Home > Realita > Krupuk Acir vs Daging Sapi

Krupuk Acir vs Daging Sapi

April 17th, 2009 Leave a comment Go to comments

krupuk2001

T

ertimpa krisis ekonomi yang sama, menghadapi laju inflasi yang sama, tapi beda dalam menyikapinya.

Itulah yang terjadi pada pengusaha krupuk acir dan pedagang daging sapi.

Pengusaha krupuk acir (krupuk tanpa merk dan tanpa kemasan) relatif lebih jujur dan cerdik dalam mensiasati permasalahan. Pertama, harga tidak dinaikkan, tapi ukurannya diperkecil. Secara psikologis, konsumen tidak merasa ketipu walau ada yang menyusut. Ketika sudah berjalan beberapa waktu dan konsumen juga sudah lupa, barulah harga dinaikkan. Begitu seterusnya, diulang tiap periode.

Pensiasatan yang dilakukan pedagang daging sapi cenderung curang. Modus operandi beragam, misalnya dicampuri daging binatang lain, menyuntikkan cairan sebelum disembelih (mengglonggong), penggunaan pewarna untuk mendapat kesan daging segar dll.

Ternyata…
Dalam menyikapi persoalan, kita bisa memilih satu dari dua jalan. Jalan cerdas, ataukah jalan curang.
Semoga krupuk acir tidak tergusur krupuk kemasan dan bermerk, krupuk udang, krupuk tengiri atau krupuk2 yang lain.

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. April 17th, 2009 at 11:13 | #1

    pertamax kah??

    [Reply]

  2. April 17th, 2009 at 11:14 | #2

    Jalan Cerdas saja dech Pak…Sekali kita curang dan konsumen tahu habislah Bisnis kita…

    [Reply]

  3. April 17th, 2009 at 11:15 | #3

    oo ngomongke krupuk to pakde…enak emping!!
    *seneng nyawang bannerku nang kene ketap ketip dewe*

    [Reply]

  4. Balisugar
    April 17th, 2009 at 12:53 | #4

    Ih mendingan si tukang kerupuk kagak bahaya daripada si mas daging yang mencampur celeng, mending makan kerupuk biaar bisa terbang

    [Reply]

  5. arafi
    April 17th, 2009 at 13:52 | #5

    wah,,ternyata strategi marketing tingkat tinggi juga diterapkan dalam penjualan kerupuk_^

    [Reply]

  6. meylya
    April 17th, 2009 at 15:14 | #6

    krupuk yang satu ini memang gak ada matinya dari zaman kezaman

    [Reply]

  7. nA
    April 17th, 2009 at 15:47 | #7

    Krupuk is the best food in the world pak… Di rumah saya, tiada hari tanpa krupuk…

    [Reply]

  8. achmad Sholeh
    April 17th, 2009 at 15:57 | #8

    Kejujuran memang mahal sekali pak untuk saat2 seperti ini

    [Reply]

  9. April 17th, 2009 at 17:12 | #9

    perlu ditiru kejujuran dari krupuk itu!

    [Reply]

  10. April 17th, 2009 at 17:15 | #10

    jd ingat, dulu penjual krupuk acir disini biasa pake sepeda, kaleng krupuknya buesar seperti tangki minyak ditaruh kanan-kiri boncengannya. Kalo mo ngambil krupuknya dari pintu kecil sebelah tangki krupuk itu…sekarang si,semua dibawa pake plastik, tp krupuknya tetep ada 🙂

    [Reply]

  11. April 17th, 2009 at 17:16 | #11

    @Pradna
    maab typo : “…pintu kecil sebelah bawah tangki krupuk itu”

    [Reply]

  12. olip
    April 17th, 2009 at 18:05 | #12

    namanya pedagang pasti pengen nya untung teyus,,,, sampe menghalalkan hal hal yang semestinya tidak di lakukan (curang)

    Krupuk … nyam nyam ,,,,

    [Reply]

  13. April 17th, 2009 at 18:38 | #13

    salut buat pedagang kecil yang mendapat laba kecil pula, tapi jujur dan semoga berkah. ketimbang yang pingin laba gede dengan cara busuk

    [Reply]

  14. April 17th, 2009 at 20:53 | #14

    pedagang memang harus improve untuk survive. tapi harus tetap beretika ya kan pak 🙂

    [Reply]

  15. April 17th, 2009 at 21:26 | #15

    mas marsud, itu namanya strategi bisnis, bagaimana pun caranya. abis kalau daging sapi disiasati dengan mengurangi timbangan, ya nipu juga tho?

    ah, embuhlah. dibolak-balik, masih enak makan dengan lauk daging sapi tipuan daripada kerupuk acir, mas. huehehe…

    [Reply]

  16. zenteguh
    April 18th, 2009 at 00:34 | #16

    lo pak, ditempatku krupuk acir mulai mengecil ukurannya he..hee

    [Reply]

  17. April 18th, 2009 at 00:53 | #17

    kok malah penjual krupuk bermental daging,
    penjual daging bermental krupuk!
    lha apa ini termasuk negasinya?

    [Reply]

  18. April 18th, 2009 at 01:27 | #18

    Saya malah baru tahu kalo itu namanya krupuk acir.

    [Reply]

  19. April 18th, 2009 at 04:26 | #19

    krupuk kemaruk, dimakan berkrauk-krauk

    pak mau dagang krupuk juga?

    [Reply]

  20. April 18th, 2009 at 05:00 | #20

    boasanya bukan hanya itu pak, belum lagi timbangan yang dipake dicurangi…

    [Reply]

  21. April 18th, 2009 at 05:43 | #21

    Jujur itu indah

    [Reply]

  22. health
    April 18th, 2009 at 23:51 | #22

    kerupuk acir memang selalu ngacir di setiap zaman

    [Reply]

  23. April 19th, 2009 at 12:02 | #23

    saya suka kerupuk jengkol,
    kira-kira bagaimana cara mereka menyiasatinya yaa?
    jengkolnya dikurangi atau diganti?

    [Reply]

  24. aprie
    April 19th, 2009 at 13:56 | #24

    ah kerupuk emang ngangenin..

    *ga nyambung*

    [Reply]

  25. syafur
    April 19th, 2009 at 23:27 | #25

    yang lebih heboh lagi kan sekarang abon daging sapi yang ternyata dibuat dari daging B2 yang di kasih sertifikat halal lagi, kalo yang seperti ini bukan curang lagi pak nama nya

    [Reply]

  26. ndop
    April 21st, 2009 at 11:38 | #26

    *settingan fitri tropika dinyalakan*

    Nggak mungkin bhanghet.. ngghak mungkin banghet krupuk acir ituh.. akan kalan dengan krupuk yang lain..

    secara yah, krupuk itu tuh enak bhangheet.. sumpe deh.. OU EM JIII.. OMAGAAAD.. A YU KIDDING MEE… SENAP SENAP SNAAAAP!!!

    Sou Deliziiyees…

    [Reply]

  27. April 23rd, 2009 at 04:24 | #27

    Saya suka krupuk acir.. malah langganan seminggu sekali satu lodhong besar 🙂

    [Reply]

  28. adji
    August 16th, 2009 at 11:40 | #28

    ya kan daging sapi bisa di freezer dan krupuk di goreng

    [Reply]

  1. February 21st, 2010 at 04:01 | #1

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~