Kalau SMK Bisa, SMA Bagaimana?

Pakar berkata : “SMK Bisa!!”. Kenyataan di lapangan bagaimana?
Berdasar pengamatan saya, lebih dari 95% guru SMK justru menyekolahkan anaknya di SMA, sementara guru SMA yang menyekolahkan anaknya di SMK nggak sampai 5%.

Ini fakta. Kalau kurang percaya bisa disurvei sendiri!. Pertanyaan besarnya adalah, knapa demikian?. Apakah SMA dianggap lebih baik atau SMK yang kurang baik atau pemikiran kita yang belum baik?. Buat yang baca tulisan ini dan kebetulan belum menyekolahkan anak, kita tunggu jawabannya nanti ketika waktunya tiba. Mau nyekolahkan di SMA atau di SMK.
Sebaiknya kita berbaik sangka saja. SMK Bisa !

Ini tidak sedang mempertentangkan, tapi hanya memperbandingkan antara slogan di lisan dan kenyataan di lapangan.

50 thoughts on “Kalau SMK Bisa, SMA Bagaimana?

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Saya belum ada yang disekolahkan, Pak…

    [Reply]

    Mars Reply:

    Ya bapaknya to… 😀

    [Reply]

  2. Yup…SMK juga kalo yang bagus sama kerennya kok…

    [Reply]

    Mars Reply:

    Tapi bisa kita lihat, sebagus apapun SMK, guru disitu mayoritas tetep nyekolahkan anaknya di SMA

    [Reply]

  3. nek menurutku mending SMA..
    kuwi mung akaL2ane pemerintah ben siswa sing ora bisa mLebu SMA ora patah hati…

    [Reply]

    Mars Reply:

    Nek iki aku setuju 100%

    [Reply]

  4. Relatif…Tidak semua sekolah yang sama jurusan atau titelnya sama kualitasnya.

    Kalau saya ya dilihat dulu lulusan yang dia didik tahun sebelumnya pak, produktif apa tidak, bagaimana lulusannya hidup di dunia baru,didunia kerja.

    Kecuali kalau memang mau lanjut kuliah, ya lebih baik ke sma

    [Reply]

  5. gak penting sekolahnya dimana, yang penting itu siswanya mau berjuang untuk jadi orang penting.

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kayaknya sekolahnya tetep penting Bun…

    [Reply]

  6. Wah…suatu pilihan yang sulit juga pakde,..kebetulan saya belum punya anak untuk masuk SMA / SMK, untuk memilih masuk terkadang orang tua tidak berani memaksa , tergantung kemauan si anak pilihnya SMA / SMK , karena pada dasarnya kebanyakan memilih SMA ya..jadi ikut teman, makanya para pakar mengkampanyekan untuk SMK bisa

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kampanyenya lama sekali… 😀

    [Reply]

  7. Adik-adik saya di Bali, alumni SMK (SMEA), sekarang mereka bisa berdikari, berwirausaha. Saya sangat salut dan bangga dengan kemandirian mereka, Semoga sukses selalu…

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kalau di Jawa kayaknya belum bisa seperti di daerah tertentu Mas…

    [Reply]

  8. jujur aja, saya sendiri masih berpikir kalau sma punya pilihan yang lebih luas untuk melanjutkan pendidikan. Pengalaman dulu sempat nyesel masuk stm .. eh smk ya. Soalnya giliran ingin melanjutkan, pilihan jurusan terbatasi. Tapi Alhamdulillah keterima juga di Semarang, meski dengan berpayah-payah hehehe ..
    Jadi barangkali kalau niatnya ingin melnajutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi ya harus dipikir masak-masak kalau mau masuk smk. Yes SMK Bisa!

    [Reply]

    Mars Reply:

    Bisa apa Mas? 😀

    [Reply]

  9. setuju mas… *saya juga lulusan SMK* hihihi… sekarang bisa ngeblog… gak nyambung ya..?!!!

    [Reply]

    Mars Reply:

    Saya juga setuju…

    [Reply]

  10. Karena kurang diminati maka di publikasikan pak,biar pada tau bila pemerintah mendukung smk.

    [Reply]

    Mars Reply:

    Setuju 100%

    [Reply]

  11. yang lebih baik menurut’q sih bagaimana tujuan kita selanjut’y, baru bisa menentukan yang terbaik

    oh ya salam kenal ya bos

    [Reply]

    Mars Reply:

    Salam kenal Mas…

    [Reply]

  12. semua nya bagus kok,, beberapa sepupu etha SMK n melanjutkan ke universitas …

    [Reply]

    Mars Reply:

    Kalau semua bagus kayaknya enggak…
    Yang jelek buanyak!!!

    [Reply]

  13. Pak, Mars. Itu survey dari mana yang hasilnya 95% dan 5%? Kita tahu SMK memang sedikit peminatnya, tapi menurut saya SMK justru mengajarkan siswa lebih awal ke spesialisasi pekerjaan.

    Saya sendiri lulusan SMK. Saya sangat bersyukur menjadi lulusan SMK. Gara-gara lewat SMK, saya bisa akuntansi sampai mendarah daging seperti sekarang ini, juga bisa mengetik dengan 10 jari buta. Bagaimanapun, SMK tetap bisa bersaing. 😀

    [Reply]

    er Reply:

    saya setuju………
    saya sndiri lulusan smk otomotif
    alhmdllh skrng sya bsa mengutak atik motor saya sndiri tanpa harus d bawa k bengkel…..

    [Reply]

  14. Survey nya apa perlu diulang ya pak.
    Kalau SMK BISA, mestinya SMA PASTI BISA dong. 😀

    [Reply]

  15. untuk melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi lebih baik sekolah di sma kalau mau langsung kerja lebih baik masuk smk. dulu katanya seperti itu, sekarang masih berlaku nggak ya?

    [Reply]

  16. mungkin pemerintah berpikir, karena SMK kurang diminati oleh siswa dan ortu, makanya perlu diiklankan .
    soal mau sukses atau gak nantinya, kembali pd siswa masing2.
    salam

    [Reply]

  17. Kalau masuk SMA mungkin pertimbangannya lebih banyk pilihan setelah lulus nanti, misalnya masuk akademi TNI harus SMA, waktu saya dulu STM masih bisa masuk hanya untuk AD dan Polri saja.

    yang masuk SK mungkin berharap segera dapat bekerja jika tak sanggup kuliah lagi.

    Anak saya sudah mbok2 semua mas, jadi gak mikir sekolah lagi.
    salam hangat dari surabaya

    [Reply]

  18. nek secara urutan mestine apik SMA dari pada SMK. soale A luwih apik tinimbang K
    A=apik
    K=Kurang
    (lmao)

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *