Home > Kabar, Realita > Lulusan Termuda IPB itu telah pergi…

Lulusan Termuda IPB itu telah pergi…

October 11th, 2010 Leave a comment Go to comments

Lima tahun lamanya keponakan saya tergolek tanpa daya. Penyakit langka yang diderita baru ada 3 kasus serupa di Indonesia. Begitu kata Profesor yang menjadi Ketua Tim bedah RSCM.

Mirip kangker otak tapi tidak seperti umumnya. Tahun 2005 menjalani operasi pertama di RSCM, setelah melalui pertimbangan matang dan berat. Dokter telah jelaskan, bahwa efek dari operasi adalah kebutaan, tapi operasi itulah satu2nya jalan medis yang harus ditempuh.

Meski berat dan tau apa akibat yang akan terjadi, kakak saya merelakan anaknya dioperasi. Dan seperti yang sudah diprediksi, keponakan saya mengalami kebutaan.

Untuk sementara penyakit utamanya teratasi, tapi akibatnya dia harus keluar dari pekerjaan yang baru dijalaninya selama setahun di AN TV.

Sejak itu, dia mulai menjalani hidup dalam gelap. Secara bergantian Ayah dan Ibunya membacakan Tabloid Bola kesayangannya, sambil sesekali mendengarkan siaran sepak bola dari TV. Dia memang hobby sepak bola.

Semangat untuk sembuh masih besar, bahkan barang2 seperti komputer, kulkas dan lainnya dibiarkan tetap di Jakarta dan kamar kostnyapun diperpanjang sampai dua tahun.

Tapi penyakitnya tak ada tanda2 sembuh, bahkan tahun 2008 harus operasi untuk kedua kalinya. Disela waktu itu tak henti kakak mengupayakan pengobatan alternatif tapi hasilnya selalu nihil. Secara materi kakak sudah habis2an, dan yang lebih menyedihkan adalah setelah operasi kedua itu, justru kondisinya makin memburuk.

Setelah 5 tahun bertahan, akhirnya hari Sabtu 9 Oktober 2010 kemarin, keponakan saya dipanggil kehadiratNya. Keluarga sudah ikhlas. Tak ada tangis histeris, tak ada ratap yang menyayat.

Sekedar kilas balik, tahun 2004 keponakan saya ini tamat dari IPB Bogor dengan predikat lulusan termuda seangkatannya. Dulu, masuknya ke IPB pun melalui jalur PMDK alias tanpa tes.

Keponakan saya ini termasuk cerdas dan berprestasi. Semasa SMA, pernah juara mengarang tingkat Nasional yang diadakan oleh Departemen Pendidikan. Karena prestasi itu pulalah, guru dan orang tuanya diundang ke Jakarta untuk menerima penghargaan dari Menteri Pendidikan.

Karena guru pembimbingnya adalah ibuknya sendiri, maka berangkatlah dia sekeluarga ke Jakarta dengan biaya negara. Dia sebagai pemenang, Ibuknya berangkat sebagai pembimbing, Ayah dan adiknya mewakili keluarga.

Itulah perjalanan keponakan saya, Rio Agusta, cucu pertama Ibuk saya. Selamat jalan keponakanku… Selamat jalan Rio !

Catatan :
Selama 5 taun pula Ibuk saya nggak datang kerumah Kakak, karena nggak tega melihat penderitaan cucunya. Dan sampai tulisan ini saya buat, kami masih bingung bagaimana cara menyampaikan ke Ibuk bahwa cucu kesayangannya itu telah tiada.
Tapi bagaimanapun juga, berita pahit ini harus kami sampaikan.

~ Grazie ~
Categories: Kabar, Realita
  1. October 11th, 2010 at 17:43 | #1

    TUrut berduka cita Pakdhe, semoga amal ibadahnya diterima Allah Taala

    [Reply]

  2. Andrik Sugianto
    October 11th, 2010 at 18:14 | #2

    turut berduka cita pak guru, mudah-mudahan amal ibadahnya diterima dan mendapat balasan yang setimpal di sisiNya. Amin.

    [Reply]

  3. October 11th, 2010 at 18:59 | #3

    Turut berduka cita..Pak Mar…Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan

    [Reply]

  4. arkasala
    October 11th, 2010 at 19:01 | #4

    Saya menyampaikan turut berduka cita Pak… Semoga amal ibadahnya semasa masih hidup dan perjuangannya untuk mempertahankan hidup akan menjadi amal sholeh dan selalu mendapat ridho Allah SWT.
    Saya terharu membacanya dan ikut merasakan.

    [Reply]

  5. October 11th, 2010 at 19:38 | #5

    Turut berduka cita pak…..

    [Reply]

  6. achmad sholeh
    October 11th, 2010 at 20:41 | #6

    Turut Berduka cita pak, semoga mendapat tempat yang Indah disisiNya

    [Reply]

  7. October 11th, 2010 at 21:01 | #7

    Innalillahi wa innailaihi rajiun, turut berbela sungkawa Pak, semoga diterima disisi Allah dengan segala kemuliaan beliau.

    [Reply]

  8. nakjaDimande
    October 11th, 2010 at 21:43 | #8

    Innalillahi, turut berduka untuk keluarga besar.
    Semoga semua tabah khususnya Ibuk yang telah kehilangan cucu tercinta.

    [Reply]

  9. October 11th, 2010 at 22:25 | #9

    HHhhh ….
    Ini sedih sekali Pak Mars

    Saya berdoa semoga keluarga yang ditinggalkan …
    Juga Pak Mars … selalu diberikan kekuatan untuk ikhlas merelakan kepergiannya …

    Saya pun berdoa semoga Almarhum Tenang disisi NYA …
    itu jalan terbaik menurut NYA …

    Salam dan Doa saya Pak Mars …

    [Reply]

  10. Tiket
    October 11th, 2010 at 22:30 | #10

    Saya turut berduka cita juga… Semoga amal ibadahnya semasa masih hidup diterima disisi-Nya.

    [Reply]

  11. Yan
    October 11th, 2010 at 22:58 | #11

    Atas nama pribadi saya turut berduka cita sedalam-dalamnya, semoga amal ibadahnya senantiasa menerangi beliau di alamnya, amin…

    [Reply]

  12. October 12th, 2010 at 06:24 | #12

    inna lillahi wainna ilaihi rojiun..

    [Reply]

  13. Pakde Cholik
    October 12th, 2010 at 06:28 | #13

    Ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya keponakan tercinta. Semoga arwahnya diterima disisi-Nya, diampuni dosa-dosanya dan diterima amal-ibadahnya. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Amin.
    Setiap peristiwa kematian akan mengingatkan bahwa kitapun akan mengalami hal yang sama. Oleh karenanya, menyiapkan bekal yang sebaik-baiknya berupa iman dan taqwa menjadi suatu kewajiban.

    salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  14. Kumpulnet
    October 12th, 2010 at 07:11 | #14

    Ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya, semoga memperoleh tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, dan bagi keluarga yg ditinggalkannya selalu diberikan ketabahan dan kesabaran

    [Reply]

  15. October 12th, 2010 at 07:13 | #15

    Semoga sekarang beliau tenang damai tak ada lagi kesakitan dan penderitaan Amin

    [Reply]

  16. October 12th, 2010 at 08:30 | #16

    Innalillahi Wainnailahi Rojiun…… Turut berduka cita atas berpulangnya Anakda Rio, Semoga dia tenang dialam sana. Amin.

    [Reply]

  17. usagi
    October 12th, 2010 at 08:43 | #17

    Innalillahi Wainnailahi Rojiun
    saya turut berduka cita ya pak de….
    semoga almarhum mendapat tempat di sisi-Nya..

    saya merinding membaca tulisan ini, semoga si Nenek bisa menerima keadaan ini ya pak de,

    [Reply]

  18. advertiyha
    October 12th, 2010 at 09:11 | #18

    Innalilahi wa inna ilaihi rojiun….
    semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan dan Rio diberikan tempat terindah disisinya, dan diterangkan jalannya…

    semoga mbah Ti, dapat ikhlas menerima kabar ini pak..
    salam untuk keluarga..

    [Reply]

  19. October 12th, 2010 at 09:26 | #19

    inalilahiwainalilahi rojiun….

    [Reply]

  20. October 12th, 2010 at 10:44 | #20

    Innalilahi wa inna ilaihi rojiun..
    turut berduka cita, Pak..
    semoga Mas Rio mendapat tempat yang paLing baik di sisi-Nya..
    Amien…

    [Reply]

  21. October 12th, 2010 at 12:36 | #21

    Turut berduka cita pak mars…sayang juga sih orang dengan prestasi seperti beliau ini pulangnya cepet, tapi ya mungkin ini yang terbaik, semoga almarhum mendapat tempat yang baik di sisinya

    [Reply]

  22. mbah jiwo
    October 12th, 2010 at 13:49 | #22

    innalillahi, mudah2an mendapatkan tempat yg baik di sisiNya. dan kita bisa mencontoh perjuangannya…

    [Reply]

  23. October 12th, 2010 at 14:15 | #23

    sedih sekali
    saya turut berduka pak
    penyakit apakah yang dideritanya?

    [Reply]

  24. October 12th, 2010 at 14:32 | #24

    Turut berbela sungkawa Pak…

    Akhirnya saya bisa membuka blog Pak Mars setelah hengkang dari negeri gajah putih dan pindah ke negeri matahari terbit

    [Reply]

  25. October 12th, 2010 at 15:04 | #25

    Innalillahi wa innailaihi rajiun

    [Reply]

  26. October 12th, 2010 at 16:27 | #26

    semoga amal ibadahnya diterima oleh ALLAH SWT.

    [Reply]

  27. Mars
    October 12th, 2010 at 18:04 | #27

    Terima kasih untuk semua sahabat yang telah mendoakan keponakan saya.

    [Reply]

  28. budiarnaya
    October 12th, 2010 at 19:02 | #28

    Pakde, mohon maaf baru berkunjung.
    Dengan hati yang tulus saya turut berduka cita, saya memanjatkan doa bersama keluarga semoga ponakan Pakde diterima disisi Allah SWT, dan bagi mereka yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketegaran untuk tetap dalam hidup, yakinlah dengan kepergiannya berarti Tuhan lebih menyayangi dia, karena mempunyai kesempatan lebih awal untuk Menghadap Beliau.

    [Reply]

  29. Artta
    October 12th, 2010 at 20:55 | #29

    Saya mengucapkan turut berduka cita . . .

    [Reply]

  30. azaxs
    October 12th, 2010 at 21:43 | #30

    turut menyampaikan rasa berduka cita Pak…
    semoga amal ibadahnya dan kegigihan bertahan ditengah penyakit menjadi bekal, amal sholeh dan selalu mendapat ridho Allah SWT. amiin

    maaf baru bisa bersilaturrahmi pak..

    [Reply]

  31. October 12th, 2010 at 21:54 | #31

    ikut berduka cita pak Mars,
    semoga ibunda, nenek dan keluarga besar semuanya ikhlas menerima cobaan ini
    dan semoga amal ibadah almarhum diterima Allah SWT, amin

    [Reply]

  32. October 13th, 2010 at 06:09 | #32

    Innalillahi wa’innailaihiraji’un… 😥
    Semoga segala dosanya diampuni dan semoga amalnya diterima oleh Allah SWT… 😥

    [Reply]

  33. October 13th, 2010 at 10:06 | #33

    Selamat Jalan…

    [Reply]

  34. arisnb
    October 13th, 2010 at 10:18 | #34

    Innalillahi wa inna ilaihi rojiun…..
    Turut belasungkawa Pak Mar … semoga amal ibadahnya diterima Allah Swt dan dosanya di ampuni-Nya.

    ———————–
    Lulus tahun 2004, apa dia angkatan 2000 ? Klo 2000 berarti se angkatan dengan istri saya yg juga alumni IPB

    [Reply]

  35. mamah Aline
    October 13th, 2010 at 11:39 | #35

    turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya keponakan pak Mars, orang baik selalu lebih cepat dipanggil Yang Maha Kuasa… berita pahit harus disampaikan pada ibuk

    [Reply]

  36. October 13th, 2010 at 14:03 | #36

    inna lillahi wa inna ilaihi rojiuun..
    Semoga keluarga besar tabah meghadapi nya, amin
    salam

    [Reply]

  37. Pradna Satunya
    October 13th, 2010 at 19:25 | #37

    Innalilahi wa inna ilaihi rojiun
    ngaturaken belo sungkowo..

    semoga semuanya mendapat yang terbaik …amiin

    [Reply]

  38. naruto sage mode
    October 14th, 2010 at 04:49 | #38

    smoga arwahnya tenang disana..

    [Reply]

  39. pro dolar
    October 14th, 2010 at 08:39 | #39

    Turut berduka cita pak

    [Reply]

  40. October 14th, 2010 at 10:10 | #40

    Pak Mars, semoga tempat yang terbaik untuk ponaan tercinta.

    [Reply]

  41. October 14th, 2010 at 10:22 | #41

    turut berduka cita pak, semoga dia selalu tenang dan dia pasti merasa tenang telah melepas kelelahan selama ini, semoga keluarga dan eyank bisa tersenyum ikhlas melepas kepergiannya

    salam

    [Reply]

  42. boyin
    October 14th, 2010 at 14:35 | #42

    mungkin ini jalan terbaik pak mars, semoga ponakan pak mars mendapat tempat yang baik di sisiNYa

    [Reply]

  43. Mars
    October 14th, 2010 at 18:00 | #43

    Sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih atas doa dan dukungan yang diberikan…

    [Reply]

  44. jangkrik
    October 17th, 2010 at 19:54 | #44

    semoga ilmunya dapat bermanfaat bagi orang yang ditinggalkan …


    Makasih Mas…

    [Reply]

  45. khay
    October 18th, 2010 at 23:33 | #45

    Manusia hanya bisa berusaha, Allah jua yang menentukan. Semoga dirimu tenang di dalam Syurga, saudaraku… ::meneteskan air mata::

    [Reply]

  46. mobil keluarga ideal
    January 15th, 2011 at 23:37 | #46

    Semoga di terima disisi Allah SWT Amiiiiin,,,


    Makasih Mas…
    Hari ini tepat 100 harinya

    [Reply]

  1. November 24th, 2010 at 18:43 | #1

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~