Home > Umum > Ikatan Sambal

Ikatan Sambal

Sambal itu enak bukan karena garamnya, bukan karena terasinya dan bukan pula karena cabainya, tapi karena ikatan antara semua unsur pembentuknya.

Ketika sudah menjadi sambal, garam tak lagi bisa memisahkan diri, cabai tak bisa bertindak arogan memaksa terasi untuk meletakkan jabatan demi fokus menghadapi tuntutan. Mereka disatukan dalam satu ikatan, Ikatan Sambal namanya.

Ketika sambal tanpa terasi, maka ia akan kehilangan jati diri. Ketika garam memutuskan mundur, maka rasa sambal akan hancur lebur. Dan ketika sambal ditinggalkan cabai, maka dia akan lebay. Sambal adalah koalisi antara garam, cabai dan terasi.

Saya bukan pengamat politik, bukan anti Pak SBY dan bukan pula pendukungnya Pak Anas.
Saya adalah orang yang suka sambal terasi.

~ Grazie ~
Categories: Umum
  1. March 5th, 2013 at 03:55 | #1

    sama pak Mars..saya juga penggemar sambal..makan gak pake sambal rasanya aneh.. πŸ˜€


    Untuk penambah nafsu makan ya Mbak.
    Paling enak itu kalau selesai makan masih berasa pedesnya

    [Reply]

  2. March 5th, 2013 at 09:53 | #2

    Hehehe…ini baru mantabs, sejak berhenti ngroko 3 thn y.l. aku malah skrg tambah suka sambel pak, ciyuss lohh pak hehehe…#makin keliatan yg hanya suka njilat sama tukang njeplak yg penting jadi anggota dewan hahaha


    Pertemanan Politikus nggak ada yg abadi…

    [Reply]

  3. iwan
    March 5th, 2013 at 10:33 | #3

    Biarkan politikus saling bergesekan, yang penting rujak harus pakai sambal … [ngiler]


    Tapi kalau politikus bergesekan, rakyat akan merugi karena mereka sibuk sendiri2 Mbak

    [Reply]

  4. March 5th, 2013 at 11:04 | #4

    ya itulah pak, soal rasa memang tidak pernah bohong..
    kalau ada satu saja yang dominan, wah bisa ngga enak sama sekali..


    Makanya Pak SBY nggak boleh terlalu dominan ya Mbak πŸ˜€

    [Reply]

  5. March 5th, 2013 at 11:37 | #5

    sambal politik ?


    Kayaknya iya Mas

    [Reply]

  6. Mas Andank
    March 5th, 2013 at 11:54 | #6

    kayanya politik kurang terasi pak Mars jadi kurang besara πŸ˜€


    Pak SBY ngurangi bahannya…

    [Reply]

  7. March 5th, 2013 at 12:31 | #7

    mau jualan sambel pak?


    Hahahahaha
    Mana laku πŸ˜€

    [Reply]

  8. March 5th, 2013 at 12:36 | #8

    saya juga suuukaaaaa banget sambal terasi Pak…
    hehhee kita sama yaa


    Apalagi kalau trasinya trasi Juwana Mbak πŸ˜€

    [Reply]

  9. March 5th, 2013 at 13:04 | #9

    semua akan menjadi bagus jika saling bersinergi


    Bagus buat Partai, bagus buat negara

    [Reply]

  10. Kucing Dolby
    March 5th, 2013 at 13:23 | #10

    postingannya bagus mba,salam kenal yah πŸ™‚


    Salam kenal juga Mas

    [Reply]

  11. March 5th, 2013 at 14:04 | #11

    bahkan kekuatan dan daya tarik rumah makan tergantung kekuatan sambalnya pak


    Opomaneh nek Warung Lamongan Mas…
    Hanya warung tertentu yg sambelnya Mak Nyus

    [Reply]

  12. March 5th, 2013 at 16:21 | #12

    Jadi inilah intinya dari sambal terasi suatu kesatuan unsur yang saling terkait membentuk rasa terasi.Wenak tenan itu wanginya sambal terasi πŸ™‚


    Itulah uniknya terasi Mas…
    Baunya menyengat tapi disukai…

    [Reply]

  13. March 5th, 2013 at 18:32 | #13

    Sebagai pecinta sambal, sambal melengkapi masakan yang diikutinya πŸ™‚
    Tapi jangan banyak2 makan sambal #pesanayah
    He he.


    Tapi orang Sunda paling tahan pedas Mas…

    [Reply]

  14. March 5th, 2013 at 19:45 | #14

    ikatan sambel itu seperti musik ya PakMars, padu padan aneka bunyi, menbentuk harmonisasi yg enak ditelinga


    Iya Bu…
    Dan uniknya, meski berbahan sama tapi kalau dibikin oleh orang yang beda, rasanya akan beda juga

    [Reply]

  15. March 5th, 2013 at 21:36 | #15

    ayu juga suka sambal lho pak..walaupun kata temen, cemen..soalnya sambal tempe..hehehe


    Sambel Tempe, Sambel terong dan sambel penyet2an saya juga suka Mbak

    [Reply]

  16. Erwin
    March 6th, 2013 at 06:42 | #16

    Sambal trasi, sambal tomat, sambal pecel saya suka pak. πŸ˜€
    (siapa yg tanya ya) hihihi..


    Saya juga suka sambal2an, apapun jenisnya Mbak

    [Reply]

  17. Avianime
    March 6th, 2013 at 10:10 | #17

    sambal goreng, sambal ban, sambal jepit heheee


    Sambal Geledek… πŸ˜€

    [Reply]

  18. March 6th, 2013 at 10:43 | #18

    wah, saya suka sambal tapi tanpa terasi karena kulit saya bakalan bentol2 kalau si terasi ikutan bergabung. Berarti jelas nih, sambal saya tanpa jati diri karena si terasi mengundurkan diri ;(


    Padahal bagian enaknya itu ya karena ada trasinya itu Mbak

    [Reply]

  19. March 6th, 2013 at 10:52 | #19

    Kalau dicampur pedas dan nikmat, Pakdhe. Kalau sendiri-sendiri ya mana ada yang mau disantap..


    Kalau sendiri2 namanya lalap ya Mas πŸ˜€

    [Reply]

  20. March 6th, 2013 at 12:04 | #20

    Paling enak sambal terasi dimakan pakai nasi
    Sedap rasanya dengan ikan asin dan mentimun
    Ini memang jamannya korupsi dan gratifikasi
    Membayangkan jumlahnya membuat aku melamun

    (iki ki ngopo to yo? abaikan saja, Om :mrgreen: )


    Sambal memang enak dipakai apa saja, termasuk buat parikan πŸ˜€

    [Reply]

  21. March 6th, 2013 at 15:02 | #21

    kita sejalan mas sama2 suka sambal terasi. saya sendiri meski udah monger2 (jawa) makan sambal msh aja nambah sambal… πŸ˜€


    Makin monger2 justru makin semangat…

    [Reply]

  22. julie
    March 6th, 2013 at 15:17 | #22

    kalo saya lebih suka ayam gorengnya daripada sambal pakdhe
    #antimainstream :p


    Kalau saya suka dua2nya Mbak…
    (mainstreem) πŸ˜€

    [Reply]

  23. March 6th, 2013 at 16:11 | #23

    Hahaha, bs aja ikatan sambal…
    Tambah lagi komponennya.. keringet dr yg ngulek.. buktinya sambel yang diblender rasanya kurang asik. πŸ˜‰


    Nek kecampuran kringetnya yg nguleg bakalan tambah “zadaf…”

    [Reply]

  24. March 6th, 2013 at 22:12 | #24

    beda lagi kalo sambel korek. Sambel korek kalo ada koreknya, malah semakin membahayakan. Kehadiran korek justru sangat dihindari. Sambel korek bukan contoh ikatan yang bagus. Jangan ditiru. Haha..


    Sambel korek itu sambel bawang ya…
    Cocoknya pakai lombok galak

    [Reply]

  25. March 7th, 2013 at 07:50 | #25

    Saya juga sambal trasi.
    Kelemahan resto seafood adalah tak adanya sambal trasi
    Makanya saya lebih senang makan lalapan plus sambal trasi
    Salam hangat dari Surabaya


    Kalau di restoran besar sambelnya kurang mantep Dhe

    [Reply]

  26. March 7th, 2013 at 12:13 | #26

    harus saling mendukung agar rasanya pas dilidah ya pak


    Sementara baru sampai Semarang dulu Dhe…Saling melengkapi ya Mbak

    [Reply]

  27. March 8th, 2013 at 03:55 | #27

    Sambal teri juga mantab Pak.

    Wah, jadi kangen Ibu di sulawesi Pak..


    Sambel diteri Mas πŸ˜€

    [Reply]

  28. March 8th, 2013 at 08:27 | #28

    sayangnya saya gak tetlalu suka sambal


    Sukanya gudeg ya Mas πŸ˜€

    [Reply]

  29. March 8th, 2013 at 12:41 | #29

    saya suka sambel jugaaaaaa…..tapi gak suka politik, terlalu pedas beritanya. πŸ™‚


    Saya juga nggak suka politik2an itu

    [Reply]

  30. March 8th, 2013 at 12:55 | #30

    apapun lauknya, sambal terasi jodohnya…
    xixiiii


    Biar tambah semangat ya Mbak

    [Reply]

  31. March 8th, 2013 at 17:06 | #31

    Bahkan tempe ‘bosok’pun kalau kecemplung sambal menambah sedap, jadilah sambal tumpang. Kearifan sambal tidak membabar aib aura bosok namun meraciknya jadi bumbu sedap.


    Bahkan kadang sengaja dibosokkan ya Bu…
    Sambel tempe bosok bikin nambah nafsu makan

    [Reply]

  32. March 8th, 2013 at 23:40 | #32

    Pak Mars ini sungguh peneliti yang banyak memiliki penemuan baru.. Ikatan Sambal! Saya tak pernah terpikir sebelumnya. Seandainya sebuah orgnisasi ikatannya bisa selevel dengan ikatan sambal,tak ada lagi individu yang merasa dirinya lebih jago,lebih berjasa atau lebih berguna dari individu yang lainnya di dalam team..


    Bukan meneliti tapi cuma merangkai2 biar nyambung dengan dinamika politik yg lagi berkembang Mbak πŸ˜€

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~