Lomba Di Mal

Pernah nonton lomba di mal?
Atau malah pernah ikutan?

Meskipun bukan event organizer profesional tetapi saya sudah beberapa kali mengadakan lomba di mal. Konsep dan idenya murni rancangan sendiri, pelaksanaannya saya lakukan secara mandiri dan tanpa dukungan sponsor sama sekali. Bagaimana bisa?

Semua bermula dari seringnya ngantar istri belanja di mal. Sama seperti yang dirasakan oleh para “pengantar” pada umumnya, saya paling nggak betah kalau harus ngikuti istri pilih2 barang muter kesana balik kemari, coba yang ini beli yang itu dll.

Untuk saling menjaga hati, akhirnya dicapai kesepakatan. Tiap ke mal, saya dan istri bebas pergi ke lokasi yang disenangi dan ketika dirasa cukup, barulah saling menghubungi untuk bertemu kembali.
Seringnya, istri menuju tempat pakaian dan saya ke toko buku.

Lombanya bagaimana?
Nah, inilah bagian yang mau saya ceritakan itu. Lombanya saya adakan ketika ke malnya ramai2 bersama istri dan dua anak saya. Sesuai kesepakatan, begitu sampai di mal kami saling berpisah. Istri pergi sendiri tapi saya dan anak2 biasanya bergerombol.

Ketika saya dan anak2 merasa belanjaannya sudah cukup, kami bertiga lomba adu cepat menemukan ibuknya. Ini nggak segampang apa yg dibayangkan orang mengingat lokasi kami yang lintas lantai. Apalagi mal favorit kami konon katanya adalah yang terluas di Jawa Tengah.

Lomba ini sudah saya lakukan beberapa kali dan saya selalu keluar menjadi pemenang. Saya selalu yang paling cepat menemukan ibuknya anak2 dibanding dua anak saya.

Jika ada pembaca yang mencurigai saya main curang telah melakukan deal dengan istri sangat bisa saya maklumi. Jangankan pembaca, anak sayapun pernah curiga juga. Padahal semuanya berjalan apa adanya tanpa rekayasa.

Itulah yang namanya jodoh

*) Sampai detik ini istri saya belum tau kalau kami jadikan obyek lomba di mal.

25 thoughts on “Lomba Di Mal

  1. Hahahaha …
    Mungkin sudah tercium baunya dari jauh ya Pak Mars

    Salam saya …

    Hahahahaha…
    Pakai Ilmu Musang itu Om.
    Daerah kekuasaannya ditandai dengan bau khasnya

    [Reply]

    nh18 Reply:

    weladalah …
    pertama to iki …

    Sangat Pertamax
    (Pertamax Plus)

    [Reply]

  2. itu karena sudah sehati pak jadi kaya ada magnet pak mars sama bu marsnya jadi klo jauh sudah tau kemana harus mencari, hehehehhehhe

    Mungkin iya Mas…
    Semoga bisa sehati selamanya

    [Reply]

  3. Udah hafal istri luar dalam ya pak, termsk kebiasaannya. Termsk suami yg perhatian sm istri nich pak Mars…apa resepnya pak?

    Resepnya saya pelajari selama 25 tahun lebih Mas 😀

    [Reply]

  4. udah sehati sih pak..
    atau emang anak2 sengaja ngalah aja kalik.. he..he.,

    Kalau anak saya nggak ada bakat ngalah Bu 😀

    [Reply]

  5. Kalau udah begitu anak-anak takutnya malam jadi nyasar Pak gara-gara berlomba menemukan yang dicari 🙂

    Kalau anak2 nyasar sayanya malah bingung Mas, karena yg bawa kunci kontak adalah dia

    [Reply]

  6. Terang saja Pak mars yang menang, karena bapak lebih tahu tentang ibunya dari pada anak-anaknya. He,,,,x9

    Salam wisata

    Itu sudah jadi syarat mutlak kayaknya ya Pak.
    Mencoba jadi suami yang seutuhnya

    [Reply]

  7. Yang namanya jodoh memang gak kemana ya Pak.. Mau dipisah lintas apa saja, pasti ketemu juga. Namun, tetap harus ada usaha untuk menemukannya kan? Gak mungkin dengan diam diri saja, bisa menemukan sang pujaan hati.. 🙂

    Kapan2 akan saya coba lomba yang lebih rumit lagi Da…
    Sekaligus buat nguji kepekaan saya 😀

    [Reply]

  8. wah!!! Kirain saya tadi lomba apaan .. eyampunnnn … lombanya begitu toh … seru banget 😀 saya sih gak heran klo bapak yg menang terus hihihi … *nuduh pak’e curang*

    apa kabar pak? Lama tak mampir kemari 🙁

    Kabar baik Ni…
    Kamu gimana?
    Baik2 juga kan?

    [Reply]

  9. istrinya pak mars sudah dipasangi GPS …..heee…nah alatnya pak mars yang pegang….haaa…

    Ada alarmnya juga Mas 😀

    [Reply]

  10. Hahahaha… Kalo anak anak mencari pakai radar di otak, kalo pak mars mencari dengan radar hati.

    Radar saya model lama yang sudah ada sejak 25 taun lalu

    [Reply]

  11. kreatif paaak…!
    Romantis pulaa..
    Ah nanti kalau sudah punya pasangan, inginnya bikin lomba seperti ini juga 🙂

    Selain romantis juga gratis Mbak 😀

    [Reply]

  12. wah.. saking kenal dan akrabnya, pasti sak lokasi-lokasi toko kesayangan tempat ibu suka mampir pun sudah hapal diluar kepala ya Pak Mars..ngga heran selalu jadi pemenang..

    Hahahahaha
    Nggak hafal sich, karena tempat yang dituju kelewat banyak.
    Ngandalkan instink aja Mbak

    [Reply]

  13. Menyatu hati ya Pak hingga hafal lageyan dan urutan geraknya. Salam katur Jeng Lies Mars

    Sudah hafal ‘lageannya’ Bu…

    [Reply]

    chocoVanilla Reply:

    Waduh, lagean itu apa to, Mbakyuu? Baru denger saya 😛

    “lagean” itu kebiasaan kalau nggak salah

    [Reply]

  14. Wkwkwkwkw…. seru juga yaa. Gak kebayang kalo ternyata ketiga laki-laki ini gaprukan bareng nemu BuNokLis, pasti teriak semuaa….”LHaaaa….!” 😆

    Kami jarang nggerombol karena dua anak kami sudah besar dan nggak suka membuntuti kami… 😀

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *