Jangan Sentuh Aku !

Jangan Sentuh Aku !
Sebuah kalimat larangan yang harus kita hargai, karena menyentuh yang bukan haknya adalah dosa. Masih banyak yang lain yang bisa kita sentuh dan memang sah untuk disentuh. Yang aneh adalah ketika sesuatu itu dilarang justru malah banyak yang pengin megang.

Lalu bagaimana dengan disini?. Knapa Kau Sentuh Juga?
Kalau disini sich bebas merdeka. Tulisan saya bebas dilihat, dibaca dan disentuh!. Mau?

read more

34 thoughts on “Jangan Sentuh Aku !

  1. Waaaa, nek disentuh ilaaanggg…
    Pasti karena bukan mukhrim ya, Pak’e 😛


    Belum waktunya

    [Reply]

  2. Jangan sentuh aku.
    Itu adalah suatu prinsip dan hukum dari sang maha pencipta. Jika yang di maksud adalah wanita yang bukan muhrimnya atau wanita yang bukan istrinya. Karena menyentuhnya adalah dosa.

    Kalau blog-nya sudah saya sentuh dan saya raba-raba, cuma kok belum ada respon ya?? Apa nggak ada rasa wkwkwk.
    Salam hangat dari hp yitno


    Ngilang kan termasuk respon

    [Reply]

  3. kok ga isa klik read more nya Pak?


    Kan saya gak bilang kalau bisa di klick 😀

    [Reply]

    Imelda Reply:

    jangan diklik atau dikitik-kitik, DISENTUH!


    Ni nggak nyimak

    [Reply]

  4. Keren! Nah ajarin yang ini!!!! hihihi (ssst les privat juga boleh deh pak eM 😀 )


    Kodenya segera saya kirim… 😀

    [Reply]

  5. huaaa pak mars, itu tulisan read morenya gak bisa diklik, ya iyalah soalnya kesentuh jadi hilang 🙂
    pak saya mohon ijin copas html yang sudah diajarkan disini dan saya sudah praktekkan di kolom khusus yang akan saya buat ya


    Silakan Mbak, dengan senang hati…
    Selamat mencoba

    [Reply]

  6. wah suhunya html back in life nih….mantep tenan pak


    Mas Indra yang jarang keliatan…
    Semoga sehat sejahtera bersama keluarga

    [Reply]

  7. Lho, lha kalau saya nggak sengaja nyentuh gitu, piye Pak Dhe?


    Itu bukan kata2 saya kok Bli 😀

    [Reply]

    budiastawa Reply:

    Sayangnya trik ini gak bisa dicoba di WP.com. DHTML dan Javascript dilarang di WP.com 🙁


    Mungkin besok2 akan bisa.
    Disitulah kalahnya WP.Com dibanding Blogspot

    [Reply]

  8. Astaghfirulloh, saya terlanjur menyentuhnya, Pak. Bagaimana ini, apa sebaiknya dilanjutkan atau bagaimana? Saya rasa, untuk menebus rasa bersalah saya, Pak Mars harus menurunkan ilmunya. Hehehe….ditunggu penjelasan lengkapnya, bagaimana membuat postingan ‘centil’ seperti ini, Pak. Matur nuwun sebelumnya.


    Kalau disini kan bebas merdeka untuk nyentuh2 Bi…
    Kode akan saya posting tersendiri, ditunggu saja

    [Reply]

  9. untunglah ada notes masih bebas di-sentuh..walau ada warning “kenapa kau sentuh juga”….sungguh posting yang menghadirkan senyum dan menggembirakan hati pengunjung 🙂


    Makasih kunjungannya

    [Reply]

  10. di sentuh hilang, namanya bukan layar sentuh nih pak


    Apa layar sentuh itu kalo disentuh ilang Pak? 😀

    [Reply]

  11. maap Pak Mars …
    daku tak sengaja menyentuhnya …
    maapkan lah ….

    aaaahhhh keren bener ini triknya …
    hahaha

    salam saya Pak Mars


    Dimaafkan Om
    Karena saya juga telah menyentuhnya

    [Reply]

  12. belum mukhrim dilarang nyentuh, kalau udah sah tancap abiisss….
    hehehe pasti pakai teknik :hover nih… background dirubah saat mouse nyasar kesitu… hehehe… kreatif lah 🙂


    Harus kreatif Mas, biar rame

    [Reply]

  13. Pak Mars, pelajaran ini masih satu margakah dengan Jeng Mimosa si puteri malu yang tidak mau disentuh? Salam


    Putri malu bahasa latinnya apa ya Mbak?

    [Reply]

  14. Saya jadi penasaran, akhirnya tak sentuh are kotak warna hijau tua… tiba” keluar foto mister yg sedang berpose diatas pegunungan. Sebuah foto yang manis Mister.. :))


    Om Khay kelewat boong…
    Salam dari Kendal buat keluarga

    [Reply]

  15. ini kodenya pake :hover ya pakde, background dan warna tulisan berubah secara bersamaan gitu apa gimana, mbok saya diajarin.


    Pakai onmouseover Mas…
    Kapan2 akan saya share disini

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *