Home > Anti Biasa, Realita > Jual Beli

Jual Beli

April 18th, 2011 Leave a comment Go to comments

Saya jual, kalau berminat silakan dibeli. Kali ini saya tawarkan fakta, silakan dicerna, dikomentari, dipolemikkan, diperdebatkan atau diapakan juga terserah, dengan cara dan ungkapan apapun. Disini bebas mengemukakan pendapat dan bebas tak berpendapat

Ini tentang Ujian Nasional SMA. Satu ruang maksimal diisi 20 peserta dan dijaga 2 orang pengawas. Apabila muridnya ada 41 orang, mbaginya nggak boleh 20 – 11 – 10 tapi harus 20 – 20 – 1

Ada 5 macam soal berbeda yang diberi kode P12, P25, P39, P46 dan P54. Siswa mendapat soal secara acak dan berubah tiap ganti mata pelajaran. Bisa jadi Bahasa Inggris dapat kode P25 tapi Matematika dapat P54. Semua suka2 yang mbagi soal

Apabila ada siswa yang sudah mengerjakan setengah jalan dan baru menyadari kalau soalnya nggak lengkap misalnya ada halaman yang cetakannya nggak jelas atau kurang, maka tidak bisa minta halaman yang kurang saja tapi harus ganti keseluruhan yang kodenya P91

Apa yang saya sampaikan ini berlaku secara nasional yang diatur dalam Prosedur Operasional Standar dan nggak bisa ditawar. Pokoknya harus begitu. Ditempat lain kode soalnya beda lagi, tapi polanya masih sama. Intinya ada 5 soal berbeda dan cadangannya beda lagi

~ Grazie ~
Categories: Anti Biasa, Realita
  1. Erwin
    April 18th, 2011 at 22:45 | #1

    melu nyimak wae, aku ora mudeng. :mrgreen:

    selamat malam pak Mars…


    Mari disimak…
    Malam Mas… 😀

    [Reply]

    adetruna Reply:

    mbak jangan panggil erwin mas, gitu loh pak guru 🙂


    Lho, saya salah to?

    [Reply]

    Erwin Reply:

    waduuuhh…. ada yg buka kartu lagi. 😆


    Dudu aku lho Mas 😆

    [Reply]

  2. andi sakab
    April 18th, 2011 at 22:48 | #2

    kok puyeng juga ya? kacau banget kalo begituh 😀 tapi itu masalah satu kelas 20 bikin ngakak :mrgreen:


    Semua puyeng Mas…

    [Reply]

  3. niQue
    April 18th, 2011 at 23:25 | #3

    maraki mumet Pak 🙁

    yang jelas kesian aja tuh klo sampe ada siswa yang udah setengah jalan terus kudu ganti soal lagi padahal mungkin cuma salah cetak ckckckck …
    iki sing mbikin aturan 1/2 waras kali ya? *ngomel3 mode on*


    Iya Mbak…
    Marakke mumet !

    [Reply]

  4. April 18th, 2011 at 23:29 | #4

    (Maaf) izin mengamankan KETIGAX dulu. Boleh, kan?!
    Ngono kwi pengawase ora puyeng mbagi soale, Pak?


    Yo ora Mas…
    Kan mbagine sak-sake, asal disebar 😀
    Malah gampang

    [Reply]

  5. riez
    April 19th, 2011 at 00:23 | #5

    Sistem’e makin rumit…yang selalu saya pikirkan haruskah ujian nasional yg hanya beberapa hari menentukan hasil belajar 3thun?


    Kalau sekarang nggak terlalu menentukan Mas

    [Reply]

  6. April 19th, 2011 at 00:26 | #6

    He he he aturan yang bikin ketawa tapi fakta …
    Diknas – diknas .. isinya prof dok tapi kok lucu …


    Aturannya aneh dan lucu

    [Reply]

  7. April 19th, 2011 at 00:28 | #7

    wah, mumet ya hehe
    blogwalking mas 🙂


    Iya Mas, mumet

    [Reply]

  8. April 19th, 2011 at 00:59 | #8

    Pak Mars, kabarnya ada info dari provinsi yang mengatakan bahwa selama ujian sang anak pada tiap mapelnya dapat paket yang sama. Benar nggak sih?


    Kalau tiap anak dapat kode ajeg kan namanya nggak acak Pak, tapi dikondisikan.
    Jadi pembagiannya bener2 acak…

    [Reply]

  9. April 19th, 2011 at 02:49 | #9

    Semoga UAN bukan menjadi area bisnis yah pak 🙂


    Kalau nggak bisnis lalu apa Mbak? 😀

    [Reply]

  10. Ikkyu_san
    April 19th, 2011 at 04:37 | #10

    Bukannya sebelum ujian seharusnya sudah diperiksa dulu soal-soalnya bahwa lengkap halaman dan nomornya? Kasian dong kalau harus ganti dgn P91…. hmmm sistemnya gimana tuh

    EM


    Sosialisasi dan simulasi sudah dilakukan berkali2, tapi dari ribuan anak pasti ada yg teledor Bu 😀

    [Reply]

  11. April 19th, 2011 at 07:28 | #11

    iya tuh pak, anak2 kuwanti2 dulu periksa dengan betul kode nomor soal, cara menghitamkannya juga
    aduh ribet deh, ortu ikut tegang


    Semoga lulus semua Mbak 😀

    [Reply]

  12. Jidat
    April 19th, 2011 at 07:36 | #12

    Saya masieh ujian


    Mugo2 lulus Mas

    [Reply]

  13. budiastawa
    April 19th, 2011 at 07:38 | #13

    Makin hari kok aturan di negeri kita ini makin ribet aja to pak de? Ora ngerti aku 🙁


    Makin mantap Bli…

    [Reply]

  14. April 19th, 2011 at 07:38 | #14

    Wah kalau itu terjadi, kasihan sang siswa donk, coz letak soalnya kan ga sama, otomatis jawabannya beda. jadi harus mengulang dari awal untuk memastikan jawabannya sudah sesuai dengan soal yang baru.


    Iya Mas…
    Jan aturane nggilani

    [Reply]

  15. April 19th, 2011 at 07:50 | #15

    hehheehe.. kasus yang sama pak Mars….

    di Kelas 12 IPS, ada satu ruang hanya berisi 2 siswa, maka antara pengawas dan siswa 1 lawan 1

    saling menatap, saling memandang

    Ujian Nasional, tetep saya katakan tak usah dijadikan momok, persiapkan dirimu jauh-jauh hari, tinggikan prestasimu di sekolah, 40 – 60 itu sudah akan sangat membantu dengan prestasi di sekolah.

    yakinlah Juara 1, 2, 3 dan Ujian Nasional itu bukan penentu masa depan, selama ada kemauan maka, Sukses ada ditanganmu.

    Ga nyambungkan. SUlit untuk memperdebatkannya, karena TST itu tetap berlaku antara beban mental moral dan hati nurani.
    🙂

    sok tau saya 😀

    Nanya pak guru deh pendapatnya 🙂


    Ditempat saya anak XII IPA Mbak, ada 4 siswa yg dipisah

    [Reply]

  16. April 19th, 2011 at 09:27 | #16

    aturannya rumit banget, mungkin tujuan pertama aturan ini biar nda contek2an, padahal khan ada 2 pengawas juga ya, lha funsinya untuk apa…


    Semua berawal dari ketidakpercayaan Mas…
    Nggak percaya pengawas, nggak percaya siswa

    [Reply]

  17. April 19th, 2011 at 11:48 | #17

    Memang sulit pak ujian tahun ini. Saya saja panas-dingin, memikirkan ujian yang di laksanakan hari Senin besok. Untuk semuanya, saya minta doanya saja, terima kasih!!!


    Semoga sukses

    [Reply]

  18. April 19th, 2011 at 13:01 | #18

    Ya sudah, kalau begitu aturannya, yang penting boleh mencontek dan berdiskusi.. 😀


    Wah kalau yang itu saya nggak tau Pak 😀

    [Reply]

  19. April 19th, 2011 at 13:14 | #19

    Satu kata …

    RIBET !!!

    Salam saya …

    Mudah-mudahan mereka mempunyai alasan yang tepat dan masuk akal mengapa menetapkan Prosedur seperti ini …

    Salam saya Pak Mars


    Bener Om…
    Ribet karena dibikin ribet

    [Reply]

  20. April 19th, 2011 at 15:12 | #20

    sama pak, siswa saya juga ada sisa 1 orang dan akhirnya bsk diawasi 2 orang, ini pesertanya yg mana, 1 atau 2? Tapi kita berpositif ria sajalah, barangkalai mengingat semakin kuurang jujurnya peserta maupun penyelenggara UN sendiri. Kalau mereka pada jujur, soal 1 macam saja sdh cukup kok, kalau nggak jujur lg barangkali 1 ruang ada 20 paket (beda semua) :))


    Semoga anaknya tabah

    [Reply]

  21. julie
    April 19th, 2011 at 15:18 | #21

    kalo jaman saya sekolah dulu soalnya sama semua ya pakdhe om 😀


    Nilainya sama nggak Mbak 😀

    [Reply]

  22. April 19th, 2011 at 16:37 | #22

    yang jelas kasihan banget pak… ade sekolah sekarang


    Iya Om…
    Kasihan anak2

    [Reply]

  23. Wandi Sukoharjo
    April 19th, 2011 at 16:44 | #23

    Tempat saya, sisa 4 pak. Tapi kok dibolehkan sama kepala dan pengawasnya diatur 10 sama 14 ya?


    Nek SMA ra entuk Pak…

    [Reply]

  24. melly
    April 19th, 2011 at 16:58 | #24

    waduh.. tentang UN ya?
    gak ikutan ah..hehe


    Lho…
    Knapa nggak ikut Mbak?

    [Reply]

  25. April 19th, 2011 at 17:25 | #25

    wah teringat masa2 UN nich 🙂


    Ujian tak pernah selesai

    [Reply]

  26. April 19th, 2011 at 19:50 | #26

    Mampir malem ja pak, moga semua siswa yang lagi pada UN pada sukses semua..


    Makasih doanya Mas

    [Reply]

  27. April 19th, 2011 at 22:33 | #27

    ruwet banget pakdhe


    Ruwet Pol

    [Reply]

  28. April 20th, 2011 at 00:31 | #28

    Ujian..oh ujian… tapi gak apa2 koq mau dibagaimanakan juga, selagi anak didik semuanya siap pasti bisa mengerjakan dengan baik.. semoga saja demikian..
    **dananya gede kayaknya ya… 😀 😀 😀


    Dana Nasionalnya kayaknya emang besar Mas…

    [Reply]

  29. chocoVanilla
    April 20th, 2011 at 13:32 | #29

    Saya kasihan sama anak-anak itu, Pak. Perasaan dulu saya gak seribet itu deh 🙁
    Moga-moga anak-anak sabar dan gak stress yaa…


    Makin lama makin ribet Mbak

    [Reply]

  30. April 20th, 2011 at 15:11 | #30

    beuh…………kok riweh yaaaaakkk ! 🙁
    salam


    Riweh berat Bun… 😀

    [Reply]

  31. April 20th, 2011 at 20:56 | #31

    Persis seperti masalah di sekolah saya Pak Mars


    Pening Bang…
    Aturannya membabi buta

    [Reply]

  32. April 21st, 2011 at 08:47 | #32

    Saya pernah protes dengan teman yang bekerja di diknas, tapi dia cuma bisa mesem2 dan tidak kasih komentar apa2 pak. Ini yang mengaturnya pinter keblinger kali yah??


    Makanya saya juga nggak berpendapat Mas, karena akan percuma.
    Keputusan sudah dibuat dari atas

    [Reply]

  33. April 21st, 2011 at 10:35 | #33

    sekilo berapa pak?


    10 ons

    [Reply]

  34. Maya Blackberry
    April 21st, 2011 at 14:59 | #34

    Terkadang SOP yang dibuat tidak sepenuhnya pas waktu di lapangan.
    Iya kan…?
    Thanks


    Iya Mas…
    Kalau sampai dibawah kadang malah ada yg mempersulit SOP yg sudah jelas

    [Reply]

  35. Agus Siswoyo
    April 22nd, 2011 at 21:25 | #35

    Haduh, kasihan murid sekarang. Mau pinter malah dipinterin. Jangan kaget kalau nanti dia balik balas dendam ke generasi berikutnya.


    Nah itu dia…
    Selama generasi tua yg pemikirannya aeng2, ruwetlah aturan dinegri ini

    [Reply]

  36. April 25th, 2011 at 11:14 | #36

    Beda sekarang beda dulu
    Dulu gak pake macem2 dan aman2 saja ya mas
    gak ada yg mbocori segala

    Semoga kedepan makin bagus kejujuran siapa saja

    Salam hangat dari Surabaya


    Semoga aturan makin praktis

    [Reply]

  37. April 30th, 2011 at 08:08 | #37

    wah,, klau generasi berikutnya,,mungkin beda” tu paketnya,..

    [Reply]

  38. May 27th, 2011 at 11:23 | #38

    bagus,

    postingan yang menarik,

    good job! 🙂

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~