Kurang Afdol

Mendukung Kesebelasan Indonesia di piala AFF 2010 pastinya iya. Berharap Indonesia menjadi juara juga iya. Tapi ada sedikit rasa kurang afdol ketika terdapat unsur asing di dalamnya. Ini adalah pendapat saya. Kita tak harus sependapat dan nggak perlu dipolemikkan.

Secara yuridis memang sah, karena negara lainpun boleh melakukan hal yang sama. Tapi ketika pelatih (Alfred Riedl), asisten pelatih (Wolfgang Pikal) dan bintang lapangan yang banyak dielu-elukan (Christian Gonzales dan Irfan Haarys Bachdim) bukan produk nasional, saya merasa kurang afdol.

Dan sebagai bukti dukungan saya kepada TimNas, menang atau kalah tetap saya anggap Champion, karena kalahpun berarti Juara II.

Catatan :
Ini bukan anti pemain asing. Kalau untuk klub yang main di Liga Indonesia saya sangat mendukung karena banyak ilmu yang bisa diserap. Tapi kalau mengatasnamakan PSSI kok kayaknya kurang pas.

Kalau pelatihnya okelah ambil dari luar. Tapi kalau pemainnya kok rasanya gimana gitu. Seolah kita tampa mateng, beli jadi. Apalagi kalau bicara nasionalisme, semakin jauh dari rasa afdol ajah. Bisa2 PSSI jadi Persatuan Sepakbola Setengah Indonesia…

Dan televisi kita makin melengkapinya. Sorot kameranya sebagian besar hanya terfokus pada pemain asembling. Kalaupun ada pemberitaan tentang pemain lain, itu cuma sebatas lipstik saja, hanya menghindari somasi belaka

51 thoughts on “Kurang Afdol

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *