Home > Inspirasi, Realita > Ketika Anak Sudah Tidak Anak-Anak Lagi

Ketika Anak Sudah Tidak Anak-Anak Lagi

January 3rd, 2014 Leave a comment Go to comments

Hari terus berganti, jika kemarin dua anak kami masih anak-anak maka hari ini mereka sudah bukan anak-anak lagi. Suka duka mewarnai masa kecil mereka, kadang apa yang dia inginkan tak bisa kami wujudkan. Maklumlah, bapaknya cuma pegawai biasa dan ibuknya juga ibu rumah tangga.

Kami sangat bersyukur memiliki anak yang tak banyak menuntut. Andai waktu bisa diputar ulang, maka kami ingin mengulang kembali masa ketika anak kami masih anak-anak karena kenikmatan mendampingi anak semasa mereka masih anak-anak adalah hal luar biasa.

Meski mereka sudah bukan anak-anak lagi tetapi kami masih terus mengawasi, meski mereka sudah bisa mencari uang sendiri tetapi kami tak pernah melepas tanggung jawab atas masa depannya nanti. Kami masih terus bekerja dan berusaha untuk mereka.

Semoga mereka tetap berjalan di atas rel yang kami gariskan, semoga mereka bisa mengatasi segala hambatan dan rintangan kehidupan.

~ Grazie ~
Categories: Inspirasi, Realita
  1. January 3rd, 2014 at 08:54 | #1

    Amin Pak Mars, semoga doa2 Pak Mars dijabah Allah SWT.. Amin 🙂

    Makasih Mbak Yeye…

    [Reply]

  2. January 3rd, 2014 at 09:34 | #2

    Amiiiiiiiiiin…..

    Amin…

    [Reply]

  3. January 3rd, 2014 at 09:49 | #3

    Amiiin… Semoga doa-doanya njenengan dikabulkan Pak Mars..

    Makasih Mas Dani

    [Reply]

  4. January 3rd, 2014 at 12:01 | #4

    Jadi keinget sama bapak dan ibu saya nih pak, semoga saya bisa membanggakan sekaligus membahagiakan mereka. Karena pengorbanan dan juga perjuangan mereka yang membuat saya jadi tahu akan banyak hal. 🙂

    Semoga orang tua kita selalu dalam lindungannya

    [Reply]

  5. January 3rd, 2014 at 12:23 | #5

    Amieen, Omm. Anak Lanang saya juga sudah on the way dewasa, sudah mau ujian SD 😀

    Semoga anak-anak kita menjadi anak-anak baik, yang dimudahkan segala sesuatunya dan membawa berkah. Amien.

    Amien…

    [Reply]

  6. January 3rd, 2014 at 12:37 | #6

    Aamiin. Anak-anak pasti bangga punya orang tua seperti Pak Mars

    Terima kasih Mbak Lidya

    [Reply]

  7. January 3rd, 2014 at 16:26 | #7

    TANGGUNG JAWAB sebagai orang tua baru kita merasakannya setelah memiliki anak

    Iya Mas.
    Jaman kita masih jadi anak, sering tak bisa mengerti pikiran orang tua

    [Reply]

  8. Budi Majid
    January 4th, 2014 at 06:56 | #8

    Doa dan harapannya sama dengan saya Pak Mars, aaamiin…..

    Amin…

    [Reply]

  9. January 4th, 2014 at 08:31 | #9

    Anak ku masih anak-anak. Dan memang, mendampinginya adalah obat dari segala capek di dunia ini! #hamboksumpih

    Kenikmatan mendampingi anak2 saat masih anak2 adalah hal paling luar biasa…
    NB:
    Komen ini sebelumnya masuk kotak spam karena memuat kata “obat” 😀

    [Reply]

    PRofijo Reply:

    huahaaha… ternyata pak Mars pasang filter untuk tukang obat :))))

    Hahahaha
    Iya Mas.
    Asal ada kata “obat”, komennya langsung dianggap spam

    [Reply]

  10. January 4th, 2014 at 09:12 | #10

    Aamiin…semoga dikabulkan Pak

    Makasih Mbak

    [Reply]

  11. January 4th, 2014 at 14:34 | #11

    ikut barisan doa bersama Pak Mars bagi para jagoannya.
    Tut wuri handayani selalu ya Pak.
    Salam hangat tuk brayat Kendal

    Terima kasih Bu Prih

    [Reply]

  12. January 4th, 2014 at 20:47 | #12

    Amiiinnn …
    Mari kita semua menjaga titipan NYA ini dengan sepenuh hati

    Salam saya Pak Mars

    Semoga kita lulus ujian dalam menjaga anak2 kita Om.
    Amin.
    Salam untuk keluarga

    [Reply]

  13. January 5th, 2014 at 05:20 | #13

    Semoga do’anya di dengar oleh Yang Maha Kuasa ya Pak. Biasanya orang tua menganggap kalau anak-anaknya sudah berkeluarga sendiri sudah lepas tanggung jawabnya. Akan tetapi Pak Mars ini lain dari pada yang lain. Tapi saya sangat setuju dengan pemikirannya pak. Dapat menjadi inspirasi bagi oarang tua.

    Amin, Terima Kasih

    [Reply]

  14. January 5th, 2014 at 09:03 | #14

    Dadi merasakan betapa berat tanggung jawab ibukku. Sang singgel perent.

    Semoga semua Ibuk mendapat lindungan dari Allah SWT

    [Reply]

  15. Ngai
    January 5th, 2014 at 21:05 | #15

    semoga aquwh bisa merawat anak-anak, sebaik yang mbahKung dan bu Mars lakukan.

    Amin…

    [Reply]

  16. January 6th, 2014 at 07:11 | #16

    amiiin..sebentar lagi saya akan menyusul jadi bapak..mohon doanya agar diberi kelancaran …
    🙂

    Semoga segera terlaksana

    [Reply]

  17. January 6th, 2014 at 08:42 | #17

    kadang ingin menghentikan waktu supaya mereka tidak usah menjadi besar, dan kita tidak usah menjadi tua 🙂
    Tapi sekarang saya sedang menikmatinya… Kai tahun depan mulai masuk SD, dan waktu tidak akan berhenti

    Ternyata Bu eM juga pernah berandai2 jika waktu bisa dihentikan. Kirain cuma saya yang berandai2 begitu 😀

    [Reply]

  18. January 6th, 2014 at 12:47 | #18

    amak lanang saia masih anak2 pakdhe hehehe

    Berbahagialah saat anak2 masih anak2…

    [Reply]

  19. January 8th, 2014 at 02:07 | #19

    Kasih orangtua sepanjang hayat ya Pak Mars..

    Iya Mbak…
    Tak bisa diungkap dengan kata2

    [Reply]

  20. January 8th, 2014 at 15:14 | #20

    waktu memang terasa cepat berlalu ya pak mars..

    Iya Mbak.
    Perasaan belum lama mendampingi anak2, tau2 sekarang mereka sudah dewasa semua

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~