Kasir versus Kasur

Salah satu aktifitas yang menyenangkan tapi sekaligus menyedihkan bagi saya adalah belanja. Senang manakala ngeliat yang bening2, sedih ketika tiba saatnya menuju mesin kasir. Itu adalah saat yang paling genting bagi dompet saya karena hanya dalam hitungan menit ketebalannya akan berkurang.

Sesuai peran saya sebagai kusir, maka setiap istri belanja saya harus siap mengantarkannya. Mulai dari ke pasar, toko sembako hingga super market atau mal saya setia mendampinginya. Nggak cuma itu, selain berperan sebagai kusir, saya juga bertindak sebagai bendahara alias juru bayar

Dari sekian kali ngantar istri belanja, ada satu pengalaman lucu yang terjadi di toko perabotan rumah tangga. Ada beberapa perabotan yang harus kami beli, salah satunya adalah kasur. Entah knapa, tiga kasur yang ada dirumah rusak secara bersamaan. Mungkin nggunakannya terlalu kasar

Permasalahan bermula ketika saya berada di kasir. Karena tergolong modern, maka toko langganan saya ini sudah pakai barcode untuk menghitung jumlah harga yang harus dibayar pelanggannya. Tapi karena operatornya baru dan sedikit kucer (kurang cerdas), maka terjadilah adegan konyol.

Pertama dia tarik barcodenya mendekati kasur. Tentu saja kabelnya tak menjangkau. Lalu kasurnya yang mau diangkat mendekati barcodenya. Berhasil?. Tentu saja tidak. Justru kasurnya yang kรจsรจr2.
Begitulah kalau akal tidak dipakai secara maksimal.

Setelah melihat kesulitan yang dialami oleh kasir itu, saya jadi tak tega dan menyarankan pada dia untuk ambil labelnya. Bukankah kodenya ada disitu?. Sang Kasir mengikuti arahan saya, ambil label lalu disorotkan ke barcode. Bereslah semuanya

Ada pelajaran berharga atau hikmah yang bisa kita petik dari kisah Kasir versus Kasur ini.
Lima diantaranya adalah…

  • Segala sesuatu itu ada ilmunya
    Tak hanya ilmu yang didapat di bangku sekolah, tapi juga ilmu yang diperoleh dari pengalaman sehari2. Benar kata para pakar, bahwa pengalaman adalah guru terbaik. Sayang sekali, petuah penuh hikmah itu sering diabaikan dan dipandang sebelah mata.
  • Akal musti dipakai secara maksimal
    Ilmu saja tak cukup ampuh untuk mengatasi masalah. Ilmu musti harus dikombinasikan secara harmonis dengan akal dan kecerdasan. Jangan pernah menyepelekan karunia Tuhan yang telah diberikan pada kita, yang salah satunya adalah akal.
  • Minta pendapat atau saran dari orang lain itu penting
    Suatu masalah yang dipecahkan oleh banyak orang hasilnya pasti akan lebih baik dan lebih sempurna dibanding jika dipikir seorang diri.
  • Melakukan analisis sebelum bertindak itu harus
    Hal apapun yang akan kita lakukan, sebaiknya dianalisis lebih dahulu. Dengan analisis, kita akan menemukan strategi yang tepat. Dengan analisis, kita akan temukan solusi yang jitu.
  • Jangan lupa berdoa sebelum melakukan pekerjaan
    Jangan menyepelekan doa. Pada kejadian diatas, saya tak melihat si kasir berdoa sebelum gunakan barcode. Pantes aja pekerjaannya tidak diberi kelancaran.

Bagi pengembang IT yang punya kepekaan tinggi, ini juga bisa jadi peluang untuk mengembangkan barkode berteknologi tinggi, barcode nirkabel alias wireless. Atau malah sudah ada tapi sayanya yang nggak tau?. Dengan teknologi ini memungkinkan barcode bisa dibawa kemana si kasir mau.

Demikian kisah singkat yang saya alami, kisah dimana kasir melawan kasur yang terjadi ketika kasir kebingungan saat mau menggunakan barcode. Semoga bisa menginspirasi kita semua.

Ingat!. Banyak penemuan besar yang justru bermula dari peristiwa kecil yang tak terduga.

Artikel ini diikutsertakan dalam Kontes Cerita Unik Belanja di BloggerPemula.Com

38 thoughts on “Kasir versus Kasur

  1. Terima kasih sekali pak atas partisipasinya. Saya segera catat sebagai peserta yang ke 11 ..
    Pas .. masuk kesebelasan ๐Ÿ˜€
    Semoga sukses Pak
    Salam hangat selalu ๐Ÿ™‚


    Makasih Mas Yayat

    [Reply]

  2. Hehehe.. Meskipun kasir, tetap dituntut untk berpikir kritis ya, Pak Mars ๐Ÿ˜€
    Gudlak ngontesnya ya..
    Btw berapa kata nih tulisannya ๐Ÿ˜€


    Ini ada 510 kata Mbak ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  3. Haha.. tetep tertawa setiap baca postingannya Pak Mars..
    Hebat euy Pak Mars sudah nulis lebih dari 500 kata.. *kurang kerjaan menghitung kata* ๐Ÿ˜›


    Tiap nulis beberapa kata langsung saya cek Mbak…
    Ternyata untuk sampai 500 kata butuh waktu lama

    [Reply]

  4. Ini adalah rekor saya dalam menulis.
    Tulisan terpanjang di blog ini

    [Reply]

    budiastawa Reply:

    Iya, ini adalah tulisan terpanjang yang saya pernah baca di blog Pak Mars. Eh ternyata diikutkan kontes to?

    [Reply]

    marsudiyanto Reply:

    Iya Bli…
    Dan minimal harus 500 kata ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  5. hahahaha…lucu pak mars..
    kalo kasirnya tiap mau gunakan barcode dan mesin kasirnya berdoa trus..nanti pelanggannya antri dong pak liatin kasirnya berdoa..hehehehe..
    sukses untuk kontesnya pak..


    Xixixixi…
    Waktunya habis buat berdoa ya Mas

    [Reply]

  6. wahhh lucu juga pengalamannya….untung dikasih ide yach…klo ngga, bisa2 2 jam baru selesai hihihih…..sukses utk kontesnya pak…..naga2nya menang heheeh….


    Kasir baru kebingungan saat barangnya gede banget…

    [Reply]

  7. Hahahahhaa
    Pak Mars, saya mau tanya..
    itu kasur dirumah sampek 3 rusak semua?
    hihihihihi..
    sukses untuk kontesnya Pak..


    Kasurnya cepet rusak karena makainya terlalu kasar Mbak

    [Reply]

  8. lain kali kalau aku mau beli kasur, ajak Pak Guru aja ya……. ๐Ÿ™‚

    semoga sukses dikontes ini ya Pak Guru …
    salam


    Siap Bun…
    Kapan mau kulakan kasur?

    [Reply]

  9. kentara maksa, mosok kasur mo ditarik ke kasir ๐Ÿ˜›
    biasanya pake bon kan paaaaaaaaaaaaaaaaaaak
    hahahaha …. *anak wedhok njaluk dikethak wani ngece bapake*

    yahsud, sing penting menang ya Pak xixixi


    Yg disorot barcode ridernya kan bukan bonnya tapi kode garis2 yg nempel di barangnya to Ni… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  10. Haha,,Mbayangin pak Mars gotong kasur ke KAsir..
    Nyekene piye tho Pak..

    Ha..ha..ha..asli ngakak baca tulisane..
    Udah jadi kusir,bawa kasur bayar dikasir..
    Tapi teuteup smangat soale kasire Unyu..unyu..


    Keser2 Mbak, bawa kasurnya…

    [Reply]

  11. Ah ini postingan anti biasa yang sangat keren …
    bercerita dari sudut yang lain …
    tetapi tetap menyentuh esensinya …
    (dan sesuai persyaratan)

    salam saya Pak Mars


    Makasih dan salam kembali Om

    [Reply]

  12. Ciri khas pak Mars… like this deh…
    semoga menang.. (kalo menang aku ditraktir ya… ) ๐Ÿ˜€


    Makasih doanya Mas…

    [Reply]

    Vyan RH Reply:

    setelah ganti nama, pak Mars bisa pasang emo “tepok jidat” juga.. ๐Ÿ˜€ ๐Ÿ˜€


    Sekarang, emo apapun bisa…

    [Reply]

  13. padahal kasirnya bisa minta tolong Mbahkung Mars buat ngangkatin kasurnya ke meja kasir..


    Kasirnya mana berani… ๐Ÿ˜€

    [Reply]

  14. Jangan menyepelekan doa. Pada kejadian diatas, saya tak melihat si kasir berdoa sebelum gunakan barcode. Pantes aja pekerjaannya tidak diberi kelancaran. ….he he

    Beruntung Saya berdoa 3X dan Alhamdulillah dpt sesuatu yg menarik di artikel Pak Mars ini … yaitu KASUR baru dan KASIR cantik …he he

    http://hipnotherapi.wordpress.com


    Matur Nuwun kunjungannya Pak

    [Reply]

  15. Barcode di sobek ditepel dimeja terus disinar laser apakah bisa..? kan ga ribet..


    Nah itu dia yg saya maksud

    [Reply]

  16. Luar….. biasa Pak Mars ! sebuah tips pengalaman pribadi yang dapat memberikan inspirasi yang lebih berkembang dalam jaman moderenisasi ini. Semoga menang dalam kontesnya Pak.

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    Matur Nuwun suportnya Pak

    [Reply]

  17. Dalam sekali makna pembelajaran dari kisah bersama kasir ini pak guru ๐Ÿ™‚
    dan betul sekali, pelajaran bukan hanya didapat dari sekolah namun juga dari pengalaman disekitar kita.


    Iya Mbak…
    Makasih kunjungannya

    [Reply]

  18. Eeaaa ini bukti bahwa dalam pekerjaan sekecil apapun, semudah apapun, seenteng apapun, otak tetap harus digunakan. ๐Ÿ˜†


    Setuju

    [Reply]

  19. Selalu banyak plesetan yang enak dibaca dan perlu.
    Kasur kadang perlu digusur ketika rumah bocor dan air mengucur
    Semoga berjaya bersama si kasir nan jelita.

    Salam hangat dari Surabaya


    Sekali2 nulis panjang demi memenuhi syaratnya Mas yayat Dhe

    [Reply]

  20. saya banyak ketinggalan potisngan pak mars nih, baru bisa di add di blog list, kemarin2 gak bisa knapa ya pak.
    btw sukses ya pak konetsnya


    Makasih Mbak Lidya

    [Reply]

  21. Tulisan pak Mars, puanjangggggg deh,, hehheh…
    yakin, cerita kasur ini, akan bisa menggusur peserta lain menduduki kursi juara.. ๐Ÿ™‚

    kerennn…

    salam kasur yang keser-keser pak.. ๐Ÿ™‚
    eh, nanas CS ketinggalan..


    Itu karena persyaratan dari Mas Yayat Mbak…

    [Reply]

  22. Baru kali ini saya lihat tulisan di blog pakdhe panjang, hehe..
    untungnya si kusir bukan seorang yang pemarah ya? ๐Ÿ˜†
    salam


    Ini tuntutan yg bikin kontes Mas, minimal 500 kata

    [Reply]

  23. salam sahabat
    5 pelajaran yang berharga ini izin saya simpan boleh kan mas,bagus penuh inspirasi bagi saya


    Makasih Mbak Dhana…

    [Reply]

  24. Saya malah baru kepikiran kalo di Kasur juga ada Barcodenya…
    Kadang kalau semua serba di Digitalkan ada repotnya juga ๐Ÿ˜€


    Memang nggak semua cocok pakai barcode Mas

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *