reply]

  14. April 11th, 2011 at 23:39 | #14

    benang merah yg anti biasa.. :)

    [Reply]

  15. mediatangsel
    April 12th, 2011 at 00:55 | #15

    sangat setuju sekali mister….

    [Reply]

  16. Ridha Alsadi
    April 12th, 2011 at 06:19 | #16

    briptu Norman pasti nggak nyangka bakal setenar ini hanya karena niatnya untuk menghibur diri dan teman2nya saat tugas.
    sebentar lagi dia bisa mewujudkan keinginannya untuk memberangkatkan haji ibunya, gara2 tenar seketika.

    sepertinya briptu norman harus makasih sama yang iseng upload videonya di youtube nih. (klo perlu dapat persenan juga, hehe)

    selamat menyambut hari kartini

    [Reply]

  17. April 12th, 2011 at 06:51 | #17

    Uang memang bisa mendapatkan apa saja, namun uang bukanlah segalanya, sesuatu yang dilakukan lebih tulus akan menghasilkan lebih indah….semoga saudara kita Norman tidak silau dengan gemerlap berikutnya, tapi saya berkeyakinan ia akan tetap menjadi dirinya sendiri.

    [Reply]

  18. April 12th, 2011 at 08:33 | #18

    saya ga mengharapkan apa-apa kok Pak,, murni cuma ikut menikmati sensasi anti biasa disini :)
    sukses dan terkenal, punya jalannya sendiri-sendiri..

    [Reply]

  19. Ikkyu_san
    April 12th, 2011 at 10:40 | #19

    aku ingin suatu kali pak Mars membandingkan:

    “EM dan eM”

    gitu hihihi

    EM

    [Reply]

  20. boyin
    April 12th, 2011 at 10:44 | #20

    oala pak mars…setelah lama tak berkunjung, tetap anti biasa…heee…salut…

    [Reply]

  21. April 12th, 2011 at 11:30 | #21

    anti biasa yang luar biasa.
    Tq pak pencerahannya

    [Reply]

  22. April 12th, 2011 at 11:50 | #22

    Kalau ibu kartini memperjuangkan emansipasi wanita, tetap Briptu Norman memperjuangkan untuk tetap menjadi seorang pahlawan pembela masyarakat (salut untuk ke dua tokoh perjuangan tersebut).

    [Reply]

  23. jenal
    April 12th, 2011 at 11:51 | #23

    emang benar salut buat briptu norman…..

    [Reply]

  24. April 12th, 2011 at 13:11 | #24

    Emansipasi yang kontradiksi :)

    [Reply]

  25. April 12th, 2011 at 14:35 | #25

    Pas baca judulnya, kirain Ibu Kartini ada hubungan famili sama Briptu Norman. :)

    Pak Mars anti biasa yah? Berarti Pak Mars ruarrr biasa dong…
    Salam Kenal, Pak.

    [Reply]

  26. lozz akbar
    April 12th, 2011 at 14:56 | #26

    yang penting dijalani dengan ikhlas ya Pak Mars… hasil urusan mburi…

    [Reply]

  27. April 12th, 2011 at 15:32 | #27

    Membandingkan sesuatu yg tidak setara? Ehm… sulit sekali tentu saja. Dan seringkali tidak patut. Hehehe…

    Salam hangat, Pak Mars.

    [Reply]

  28. akhnayzz
    April 12th, 2011 at 16:28 | #28

    memang terkadang kita melihat dari apa yang kita hasilkan dari yang kita lakukan,,
    tapi itu semuanya akan lebih bermakna apabila kita melakukan sesuatu hal yang terbaik dari yang paling baik,, nantinya orang lain yang akan menilai dari apa-apa yang kita kerjakan…
    saya tunggu artrikel yang selanjutnya yang tidak luar biasnya dari ini..
    KEREN+PATEN—->>>
    Salam BLOGGER Indonesiaaa

    [Reply]

  29. April 12th, 2011 at 16:33 | #29

    hahahha…ngakak baca yang ini : video Briptu Norman yang direkam dengan properti ala kadarnya lebih diminati ketimbang video klipnya Pak Presiden yang dipersiapkan matang.

    bener banget……dari awal dia ngga pernah berniat untuk menjadi terkenal…..niatnya dari awal adalah untuk menghibur temannya yg sedang ada masalah keluarga……karena niatnya tulus, akhirnya mendatangkan berkah……aku juga senang lihat videonya…asli gak jaim heheheh……..

    [Reply]

  30. April 12th, 2011 at 19:51 | #30

    Ibu kartini datang dan mampir lagi disini… hahahahhaha

    piye kabare pak guru.

    [Reply]

  31. April 12th, 2011 at 20:24 | #31

    Tapi tetep lebih ganteng Briptu Norman

    [Reply]

  32. Wandi Sukoharjo
    April 12th, 2011 at 20:52 | #32

    Siapa pun pasti juga kesulitan mencari benang merahnya, kecuwali pak Mars. Pak Mars memang anti biasa.

    [Reply]

  33. Erdien CSS
    April 13th, 2011 at 03:39 | #33

    Subhanallah…
    Tuhan memang seringkali tak terduga memberikan jalan kesuksesan buat hamba-Nya :)

    [Reply]

  34. April 13th, 2011 at 05:04 | #34

    Jangan-jangan Ibunya Pak Norman ini namanya Kartini juga… :)

    [Reply]

  35. April 13th, 2011 at 07:57 | #35

    saya pertamanya seneng banget dengan berita briptu norman…tapi sekarang jadi eneg pak, over exposed banget….beruntunglah dia…kalu sudah rezeki itu emang ga lari kemana-mana yah…hehehe

    [Reply]

  36. April 13th, 2011 at 08:43 | #36

    termasuk urusan ngeblog, dari hati..

    [Reply]

  37. Komodo Island Is The NEW 7 Wonders Of The World
    April 13th, 2011 at 09:33 | #37

    kirain briptu norman itu ada keturunan darah dari ibu kartini :D hehehe….

    [Reply]

  38. TuSuda
    April 13th, 2011 at 11:49 | #38

    ya pakde..ada pelajaran berharga tentang bagaimana makna kesungguhan, kesenangan dan ketulusan dalam berkarya sesuai panggilan hati nurani.
    SALAM hangat dari Kendari. 8)

    [Reply]

  39. April 13th, 2011 at 12:15 | #39

    saya suka benangnya, mas. merah banget ternyata.
    dan saya setuju bahwa segala sesuatu yang dilakukan dengan tulus dan murni dari panggilan hati akan berbuah semanis shahruk khan. *halah*

    [Reply]

  40. April 13th, 2011 at 14:46 | #40

    Waah….hebat pak mars bisa menarik benang merah dari 2 sosok itu..

    [Reply]

  41. April 13th, 2011 at 21:42 | #41

    ahh nyasar juga norman disini hehehe

    [Reply]

  42. April 14th, 2011 at 10:11 | #42

    mungkin kalau hidup sejaman yang ada malah briptu norman jadi pengawal pribadinya Ibu Kartini yang istri bupati :D

    [Reply]

  43. Komunitas Blogger Indonesia
    April 14th, 2011 at 17:09 | #43

    Sejauh yang saya tahu, jika kita berniat menanam kebaikandan melakukannya, maka kita akan menuai hasil yang baik juga.
    Tapi, kalau kita berniat melakukan kejahatan, dan kita tidak sungguh2 melakukannya terkadang kita juga menuai kejahatan juga.

    [Reply]

  44. April 14th, 2011 at 17:23 | #44

    briptu Norman itu menjadi terkenal, krn memang suratan nasibnya ya Pak Guru :)
    salam

    [Reply]

  45. April 14th, 2011 at 22:17 | #45

    Yang jelas Norman bukan anaknya Kartini, karena Kartini itu IBU KITA

    [Reply]

  46. April 15th, 2011 at 01:47 | #46

    Memang, sesuatu yang dibuat tanpa dibuat-buat (original) pasti akan lebih disukai.

    [Reply]

  47. mahkota dewa
    April 18th, 2011 at 09:52 | #47

    Dimana-mana kok ngomongin briptu norman, sampai bosen dengernya. Ya di tv, radio apalagi internet, briptu norman lagi briptu norman lagi

    [Reply]

  48. May 27th, 2011 at 11:30 | #48

    bagus,

    postingan yang menarik,

    good job! :)

    [Reply]

  49. Lapak Agan
    September 20th, 2011 at 17:05 | #49

    Mas..update..Briptu Norman mau mengundurkan diri dari kepolisian..;D

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~