Home > Kabar > Langsung

Langsung

Meski akses internet tersebar di segala tempat, tapi karena kesempatannya belum ada, baru saat inilah saya bisa menyapa sahabat semua, langsung dari Singapura.
Kebetulan ada kesempatan sebentar untuk buka laptop, maka waktu yang sesaat ini saya manfaatkan untuk menulis postingan singkat sambil mengabarkan bahwa hari ini saya masih di Singapura.
Banyak hal yang sudah saya catat tentang perjalanan saya ini, dan sampai hari ketiga ini saya bersyukur sekali hampir semua hal menarik sudah saya datangi, hampir semua hal yang selama ini hanya saya baca bisa saya temui.
Naik kereta bawah tanah, nonton sensasinya pertunjukan Song of the Sea di Sentosa Island, lihat dari dekat dua patung singa (yg besar maupun yang kecil), masuk ke hotel tempat pertama kali Gayus Tambunan menyerahkan diri, mencari ilmu di beberapa sekolah, dan sederet pengalaman unik lain.
Semua akan saya terbitkan secara komprehensip dalam Koran Tjap Koepoe yang akan datang, mengingat ini baru separo perjalanan.
Ada beberapa catatan menarik selama beberapa hari saya mengamati hari2 di negeri jiran ini. Pertama, saya belum pernah menemukan lalat dan yg kedua, saya hampir2 nggak pernah dengar klakson kendaraan. Saya nggak tau, apakah demikian ketatnya keimigrasian Singapura sehingga lalat susah masuk ke negeri ini. Bahkan di tempat kotak sampahpun tak ada lalat barang seekor. Demikian pula bunyi klakson. Di jalan yg kedengaran hanya suara mesin, tanpa sekalipun ada bunyi klakson mobil. Beda dengan di Indonesia, bunyi klakson bertalu2.
Selengkapnya akan saya tulis di Koran Tjap Kopoe.
Saya mau melanjutkan perjalanan lagi.

NB:
Gila Singapura!.
Di Bandaranya nggak cuma koneksinya yg gratis, tapi komplit-plit termasuk sarana untuk update postingan saya ini…
Begitu di pojok ada tulisan Free Internet dan tampak ada 4 set komputer nyala, langsung saja saya menghampirinya.
Kalau tulisan di atas saya buat di kereta, maka yg ini saya update dari bandara…
Saya nggak tau knapa yang memanfaatkan kok cuman saya dowang…
Mungkin saja yg lain nggak butuh lagi, atau mungkin juga yg lain nggak tau kalau ada fasilitas gratis.
Sbentar lagi saya segera menuju Kuala Lumpur untuk melanjutkan perjalanan memburu Ilmu Baru.
Sampai Jumpa…!

~ Grazie ~
Categories: Kabar
  1. April 7th, 2010 at 09:56 | #1

    Hhmmm…

    [Reply]

  2. April 7th, 2010 at 09:57 | #2

    yes.. pertamax…

    [Reply]

  3. April 7th, 2010 at 09:59 | #3

    Song of The Sea nya keren kan, Pak?
    bisa menari2 gitu…

    [Reply]

  4. April 7th, 2010 at 09:59 | #4

    Gayus ikut2an disebut..

    Lalat ga ada yang korupsi dan ga ada yang sakit parah, jadi ga perLu ke Singapura…

    [Reply]

    jumialely Reply:

    lahhh bener banget ini mah

    [Reply]

  5. April 7th, 2010 at 10:00 | #5

    ga ada bunyi kLakson itu berarti lalu lintasnya tertib atau emang orangnya lebih santun daripada orang sini?

    [Reply]

  6. nakjaDimande
    April 7th, 2010 at 11:10 | #6

    Pak, siapa yang nyariin lalat? emangnya si Koepoe biroe kesepian ya, sampe nyariin teman buat terbang.

    Selamat menikmati hidup dalam keteraturan ya Pak..

    [Reply]

  7. budies
    April 7th, 2010 at 11:28 | #7

    kok negeri jiran to, pak

    [Reply]

  8. Jidat
    April 7th, 2010 at 12:46 | #8

    Wah asik pak disingapura. . .

    [Reply]

  9. belajar investasi
    April 7th, 2010 at 12:49 | #9

    ditunggu trip report nya pakde

    [Reply]

  10. Blog Ijo
    April 7th, 2010 at 13:15 | #10

    asal pulang ga bawa oleh2 singa pak..

    [Reply]

  11. Matt Wahyu
    April 7th, 2010 at 13:23 | #11

    Selamat menempuh perjalanan mencari ilmu dan mencari … mencari … dan mencari …

    [Reply]

  12. arkasala
    April 7th, 2010 at 14:55 | #12

    selamat menikmati perjalanannya Pak, semoga sukses dan dan banyak ilmu yang diperoleh. Salam hangat selalu :)

    [Reply]

  13. jumialely
    April 7th, 2010 at 15:36 | #13

    kalo ke Eropa, ndak nemu nyamuk mas, apalagi kalau bulan 11 an.., makanya sebahagian besar warga indo yang tinggal disana males balik kesini, alesannya takut nyamuk.. *alesaaaaaaan aja*.
    Disana ndak ada lalat ya…. adanya cuma singa semua mas

    selamat menikmati setiap perjalanan

    pasti menyenangkan :)

    [Reply]

  14. achmad sholeh
    April 7th, 2010 at 15:37 | #14

    rasakan bedanya pak dan bedakan rasanya di sana dan disini

    [Reply]

  15. April 7th, 2010 at 15:59 | #15

    semoga pulangnya ngak bawa penyakit raja singga bos hehehehe

    [Reply]

  16. April 7th, 2010 at 16:01 | #16

    lha kalo diindonesia bandara bisa jadi warnet
    lha kalo disingapura ada ngak warnet bos?

    [Reply]

  17. soewoeng
    April 7th, 2010 at 16:04 | #17

    pirang dino nang kono kang?

    [Reply]

  18. April 8th, 2010 at 12:09 | #18

    Aaahhhh …
    selamat bertandang ke negeri sahabat Pak …

    Salam saya

    [Reply]

  19. oyen
    April 8th, 2010 at 13:16 | #19

    wis laporan ala reporter…

    pas disana juga kagak ada yg nginjek rumput, kalo ada yg nginjek ketauan orang indonesia…wkwkwkkw

    [Reply]

  20. oyen
    April 8th, 2010 at 13:18 | #20

    polisine yo wis computerized Pak’e, jadi sing ngelanggar lalu lintas langsung ketauan n dapet kiriman surat tilang walaupun kagak ada yg jaga…pak polisine enjoy sing ning dalan yo kagak kena todong alias “free money”…huehehehe

    [Reply]

  21. ndop
    April 9th, 2010 at 07:53 | #21

    aku terharu paaaak…. huwaaaaaaaaa…..

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~