Home > Kabar > Ketar-Ketir

Ketar-Ketir

April 26th, 2011 Leave a comment Go to comments

Mulai hari Kamis tanggal 21 April hingga Minggu tanggal 24 April kemarin benar2 membuat jantung istri saya mau copot, ketar-ketir alias was-was. Betapa tidak, pada tiga hari tersebut untuk pertama kalinya anak sulung kami [alfin bernas] naik gunung, tepatnya Gunung Gede di kawasan Bogor.

Berangkat dari Jakarta Kamis tengah malam dan sampai Cibodas jam 02.00 dinihari. Mulai Jumat komunikasi dengan kami terputus total. Siang malam hanya bisa berdoa tanpa pernah bisa memantau keberadaan anak kami. Baru pada Minggu malam komunikasi terhubung lagi.

Capek Nang…” itulah pertanyaan pertama dari ibuknya
Dan anak saya menjawab : “Nggak capek lagi tapi badan rasanya remuk

Karena kondisi fisik masih amat capek, maka Minggu malam itu diputuskan untuk istirahat dulu di hotel yang ada di Bogor, dan tengah malamnya baru turun ke Jakarta karena paginya harus masuk kerja. Rombongannya sich banyak, ada 35 personil yang terbagi dalam 7 mobil.

Sebagai seorang ayah, saya menganggap apa yang dilakukan oleh anak saya adalah hal yang biasa. Lelaki memang harus jadi pemberani. Urusan naik gunung sudah saya jalani sejak kecil, bersama2 teman SD saya. Medannya jauh lebih berat, perlengkapannya jauh dari memadahi.

Tidak seperti sekarang, peralatannya sudah didesain secara khusus mulai sepatu, tas gendong, karpet dll semua tersedia.

~ Grazie ~
Categories: Kabar
  1. Abi Sabila
    April 27th, 2011 at 21:37 | #1

    Ketar ketir, kirain mau mbahas lagunya mas Didi Kempot, soale saya juga senang dengar lagu ini. Hehehe…


    Saya juga suka lagunya Didi Kempot dan beberapa lagunya Cak Dikin

    [Reply]

  2. April 28th, 2011 at 00:07 | #2

    Putranya Nggantheng Juga YA Pak… 🙂


    Mungkin Mas 😀

    [Reply]

  3. April 28th, 2011 at 04:11 | #3

    Syukurlah putranya selamat, tak kurang suatu apapun 🙂


    Iya Mbak.
    makasih

    [Reply]

  4. sp
    April 29th, 2011 at 13:57 | #4

    naik gunung adalah refreshing yang bikin segar !! walaupun setelah selesai oleh-olehnya capek dan kulit tambah item…
    Gaya di fotonya mirip banget dengan gayanya Pak Mars, kacang ora ninggal lanjaran !! lik father lik san !!


    Xixixi…
    Apa iya Mas?
    Kayaknya saya nggak punya gaya deh 😀

    [Reply]

  5. April 30th, 2011 at 07:07 | #5

    aku juga malah dulu naik gunung ijen cuma ber3 pak… T_T, berangkatnya masih bisa, pulangnya mau nangis! *remuk badan!

    Pak mars waktu muda naik gunung ndak???


    Karena asli saya memang orang gunung, tiap hari dulu ya naik gunung

    [Reply]

  6. April 30th, 2011 at 07:38 | #6

    Yang paling ketar-ketir biasanya ibu.
    Saya yg anak tunggal hidup saja dilarang main sepakbola,padahal sudah lulus Akmil ” Engko sikilmu cuklek,nak “. Waduh….
    Salam hangat dari Surabaya


    Saat kecil dulu saya juga dilarang main yang keras2 Dhe…
    Nggak boleh ini nggak boleh itu
    kasti aja nggak boleh

    [Reply]

  7. April 30th, 2011 at 08:01 | #7

    naik gunung,,adalah kesenangan,.. ada tantangan tersendiri,..

    [Reply]

  8. chocoVanilla
    May 3rd, 2011 at 14:40 | #8

    Hihihihi….. namanya orang tua, biar anak sudah gede ya tetep kuatir ya, Pak 😀

    Semoga jaman anak saya kelak semua gunung sudah pake eskalator :mrgreen:


    Dan sudah ada taksi Mbak…

    [Reply]

  9. Naughtyric
    May 4th, 2011 at 00:39 | #9

    mantep dunk naik gunung, bisa buat ngilangin stres,hehe,,,

    [Reply]

  10. May 27th, 2011 at 11:15 | #10

    bagus,

    postingan yang menarik,

    good job! 🙂

    [Reply]

  11. nurjanah
    June 23rd, 2011 at 20:15 | #11

    bu Mars persis kayak saya pak.Anak saya naik gunung Slamet cuma bertiga,dari rumah ga ijin,saya tahunya bareng dia udah nyampe lokasi baru telfon .malem hari sampe bsk paginya ga bisa dihubungi.Wuaaah jangan tanya lagi pak,SEPARUH BADAN KAYAKNYA SUDAH MELAYANG.Lalu saya baca doa dari mamah Dede.itu lho pak Kasbunalloh wanikmalwakil…dst.Alhmdl bisa lebih tenang…Resiko punya anak laki2 ya pak?

    [Reply]

  12. obat alami nyeri haid
    June 29th, 2011 at 16:36 | #12

    wizz….. kayanya asyk banget tu….
    ngikut donk,,,hehehe

    salam kenal y!!

    [Reply]

  13. July 2nd, 2011 at 14:58 | #13

    kaya seru juga naik gunung,,
    apa lagi bareng temen”

    [Reply]

  14. eva
    June 7th, 2012 at 14:14 | #14

    salam ya pak buat anak nya 😀


    Makasih Mbak

    [Reply]

    eva Reply:

    gimana kabar keluarga pak…? salam juga buat ibu ya pak 🙂


    Keluarga sehat semua…
    Iya, salamnya nanti saya sampaikan

    [Reply]

    eva Reply:

    terima kasih pak.. kabar mas alfin nya baik jg kan pak? 🙂


    Kabar baik

    [Reply]

Comment pages
1 2 19929
  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~