Ken Arok Kena Rok

Kisah Ken Arok Kena Rok ini pasti belum pernah ditulis di Buku Sejarah Indonesia manapun, dan hanya ada di Blog Tjap Kopoe Biroe ini. Tapi agar tokoh sentral dalam postingan kali ini nyambung dengan sejarah, tak ada salahnya kalau kita lakukan kilas baliknya, sekaligus bernostalgia dengan Pelajaran Sejarah yang pernah kita pelajari sejak SD sampai SMA.

Ken Arok itu seorang raja dari Tumapel. Satu2nya raja dengan golongan 3A, umurnya baru 30 tahun. Tumapel merupakan wilayah kecil yang setara dengan kecamatan kalau dibandingkan dengan kondisi sekarang ini sehingga susah dicari di peta atau atlas.

Dan inilah rahasia yang tak pernah diungkap itu…
Di suatu pagi yang cerah, Ken Arok jalan2 keliling kota. Tiba2 ada sebentuk kain warna abu2 yang melayang dan jatuh tepat di kepalanya. Setelah diamati, ternyata itu adalah sebuah rok. Menilik dari warnanya yang abu2 dan ada tempat sabuknya, dapat diperkirakan pemiliknya adalah murid SMA. Dia segera bergegas menujul tempat jemuran dimana rok tadi berasal.

Benar juga, disana masih tergantung blus putih seragam OSIS. Dilengannya tertempel lencana bertuliskan SMA 1 Tumapel. Dengan rasa penasaran dia berusaha mencari nama si pemilik yang biasanya nempel di bagian depan blus. Mata Ken Arok terbelalak tatkala membaca inisial KD.
Bukan Kris Dayanti melainkan Ken Dedes.

Gara2 Ken Arok kena rok kepunyaan Ken Dedes itulah awal mula terjadinya jalinan percintaan dua insan yang akhirnya berlanjut ke pelaminan.

Catatan :
Bagi para Penerbit Buku Sejarah maupun Guru Sejarah yang akan mengadopsi dan mengadaptasi tulisan ini dipersilakan, mumpung belum saya patenkan.

36 thoughts on “Ken Arok Kena Rok

  1. hahaha……kalo roknya KD terbang dia pake apa pak”?hahahha koplak….

    [Reply]

    Oyen Reply:

    wuih…kisah sejarah paling gak romantis :p

    [Reply]

  2. Wah, saya yakin kisah percintaan KA-KD pak Mars ini ga ada adegan tusuk-tusukan… *versi sinetron remaja kan pak Mars?*

    [Reply]

  3. Sama kayak puisiku, kenapa ada kisah Romeo Juliet? Karena mereka ketemu.
    Tapi tetap saja ngakak hahaha…

    [Reply]

  4. Ternyata gitu toh sejarah bersatunya ken arok dan ken dedez…
    sebuah kisah yang manis *ngiri liat ken arok dapat anak SMA* 😀

    [Reply]

  5. Ken Aroknya bawa keris nggak ya, terus Ken Dedesnya pakai konde atau malah sudah rebounding, Kepala Sekolahnya Ken …. siapa ya

    [Reply]

  6. soundtrack kisah di atas :

    Sungguh aneh tapi nyata
    Takkan terlupa
    Kisah kasih di sekolah
    Dengan si dia
    Tiada masa paling indah, masa-masa di sekolah..

    itu lagunya obbie mesakh Pak, dipopulerkan lagi sama Chrisye (Alm).. klo dilanjutkan lagi ntar ada kalimat : ..malu aku malu.. pada semut merah…

    tanya mas Jason Mars deh dia pasti tau lagu itu..

    [Reply]

  7. he he …. jadi seruu Pak …
    Kisah ken arok ini dulu pernah menjadi favorit saya Pak ..
    Trims sudah mengingatkan kembali 🙂

    [Reply]

  8. pantesan, meskipun golongan 3A tapi duitnya sampe milyaran..hawong jebul seorang raja je..
    dan Ken Dedes pun klepek2…
    **lha yen Kon Didis-nya kapan diulas pak? 🙂

    [Reply]

  9. ketawa dulu ah…hahaha……iso – iso wae sampean iki membuat cerita. inspiratif ceritanya, hanya master yang bisa haha….

    [Reply]

  10. hahaha.. ada2 saja,, mungkin karena namanya KenArok.. jika di baca bisa jadi 2 maksud yang pertama ialah sebuah nama Ken Arok, & yang kedua ialah sebuah kata kerja KenA rok.. wkwkwkwk..

    [Reply]

  11. Pingback: metaMARSphose » Klipping Koran Tjap Koepoe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *