Home > Ekspresi > Kurang Afdol

Kurang Afdol

December 24th, 2010 Leave a comment Go to comments

Mendukung Kesebelasan Indonesia di piala AFF 2010 pastinya iya. Berharap Indonesia menjadi juara juga iya. Tapi ada sedikit rasa kurang afdol ketika terdapat unsur asing di dalamnya. Ini adalah pendapat saya. Kita tak harus sependapat dan nggak perlu dipolemikkan.

Secara yuridis memang sah, karena negara lainpun boleh melakukan hal yang sama. Tapi ketika pelatih (Alfred Riedl), asisten pelatih (Wolfgang Pikal) dan bintang lapangan yang banyak dielu-elukan (Christian Gonzales dan Irfan Haarys Bachdim) bukan produk nasional, saya merasa kurang afdol.

Dan sebagai bukti dukungan saya kepada TimNas, menang atau kalah tetap saya anggap Champion, karena kalahpun berarti Juara II.

Catatan :
Ini bukan anti pemain asing. Kalau untuk klub yang main di Liga Indonesia saya sangat mendukung karena banyak ilmu yang bisa diserap. Tapi kalau mengatasnamakan PSSI kok kayaknya kurang pas.

Kalau pelatihnya okelah ambil dari luar. Tapi kalau pemainnya kok rasanya gimana gitu. Seolah kita tampa mateng, beli jadi. Apalagi kalau bicara nasionalisme, semakin jauh dari rasa afdol ajah. Bisa2 PSSI jadi Persatuan Sepakbola Setengah Indonesia…

Dan televisi kita makin melengkapinya. Sorot kameranya sebagian besar hanya terfokus pada pemain asembling. Kalaupun ada pemberitaan tentang pemain lain, itu cuma sebatas lipstik saja, hanya menghindari somasi belaka

~ Grazie ~
Categories: Ekspresi
  1. December 24th, 2010 at 09:09 | #1

    KOMENG..


    Iyo…

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    KOmenG jujaaaa :P


    Wis bengi, gek ndang istirahat… :D

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    Pak’e begadang ae… tambah kuru engko :P


    Hora… :D

    [Reply]

  2. December 24th, 2010 at 09:10 | #2

    PERTAMAX..yes..
    PREMIUM…dibatasi


    Ning kene ra ono pembatasan…
    Meh pertamax ping 5 yo keno

    [Reply]

  3. December 24th, 2010 at 09:12 | #3

    Selain 2 pemain naturalisasi, masih banyak pemain lokal yang ‘kinclong’ yang tentunya kalah ganteng dengan yang 2 itu..


    Opo maneh nek ditambah Kakang Prabu…

    [Reply]

  4. December 24th, 2010 at 09:12 | #4

    yes..HATRICK..nyaingi GOL-ZALES
    (dance)


    Mumpung koneksine kenceng…

    [Reply]

  5. December 24th, 2010 at 10:45 | #5

    …selalu saja tak ada earphone di telingaku :(


    Emang main bola boleh pakai earphone?
    Kayak pembalap Formula dong… :D

    [Reply]

  6. advertiyha
    December 24th, 2010 at 11:13 | #6

    masih banyak yang bikin afdol kok pak.. Firman Utina, Okto maniani, M Nasuha, Bustomi, M Ridwan, Markus Horison, Zulkifli Syukur, Bepe, Maman Abdurahman, Hamka Hamzah, Arif Suryono, Yongki Aribowo dll..

    apalagi kalo latihan biasa dikasih menu khas Indonesia, nanas, mangga, pepaya, durian, ikan lele, gurami, nila, dan ikan asin,, hehehhe.. :P


    Afdol banget, tapi kurang dikit… :D

    [Reply]

    TuSuda Reply:

    setuju dengan pengamatan jelinya Mbak IyHa…. 8)

    [Reply]

  7. December 24th, 2010 at 11:40 | #7

    Betul Pak Mars …
    Kalah atau menang mereka tetap juara di hati kita …

    Ini yang kadang kita suka lupa …
    Kalo kalah dikecam-kecam … yang inilah … yang itulah …
    dan semuanya menjadi jago banget strategi bola … hehehe

    salam saya Pak Mars
    I like the music …
    Keren pak Mars … Yang bikin musik ini cukup rapi dan detil aransemennya …

    salam saya


    Kalah menang ya pasti dukung Indonesia Om…
    Lha wong kita juga masih disini… :D

    [Reply]

  8. MENONE
    December 24th, 2010 at 11:40 | #8

    tapi klo bisa juara 1……ttp optimis semangat trs …………


    Minimal juara II mas… :D

    [Reply]

  9. Ikkyu_san
    December 24th, 2010 at 12:11 | #9

    Aku sih ngga peduli sama juara-juaraan…. selama yang lain terutama pendidikan dan kesehatan masih morat-marit. Juarapun hanya euphoria sesaat kan?

    Aku mau komentar status di kanan aja ah…

    Yang berat dalam hidup bukanlah bekerja melainkan bila tak ada yang dikerjakan>>> filosofis sekali. itu di twitter ya? aku follow yah?

    EM


    Morat marit, mahal lagi…
    Morat-marit kalau gratis sich masih mending Mbak…

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    Oyen ngikut ma komeng nyang eneh… standar prestasi sebuah negara terlalu dangkal jika hanya melongok prestasi simbol saja…

    yang terpenting prestasi kesejahteraan warganya, malah jadi miris permasalahan negara yang lebih penting (kasus gayus, TKI, rencana kenaikan BBM, privatisasi sektor publik, kebocoran dokumen wikileaks yang bahkan tak dibantah oleh AS sendiri, dll) terkalahkan dan teralihkan hanya sebuah euforia kemenangan yang sesaat


    Nek perlu pejabate diganti wong produk naturalisasi…

    [Reply]

  10. mamah Aline
    December 24th, 2010 at 13:16 | #10

    kurang afdol memang pak Mars, untungnya gak kayak Filipina yang hampir semuanya naturalisasi pemain asing. Yang penting jadi juara, soal urutan pertama atau dua, tetep aja juara kan. tapi saya ngarep banget timnas bisa jadi juara AFF


    Kalau nggak karena takut di demo, mungkin pengambil kebijakan di negeri ini juga akan banyak ambil pemain luar Mbak…

    [Reply]

  11. Dany Farid Habibi
    December 24th, 2010 at 13:38 | #11

    Yah begitulah, alangkah lucunya negeri Bumi Pertiwi ini!!!!


    Nggak ada yang salah kok mas…
    Cuman peraturannya itu yang baru…

    [Reply]

    Dany Farid Habibi Reply:

    Hanya perlu pembenahan saja ya, Pak Mars!!!


    Iya Mas…

    [Reply]

  12. December 24th, 2010 at 14:09 | #12

    saya kurang sependapat dengan pak guru

    coba lihat kurang nasionalis apa lagi si gonzales itu
    selain punya istri boru siregar dan anak blasteran, dia juga dengan sepenuh hati mencium garuda di dadanya

    sikap semacam bapak inilah yang harusnya dikurangi dari warga indonesia pada umumnya
    mengapa harus melihat dari sisi kekurang afdolan cuma karena mereka bukan indonesia tulen

    apa bedanya dengan liem swie king, alan budi kusuma, susi susanti??
    mereka bukan indonesia asli tapi nasionalisme mereka tak perlu dipertanyakan

    malah yang perlu saya pertanyakan adalah rasa nasionalisme para pejabat yang berdarah indonesia asli!!

    ALfred riedl telah membawa kedisiplinan tinggi sehingga timnas mampu meraih prestasi sejauh ini


    Itulah yang saya maksud dengan “beli jadi” itu Mbak…
    Jadi menurut saya, sangat beda dengan yg bulutangkis, yang sejak awal memang dibina di dalam negeri.
    Kalau yang sepakbola ini kan masuk tim ketika mereka sudah “jadi”.
    Dan mungkin perlu diluruskan, bahwa saya tidak memasalahkan pemain asing yang mungkin lebih nasionalis ketimbang saya…
    Kalau bukan Timnas tapi di Liga sich lain lagi. Jadi regulasinya yang saya anggap nggak pas.
    Tapi ini kan pendapat saya.

    [Reply]

    Oyen udah kurus Reply:

    jaman sekarang banyak yang bingung arti nasionalis yang sesungguhnya… mereka mungkin para pengambil kebijakan yang rajin upacara, mengibarkan merah putih dan katanya cinta Indonesia… tapi pertanyaan mendasar adalah…

    berapa BUMN yang “tidak” dikuasai asing? berapa banyak kekayaan alam kita yang masuk ke kantong “asing”? mana kebijakan ekonomi kita yang tidak “pro asing”? bahkan isu teroris pun harus ngikut skenario asing dengan densusnya…

    jadi, nasionalis itu yang seperti apa?


    Nggak ada definisi yang tunggal…

    [Reply]

  13. December 24th, 2010 at 14:52 | #13

    banyak kok Pak guru yang oke oke, seperti Bustomi, Octo, dan pastinya BP……..

    gak apa apalah ada pemain asemblingan , toh mereka juga ikut berjuang mejadikan kita juara.

    mungkin bisa lebih afdol, kalau mereka dikasih makannya ikan asin, nila, ikan mas, gurame, dan lele ya Pak Guru
    (kira2 mereka doyan gak ya? ) :P
    salam


    Iya Bun…
    Makanya saya kan hanya katakan “kurang afdol”
    Afdol tapi kurang… :D
    Jadi saya nggak mengatakan “tidak afdol” tapi “kurang afdol”.
    Ibarat ngerjakan soal, tidak dikerjakan sendiri semua…

    [Reply]

  14. masyhury
    December 24th, 2010 at 15:06 | #14

    wah, kurang afdol juga ya pak,, :D
    Kemenangan ini terasa seperti tidak murni hasil jerih payah bangsa indonesia, ada campur tangan (walau pun sedikit) dari orang asih,, :lol:
    Tapi tetaplah, Garuda Di Dadaku :D :D


    Seperti itu yang saya maksudkan Mas…
    Kalau hasil gemblengan bangsa sendiri dan dinegeri sendiri akan lebih afdol kayaknya…
    Pemain boleh dari mana saja, tapi dipoles dan dibina disini…
    Bukan beli jadi :D

    [Reply]

  15. December 24th, 2010 at 15:45 | #15

    Untuk target jangka pendek, okelah mungkin memang diperlukan. Tapi kalo sampe 5-10 tahun lagi tetap “impor”, saya rasa PSSI dibubarkan sajalah. Atau Nurdin halid disuruh ke laut aje kali ye? :D


    Nurdin Halid mau naturalisasi ke Malaysia Mas…
    Saya setuju,
    Untuk membangkitkan semangat dan menghapus dahaga prestasi, saat ini memang perlu terobosan.
    Tapi kalau kedepan kok malah makin banyak pemain asal luar ya nggak afdol tadi itu… :D

    [Reply]

  16. December 24th, 2010 at 15:51 | #16

    Bangsa kita telah di persatukan dengan semangat dari perjuangan Tim Nas. Kalah menag bukanlah menjadi ukuran. Semangat juang yang berkobar dalam jiwa para pemain dapat menyatukan seluruh masyarakat bangsa ini dari setiap golongan.

    Tetap semangat, berjuang untuk memberikan yang terbaik untuk bangsa.

    Dengan mengatasi permasalahan yang kecil; maka, bangsa kita dapat mengatasi permasalahan yang besar.

    Salam

    “Ejawantah’s Blog”


    Akan lebih elegan kalau mampu sendiri Pak…
    Salam!

    [Reply]

  17. December 24th, 2010 at 16:08 | #17

    saya sih gag setujunya ama el loco. dia kan gag ada indo-indonya. kalo irfan boleh lah, dia masih ada darah indonesia..

    tapi sudahlah. yg penting juara dulu.
    lagian PSSI juga belum beres


    Tapi penggemarnya El Loco pasti nggak terima lho Mas…

    [Reply]

  18. budiarnaya
    December 24th, 2010 at 16:11 | #18

    Jika saya yang main, Pakde afdol ngak yach


    Afdol sekali Bli…

    [Reply]

  19. Pakde Cholik
    December 24th, 2010 at 16:35 | #19

    Jika pemuda Indonesia yang umurnya coc0k untuk sepakbola jumlahnya 50 juta, mosok cari 25 orang saja gak bisa ya mas.

    Salam hangat dari Surabaya


    Nyari Kepala Daerah aja susah kok Dhe… :D

    [Reply]

  20. December 24th, 2010 at 17:02 | #20

    Indonesia krg pemain ato petingginya yg krg percaya diri?
    BP yang udah uzur tetap dipake.
    PSSI = Persatuan Supporter Sebakbola Idonesia

    ngemeng2, laghu yang diputar opo tho pak? kok nggak kedengeran :D :lol:


    Itu judulnya We Are The Champion Mas…

    [Reply]

  21. budies
    December 24th, 2010 at 19:07 | #21

    ya kalau afdolnya memang kurang
    tapi dari kekurangafdolan tadi telah menyulap nasionalisme persepakbolaan Indonesia
    kalau saja kapolri itu impor dari asing mungkin penegakan hukum bagus kali ya pak


    Bhuahahaha…
    Setuju aku Pak… :D

    [Reply]

  22. December 24th, 2010 at 19:08 | #22

    setiap kesini pasti lupa klik centang, weh, ketahuan jarang kesini, maaf ya pak


    Dimaafkan Pak… :D

    [Reply]

  23. Reza Saputra
    December 24th, 2010 at 20:31 | #23

    seng penting indonesia menang lah, wek


    Menang secara elegan…

    [Reply]

  24. Reza Saputra
    December 24th, 2010 at 20:32 | #24

    pak postingan buat archive di page kemarin kemana? tak cari2 kok gak ada? spiderman kemayu itu lho

    [Reply]

  25. Khay
    December 24th, 2010 at 21:52 | #25

    Kalau saya siy setuju saja mister kalau PSSI menarik pemain naturalisasi untuk membela TIMNAS yang penting tercipta kondisi yang kondusif didalam kamar ganti dan bisa membawa prestasi yang lebih baik lagi…. ::karena jujur saya sendiri ndak bisa main bola, apalagi memperkuat timnas:: :D


    Kalau tujuannya hanya menang ya oke Om…

    [Reply]

  26. December 24th, 2010 at 22:13 | #26

    BENER ITU PAKDE. AKU JUGA SEPENDAPAT, LEBIH BAIK KAN KITA CARI PEMAIN YANG HANDAL DARI NEGERI SENDIRI, MISALNYA SAJA SEKARANG MENGEMBANGKAN FASILITAS BOLA DAN MENGEMBANGKAN POTENSI ANAK DI BIDANG BOLA HHA

    SALAM DARI CAHYA NUGRAHA PAKDE :D


    Mungkin itu jangka panjang Mas…

    [Reply]

  27. Wandi thok
    December 24th, 2010 at 22:44 | #27

    Meskipun pak Mars menganggap kurang apndhol, tetapi saya yakin tanpa mereka, kita mingsih kalah kekuwatan.


    Bukan masalah ada atau tanpa mereka Pak…
    Podo karo ngene…
    Ono cah pindahan ko SMP Jakarta ning SMPne sampeyan.
    Trus melu OSN, ndilalah menang.
    Pastinya SMP sampeyan yo seneng, tapi kan kurang apdol… :D
    Akan lebih apdol nek hasil bimbingane guru kono dewe…

    [Reply]

  28. December 24th, 2010 at 23:17 | #28

    memang dilema mas, tapi saya pikir ini memang perlu dilakukan oleh PSSI.
    karena sudah bertahun-tahun Indonesia tidak memegang yang namanya ‘piala’
    bahkan melihat aja gak bisa (perempat final)

    andai orang2 Indonesia bis berpikir objektif seperti mas Mars tentu tidak masalah.
    tapi 90% orang INdonesia lebih peduli kalau timnya menang.

    dan syukur sekarang supoerter semakin kompak, dan rasa jiwa nasionalisme semakin baik. :-)


    Semoga ini tidak sesaat saja Mas…
    Dikhawatirkan nantinya setelah kalah2 lagi lalu dijadikan kambing hitam.
    Sekarang masih dielu2kan…

    [Reply]

  29. December 24th, 2010 at 23:24 | #29

    Bener juga kata, Pak Mars. Kurang afdol sedikit dengan hadirnya figur asing…
    Tapi, fakta tak terelakkan, timnas sepertinya akan kurang mampu menjadi seperti sekarang jika tidak ditopang figur luar ini… :D

    Pak, mau nanya. Denuzz ada sedikit trouble nih dengan audio yang Bapak kasih di beberapa postingan, setiap Denuzz berkunjung kemari dan play audio-nya, firefox Denuzz jadi hang. Akibatnya perlu restart. Alhasil, malam ini download-an Denuzz yang setengah jalan ulang deh :(
    Kira-kira kenapa ya, Pak?

    Salam sayang dari BURUNG HANTU… Cuit… Cuit… Cuit…


    Karena yang yang lain nggak ada keluhan, kemungkinan firefoxnya yang harus diupdate…

    [Reply]

    Denuzz BURUNG HANTU Reply:

    Setelah diperhatikan dengan seksama, ternyata firefox Denuzz versi jaman baheula!
    Hehe :D


    Kan bisa di update otomatis mas…

    [Reply]

  30. arifudin
    December 25th, 2010 at 02:34 | #30

    penting mogo2 menang pak ;)


    Oke…
    Setuju

    [Reply]

  31. iptek
    December 25th, 2010 at 04:18 | #31

    ya kalo unsur pemainya indo semua pasti lebih mantab….


    Nanti malah seperti kesebelasan Eropa atau Amerika Latin Mas :D

    [Reply]

  32. TuSuda
    December 25th, 2010 at 07:07 | #32

    iya Pakde…tulisan ini tentu bermaksud mengingatkan arti pentingnya bagaimana didikan atau gemblengan disiplin dan menggali potensi anak muda persada nusantara, yang tentu sangat banyak berbakat dalam dunia olaharaga apapun, demi membela tanah air tercinta.

    Bravo timnas Indonesia..Semoga semakin yakin bisa menjadi Juara….


    Hidup Indonesia!!

    [Reply]

  33. December 25th, 2010 at 07:15 | #33

    Untuk saat ini diterima dulu mas, dah lama nih ndak pernah jingkrak-jingkrak melihat merah putih juara :D


    Untuk jangka panjang kayaknya perlu dipikir ulang Mas…

    [Reply]

  34. December 25th, 2010 at 07:52 | #34

    paling tidak untuk kawan2 indonesia yang asli semnagat untuk menjadi lebih baik semakin bagus. dan bagi pemain2 yang belum masuk Tim Nas menjadi lebih bersungguh-sungguh.Saya sebenarnya juga sudah males dengan sepak bola kita tapi saat ini agak sedikit terhibur .salam sukses pak


    Mungkin ada yg iri juga lho Mas…

    [Reply]

  35. pendarbintang
    December 25th, 2010 at 08:51 | #35

    Hm….kalau saya sih supporter yang nasionalis kok PakDhe Om…


    Sama Dong…

    [Reply]

  36. December 25th, 2010 at 09:53 | #36

    semoga nasionalisme yang mengebu-gebu akhir-akhir ini memang dari hati nurani kita semua.
    ironisnya justru pemicu rasa nasionalisme itu koq bukan dari produk dalam negri itu yah..?


    Iya Mas…
    Moga2 nggak euforia sesaat

    [Reply]

  37. December 25th, 2010 at 10:34 | #37

    ikut suara terbanyak aja dah….


    Saya ikut maunya pejabat saja Mas…

    [Reply]

  38. Lalu Abdul Aziz Mhd
    December 25th, 2010 at 11:05 | #38

    Halah…waktu timnas dipegang orang Indonesia. Pelatih Indonesia, pemain Indonesia, asisten pelatih indonesia, semua org Indonesia. Mereka bisa apa? Malah yang ada keterpurukan. Biarkanlah semuanya berjalan apa adanya. Nggak usah apriori, nggak usah iri hati, nggak usah dengki, la wong orang Indonesia bisaje cuma berkomentar kok…


    Tapi apa iya prestasi yg kali ini hanya karena mereka Mas?

    [Reply]

  39. infoformulabisnis
    December 25th, 2010 at 11:47 | #39

    gak papa…..ayo indonesia…..majulah pantang mundur….ilove u indonesia


    Tapi apa bener ya, mereka itu sudah bisa dikatakan mewakili Indonesia secara utuh…

    [Reply]

  40. Khai
    December 25th, 2010 at 22:24 | #40

    Hidup Gonzales …. I LOVE U :D


    Avatarnya kok pakai songkok kuning Om… :D

    [Reply]

  41. Bengkel Ngeblog
    December 26th, 2010 at 05:04 | #41

    Hidup TIMNAS….Merdeka Indonesia.


    Hidup!!!

    [Reply]

  42. Kakaakin
    December 26th, 2010 at 17:41 | #42

    Awalnya saya nggak mudheng, kok ya ada bule di timnas. Ternyata itu toh yang namanya naturalisasi…
    *maklum, gak hobi bola* :mrgreen:


    Iya Mbak…
    Tim Nasional kok isinya bule…
    Bisa dibayangkan kalau itu mayoritas…

    [Reply]

  43. Pakde Cholik
    December 27th, 2010 at 05:23 | #43

    lha semalam yang bule malah memble, gak ada suaranya blas.

    salam hangat dari wong Indonesia asli

    [Reply]

  44. aStore
    December 29th, 2010 at 18:21 | #44

    Good articles. Thanks

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~