Jati Diri

Banyak ahli yang menjelaskan makna Jati Diri. Karena saya bukan ahli, maka saya bisa mengatakan bahwa Jati Diri itu sejatinya nggak ada karena selalu berubah seiring jalannya waktu. Jadi Jati Diri itu nggak hilang tapi berjalan dan susah kembali.

Saya selalu tersenyum dan pasti pakai sinis tiap kali baca atau dengar statemen tentang Jati Diri, apalagi kalau sudah sampai ke Jati Diri Bangsa. Kalau ada yang mengatakan kita ini bangsa yang ramah, santun dan suka tolong menolong rasanya kok seperti memuji diri sendiri.

Malah mirip semboyan atau slogan iklan yang mengklaim produknya tak ada duanya, paling murah, terang terus dll. Yang namanya slogan itu biasanya belum terwujud dan masih diawang2. Lihat aja semboyan sebuah kota yang mengklaim bersih, aman dan indah. Benarkah sudah bersih dan aman?.

Bangsa itu ratusan juta orang, bersuku2 dan beraneka budaya. Jati dirinya nggak cukup dituangkan dalam satu atau dua kata. Ramah?. Siapa yang ramah?. Apakah pejabat kita ramah?. Memang ada. Pak SBY misalnya. Apalagi saat kampanye beliau ramah sekali. Sekarang sich sering cemberutnya.

Suka tolong menolong?. Yang ini juga sama, rata2 orang masih milih2 kalau mau nolong. Gayus juga tolong menolong. Dia menolong aparat dengan uangnya dan aparat menolong Gayus dengan memberi ijin jalan2.

Ini adalah pendapat saya, orang lain tak harus sependapat dan bebas mempolemikkan. Saya sedang pengin nulis yang sedikit kontradiktif.

Tulisan ini nggak ada hikmahnya sama sekali, makanya ya nggak diikutkan kontes apapun. Yang untuk kontes lagi dibikin, sedang dalam taraf permak sana permak sini.

37 thoughts on “Jati Diri

  1. Nggak jadi yang Pertamaxx deh!!!
    Jadi yang ke duax juga nggak papa!!!


    Oke… 😀

    [Reply]

  2. Apakah Denuzz mendapat posisi PERTAMAX di sini?… 😀 *harap-harap cemas*
    Pokoke, jati diri tidak bisa digeneralisasikan, jati dirri pasti berbeda tiap individu… Kira-kira seperti itu ya, Pak?

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…


    Pertamax apa enggak ya 😀

    [Reply]

    Denuzz BURUNG HANTU Reply:

    Ah, ternyata bukan PERTAMAX 🙁

    [Reply]

  3. makna jadi diri bisa bersayap jika di lihat dari sudut yang berbeda…memang betul pak guru..dengan berbagai keragaman yang ada,slogan jati diri hanya menjadi ungkapan klise dan ucapan seremonial para pejabat…
    tak perlu koar-koar dan gembar-gembor ke seluruh rakyat tentang pentingnya jati diri bangsa,benahin dulu perilaku tukang gembar-gembor jati diri yang notabene biasa di lakukan oleh bupati..camat..gubernur..presiden dan para pesuruhnya[kalau nggak mau di sebut ajudan]…
    terlalu banyak berkutat dengan formalitas,akhirya mereka menjadi diktat yang berjalan..teori doang setebal 7 meter..giliran praktek malah seperti menjadi lomba “goblok”…


    Jati diri itu dinamis ya Mas…
    Berjalan dan berubah.
    Nggak mungkin ajeg.
    Kalau ajeg, berarti yang kurang baik akan tetep kurang baik, nggak ada perbaikan

    [Reply]

  4. jati diri? sodaranya pohon jati ya pak?
    maklumlah negara kita sedang puber dan tidak tahu identitasnya sendiri 😀

    EM


    Menurut saya sich, jati diri itu dinamis, berubah kearah baik.
    Tidak mandeg…

    [Reply]

  5. “Kalau ada yang mengatakan kita ini bangsa yang ramah, santun dan suka tolong menolong rasanya kok seperti memuji diri sendiri. ”
    Berarti jati diri kita memang SUKA MEMUJI DIRI SENDIRI


    Xixixi…
    Itu kan menurut saya Pak… 😀

    [Reply]

  6. masih banyak orang termasuk saya yg masih mencari jati diri yg say sendiripu ga tau gimana bentuknya


    Iya Mas…
    Kalau bentuknya saja nggak tau, gimana nyarinya?

    [Reply]

  7. Saya masih mencari jati diri pakde


    Saya sich ngalir aja Bli…
    Yang sekarang ada itulah jatidiri…

    [Reply]

  8. Memangnya mau ngikutan kontes apalagi pak? Bukannya kamarin sudah juwara XV? 😆


    Kontes sing anyar Mas…

    [Reply]

  9. Jati diri ??? Hem….,ternyata gak kalah membingungkan juga ya dengan permasalahan harga lombok yang kian melambung saat ini, **loh kok malah sampe bahasan lombok 😀

    tapi kalo pohon jati saya tahu pak, dan gak erlu dibingungin,
    **Halah, malah semakin gak nyambung nih,


    Xixixi… 😀

    [Reply]

  10. Hmm… rasa rasanya dalam Islam juga tidak dikenal adanya Jati diri, namun yang ada adalah menjadi insan yang selalu lebih baik daripada hari kemarin,,, ^^

    Salam kenal mas dan salam semangat selalu


    Setuju Mas…
    Termasuk jati diri.
    Jati diri yang sekarang harusnya lebih baik dari yang kemarin…
    Salam

    [Reply]

  11. Kalau mendengan kata jati diri, ingatan saya langsung tertuju pada stadion


    nJatingaleh…

    [Reply]

  12. Jati diri bangsa? yang pasti bangsa kita tidak konsisten, lain di bibir lain yang dilakukan… aneh emang… wkakakakakaka….

    ditunggu tulisannya mas… yang lagi di permak itu… *levis kali permak!


    Yang untuk kontes masih dikarantina Mas…

    [Reply]

  13. hehehe 😀 agak2 nyindir.. wkwkw
    wah kalo pakde ikutan kontes menang nih hihi


    Yang ini bukan untuk kontes Mas…
    Kalau yang untuk kontes kan harus yang mencerahkan, bukan yang provokatif… 😀
    Makasih

    [Reply]

  14. makanya saya waktu itu menulis perjalanan menemukan jati diri.. ya itu… jati diri itu apa… masih panjang perjalanannya…. makanya gak harus sependapat dengan saya….

    OKE buanget deh tulisan yang kontradiktif dan produktif..:D


    Pengertian Jati diri itu apa juga masih ngambang Mbak…

    [Reply]

  15. saya juga gak ikutan kontes kok pak…. biar ga ada yang dipermak sana sini 😀


    Kalau juri boleh ikut nanti jeruk minum jeruk dong… 😀

    [Reply]

  16. Saya sedang mencari jati diri, mencari apa membentuk yah?kalau yang dibentuk kan citra diri, terus PakDhe Om tahu nggak apa bedanya jati diri ama citra diri?

    aiiih…Hani penasaran nie, jadi nggak bisa mikir 😀

    [Reply]

  17. jati diri berasal dari 2 kata, jati dan diri. jati adalah kayu yang terkenal kuat dan mahal harganya, apalagi yang sudah tua. sedangkan diri adalah sifat, watak, fisik atau apapun tentang kita.
    jadi, jati diri adalah sifat dan watak yang melekat kuat pada diri kita, sehingga kita dapat dibedakan dari orang lain….
    kayaknya itu deh *asal*.. 😆


    Otak atik gatuk…
    kayu jati yang Seorang Diri… 😀

    [Reply]

  18. iya saya setuju karena kata sendiri kita bangsa yang ramah,santun dan tolong menolong tapi ternyata kejahatan tetap saja ada padahal bangsa ini ramah,santun dan tolong menolong


    Malah aman di luar negeri yang nggak terlalu memasalahkan jati diri dan nggak punya Pancasila Mas…

    [Reply]

  19. iya saya setuju krn jati diri itu berubah -ubah setiap waktu ,buktinya dulu kt damai sekarang kt malah bermusuhan


    Jati diri memang selalu berjalan dan berkembang mengikuti time line…

    [Reply]

  20. sekarang sih sudah agar reda soal jati diri, entar kalau ada kuis siapa dia, baru ada Model Mbabar Jati Diri.

    Salam hangat dari Surabaya


    Dulu pernah ada Kontes SEO Mencari Jati Diri Bangsa Dhe…
    Bukannya mencari Jati Diri beneran tapi cuman nembak keyword

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *