Kualitas Palsu

Bicara tentang kualitas barang yang kita beli, makin lama terasa makin susah untuk mendapatkan yang terbaik, karena barang dipasaran tak hanya KW1 dan KW2 tapi mungkin sudah mencapai KW5. Barang dengan KW3 keatas itulah yang saya maksud dengan kualitas palsu.

Ironisnya, yang sering kita alami justru dapat barang KW5 tapi dengan harga KW1. Meski beli disentra produksinya sekalipun tapi kalau nggak mengenali dengan baik, maka bukan tak mungkin kita akan dapat yang kualitas palsu.

Contoh yang paling gampang adalah beli batik atau jenang. Meski beli batiknya di Pekalongan atau beli jenangnya di Kudus, belum menjamin untuk dapat yang bener2 asli. Itu bisa terjadi karena pemasaran barang palsunya lebih intens, sementara itu pembelinya awam akan barang yang dibeli.

Hal yang sama juga terjadi pada barang pabrikan seperti alat elektronik, keperluan rumah tangga dll. Hampir semua jenis barang yang ada dipasaran, yang separo lebih adalah barang kualitas palsu.

Nggak cuma barang, tulisan di blog juga banyak yang kualitas palsu. Ngopy sana ngopy sini tanpa menyebutkan sumbernya. Isinya muluk2 tapi bukan hasil pemikiran sendiri.

Dan itu banyak sekali

32 thoughts on “Kualitas Palsu

  1. Saya yang tinggal dekat Kudus saja tidak tahu mana jenang yang asli, pak.


    Istri saya yang pernah ketipu Mbak, saat pulang Kudus sendirian…

    [Reply]

  2. Sekarang dah banyak yang pake rambut palsu. Jadi isi kepalanya juga banyak yang palsu. Apa hubungannya ya? Hehe.. 🙂


    Xixixixi
    Bener Mas

    [Reply]

  3. Waduh, mau KW 1 atau KW yang terbaik, tetap kualitas gak bisa menandingi yang asli. 🙁


    Cuman kadang nyari yg KW 1 itu yang susah Mas

    [Reply]

  4. Tulisan saya asli lho, Pak Mars. Ditanggung tidak luntur 😀


    Saya sangat percaya Mbak

    [Reply]

  5. Kalau begitu kasihan kake saya Pak, karena dia harus terpaksa menggunakan gigi palsu. He……x8
    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    Kalau itu kan memang namanya gigi palsu dan dijual terang2an Pak 😀

    [Reply]

  6. Untungnya klo aku nulis, gak suka ngopy tpi ngeteh aja..hehe

    klo`nulis dengan pemikiran sendiri, walaupun gak banyak komentar tp rasanya puas ya pak 🙂


    Siep Mbak…
    Begitu kayaknya

    [Reply]

  7. kalau tulisan di blog saya KW berapa ya Pak?
    # tapi pasar sepertinya banyak mempengaruhinya Pak, maunya yang KW 🙂


    KW 1 lah Mbak…
    Kan hasil karya sendiri

    [Reply]

  8. Biarpun jelek … yang penting karya sendiri ya Pak Mars

    Tak ada yang mengalahkan nilai orisinalitas …

    Salam saya Pak Mars


    Salam Om…
    Sekali lagi saya mengucapkan ikut berbela sungkawa

    [Reply]

  9. saya juga sering nemuin komentar kualitas palsu, eh semoga komentar hasil BW ini juga tak tergolong KW alias hasil skimming doang


    Saya sering dapat komen yang sama dan dari orang yang sama. Anehnya ada ejaan yang salah tapi nggak pernah dibetulkan

    [Reply]

  10. kadang kadang saya ngopi milik yang punya, toh niatnya mbantu publikasi usahanya beliau, boleh ya paaaak… 😀


    Kalau info justru harus Mas…
    Juga iklan atau promosi…

    [Reply]

  11. Saya pernah kejebak dengan kualitas palsu, baca blog kirain hasil sendiri ternyata ko’ nemu yang sama


    Banyak sekali Mas…
    Apalagi yang game….

    [Reply]

  12. stelah kemaren alamat palsu, skarang ngebahas kualitas palsu ya pak.,, hhe
    yaa, sejelek apapun yg penting karya sendiri, itu lebih baik.. 😀


    Yang palsu2 kayaknya makin banyak Mas

    [Reply]

  13. Kalau lagi males, sosok itu pun suka ngopi sana dan ngopi sini tapi selalu yang berhubungan dengannya dan pastinya kan disebutkan sumbernya. Yang pasti, hasil kopiannya itu juga diedit lagi hehehe … da gatel soalnya! ^_^


    Siep Bang… 😀

    [Reply]

  14. kalo batik asli iku kayak apa ta pake…aku belinya ya berdasarkan harga jual aja je…


    Pastinya yang kainnya halus dan batikannya awet Mas…

    [Reply]

  15. Jika beli di pasar biasanya kita selalu tertipu/ mendapatkan yang palsu jika kita tak pintar2 dalam mengenali/ memilih barangnya.
    Lebih baik kita belinya di toko2, atau jika kita pas ikut rombongan pariwisata, kita bisa minta diberhentikan di pusat2 oleh2 khas gt. biasanya sopirnya dah hafal tuh!!!!

    Siippp….. untuk tulisan terakhir yang ada dalam kotak. Hehehehe


    Saya kalau beli duren slalu ketipu Mbak…

    [Reply]

  16. Klo tulisan di blog saya asli pak. Ya cuma itu,… aslinya aja udah jelek, ga ada yang tega bikin kw nya.. 😀


    Kalau asli saya berani kasih label KW1 Mas… 😀

    [Reply]

  17. Sekarang saya sedang belajar lebih menghargai karya orang lain, Pak Mars…
    Bila ada cuilan dari blog lain, saya berusaha menaruh link sumbernya 🙂

    [Reply]

  18. Saya setuju banget sama yang di dalam blockquote itu, Pak. Kemarin barusan menangkap basah seorang blogger yang mengopi mentah2 sejumlah posting saya tanpa kasih keterangan apapun. Padahal ngaku teman, tapi kok main belakang begitu. Hmmm, kapan sih blogger begitu itu mau kapok?

    [Reply]

  19. iya bener tuuuh pak, seharuse emang ndk bleh copy paste yaah…!
    kasihan capek2 mikir mbuat nulis ehhh mlah di copy paste org laen….

    [Reply]

  20. Untung kalau beli domain gak ada yang palsu yo mas.
    Tapi saya pernah beli blog PR 3, baru seminggu sudah anjlog jadi PR 1-luntur kayaknya PRnya

    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *