Kalimat Pembuka

Setelah judul, kekuatan sebuah tulisan juga dipengaruhi oleh kalimat pembuka yang merupakan pintu utama untuk masuk lebih dalam lagi ke isi tulisan. Jika kalimat pembuka sarat dengan muatan tema, maka untuk membuat kalimat lanjutannya akan menjadi mudah.

Kalimat pembuka tak mesti kata2 pertama yang keluar dari pikiran kita. Bisa jadi setelah menulis beberapa paragraf baru ketemu kalimat yang menurut kita menarik, yang bisa kita letakkan di awal tulisan sebagai kalimat pembuka.

Kalimat pembuka yang menarik bisa difungsikan sebagai umpan atau daya pikat bagi pembaca agar masuk lebih dalam lagi. Jika judul kita jadikan senjata pertama, maka kalimat pembuka adalah senjata berikutnya, sebagai cadangan manakala senjata pertama kurang mengena.

Mari kita mencoba bikin kalimat pembuka yang anti biasa, jangan hanya melulu diawali dengan “Pada suatu hari…”

36 thoughts on “Kalimat Pembuka

  1. kalimat pembuka postingan blog saya lahamdulillah tidak pake pada suatu hari… tapi tetap ada juga yang memakai keterangan waktu

    [Reply]

  2. Pakde…..saya suka…pembelajaran…pakde cocok menjadi Guru Jurnalis nich plus matematika heee, bener lo saya suka padat singkat dan jelas ….krennnnnnnnn

    [Reply]

  3. Entah membosankan, kurang tepat, salah, atau terlalu dipaksakan tetapi setiap postingan saya selalu saya usahakan diawali dengan kalimat yang mengandung unsur judul artikel.
    Ini mungkin terpengaruh oleh gaya wikipedia, lantaran sebelum ngeblog saya terlebih dulu sudah aktif menyunting artikel di wikipedia Indonesia dan Jawa.
    Btw, saya menyukai gaya seperti itu, entah pembaca suka atau tidak.
    Pak Mars gimana, suka atau bosan??

    [Reply]

  4. bisanya dimulai dengan Assalamualaikum…
    baru bacaan2 lain pak, ihiyyyyyyyyyyyy,,, 😛

    saya ingin membiasakan menggunakan kalimat pembuka “hello say”.. untuk komen disini pak..

    [Reply]

  5. kalimat pembuka di blogku, apa ya?
    kayaknya macem2 ,Pak Guru…………… 🙂
    ada yg ”pd zaman dahulu kala………” dan ada juga ” once upon time” juga ” apakah menurut anda?………….
    ikh, jadi malu…………… 😳
    ternyata udah gak musim ya Pak Guru? 🙂
    nanti aku belajar lagih deh disini, boleh khan? 🙂
    salam

    [Reply]

  6. Kalau punyaku malah nggak keruan kalimat pembukanya…
    kalau lagi sreg ya lumayan apik, kalau lagi mumet…wes sekenanya.

    Jujur Mas, seringkali menemui kesulitan membuat kalimat pembuka, kudu mikir lama 🙁

    [Reply]

  7. Hm..masih belum tahu apa, lupa karena postinganku mayoritas syair dan puisi heeee

    [Reply]

  8. kira2 kalau begini, gmn pak guru: “pembukaan acara di lapangan terbuka dibuka tokoh terkemuka…” 🙂

    [Reply]

  9. Pada suatu hari, saya membuka blognya pak mars karena aggregator saya memberitahukan ada postingan baru, tapi pada hari yang lain saya membukanya karena keinginan hati saya, kecuali dihari fakir bandwith, untuk membuka fesbuk saja ngeden, apalagi mau blog walking.

    [Reply]

  10. benr sekali pak, dengan kalimat pembukan yg ciamik akan mempengaruhi secara psikologis yg tadinya malas baca jadi pingin membaca / menulis 🙂

    [Reply]

  11. Yups..kalimat pembuka merupakan kunci untuk membuka aliran kata demi kata yang akan dirangkai menjadi suatu kalimat dan selanjutnya menjadi artikel. Salam Kenal!

    [Reply]

  12. Waktu SD, setiap mengarang pasti menggunakan kalimat pembuka seperti kalimat penutup posting ini pak… Pada suatu Hari… 😀

    [Reply]

  13. pagi pak de,,,,
    sebelum komment mau bilang,,
    Happy Friday,,,,
    Have a nice day,,
    SEMANGAT!!!!
    Keep Fighting Till The End!!!!!

    [Reply]

  14. kalimat pembuka itu yang ada di tulisan paling atas kan pak de,,
    aku selalu nulis gini…
    “bekesong city,,,bulan,tgl,thun,sama jam kejadian”
    supaya ingat aja kapan nulisnya,,
    he….he…he…

    [Reply]

  15. Teringat waktu sekolah dulu, setiap kali belajar mengarang selalu saja pakai kata “pada suatu hari,,,”
    hem,, memang susah pak buat menuliskan kata pembuka, padahal dari kata pembuka itulah penentu apakah suatu tulisan patut di baca terus atau di tinggalkan,,

    Salam Masyhury

    [Reply]

  16. kadang memang kita kesulitan mencari kalimat yang pas untuk pembuka padahal google biasanya mendeteksi di paragraf pertama

    [Reply]

  17. Setuju banget …
    Biasanya sih kalau saya …
    kalimat pembuka tonenya rada resmi

    Pattern (secara tidak sadar ) yang biasa saya pakai

    JUDUL
    Lalu kalimat pembuka agak resmi, menjelaskan sedikit mengenai judul
    Lalu ada kalimat JEMBATAN …
    So … What is special about … judul …
    (biasanya gitu saya Pak Mars)

    hheheheh

    Salam saya Pak Mars

    [Reply]

  18. Konon, ribuan rim kertas musnah karena banyak pemula yang merobek-robek kertas gara-gara gagal membuat tulisan awal atau kalimat. Padahal buat saja asal-asalan dan nanti diperbaiki lagi ya mas.

    Salam hangat dari Surabaya


    Nah itu dia…
    Ngedit adalah pekerjaan mengasyikkan menurut saya 😀

    [Reply]

  19. Hahaha… saya malah keseringan pake penunjuk waktu…
    Sudah jadul ya??
    Baiklah nanti saya coba cari yang lain… 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *