Home > Realita > Makin Berkelit Makin Terjepit

Makin Berkelit Makin Terjepit

Dalam sebuah perdebatan atau adu argumentasi, sering kita jumpai salah satu pihak yang berkelit padahal argumen yang dipakai tidak akurat. Makin berkelit dia akan makin terjepit. Fenomena ini amat mudah dijumpai di forum terbuka baik di televisi maupun media sosial dunia maya.

Tak hanya terjadi dalam perdebatan, di acara infotainment juga sering terjadi ada seorang public figure berkelit dari kenyataan yang sudah terang benderang tapi coba diingkari sehingga dia makin terjepit bahkan kadang terjebak oleh pernyataannya sendiri.

Di sidang pengadilan juga sama. Seorang tersangka pasti berkelit dari tuduhan dan tetap mengingkari meski semua bukti sudah mengarah kepadanya. Semoga hukum alam “makin berkelit makin terjepit” berlaku juga pada orang2 semacam itu.

Kayaknya sich semua kita pernah berkelit dan pernah pula terjepit. Benarkah asumsi saya?
Mari berbagi disini. Siapa tau terbaca oleh Bu Angelina Sondakh, Bu Syahrini, Pak Denny Indrayana dan masih banyak lagi yang lainnya…

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. May 27th, 2012 at 09:32 | #1

    Hahaha Syahrini Bubu~ lalalala…
    Selamat hari minggu \:D/


    Jambule Syahrini koyo Wayang Uwong

    [Reply]

  2. nDuk
    May 27th, 2012 at 14:12 | #2

    Berkelit-terjepitnya kirain mbahas yang anu itu, Pak :mrgreen: (opo cobak?)
    ~Selamat hari Selasa, Pak, semoga hari ini tak ada kata nelangsa~


    Ora Mbahas opo2 nDuk…
    Rini Ibu Budi

    [Reply]

  3. May 27th, 2012 at 14:15 | #3

    hehe kayaknya sih kita semua emang pernah deh pak, saya juga berkelit untuk membela diri padahal sih udah tahu emang salah ya akhirnya terjepit hihi..


    Iya Mbak…
    Naluri semua orang kayaknya

    [Reply]

  4. achmad sholeh
    May 27th, 2012 at 14:22 | #4

    mengamati berita infotainment syahrini juga ya pak,…


    Krungu2 Mas

    [Reply]

  5. May 27th, 2012 at 15:16 | #5

    klo di tukang ikan, Ngai sering liat ikan digetok kepalanya klo berkelit terus.

    #kasian syahrini..


    Iya kasihan, jambulnya kena angin melulu
    Kalau ngomong seperti orang sakit asma

    [Reply]

  6. May 27th, 2012 at 15:38 | #6

    sepertinya berkelit itu naluri manusia, ya kan Syahrini.. ? 😀


    Iya Mas…
    Sudah instink

    [Reply]

  7. Diandra
    May 27th, 2012 at 16:31 | #7

    berkelit,terjepit, mudah-mudahan tidak diakhiri dengan kebohongan ya …


    Orang yang berkelit biasanya nutupi kebohongan Mbak

    [Reply]

  8. May 27th, 2012 at 18:36 | #8

    semoga kanjeng sinuhun juga mbaca pak…


    Kanjeng Sinuhun Cheng Ho…

    [Reply]

  9. Gandi
    May 27th, 2012 at 19:53 | #9

    Semoga Pak Presiden juga baca, 😀


    Presiden Ukraina 😀

    [Reply]

  10. May 27th, 2012 at 19:57 | #10

    sudah naluri pak de, berkelit saat terjepit 😉


    Iya Mbak…
    Naluri manusia secara umum…
    Pencuri paling sering berkelit

    [Reply]

  11. Evi
    May 27th, 2012 at 21:19 | #11

    Saya pernah berkelit dan juga terjepit Pak Mars.Namun karena saya cinta damai, damai untuk hati sendiri maksudnya, kalau sdh kejepit saya membebaskan diri dengan mengaku. Gak enak sih, malu sih, tapi habis itu saya kan gak bakal dipepet lagi. Kembali bebas dan hati damai kembali 🙂


    Saya juga pernah Mbak…
    Kalau dulu, sering berkelit, sering terjepit dan jarang mengakui.
    Tapi seiring perjalanan waktu dan hasil belajar panjang, makin lama makin berkurang karena ternyata ternyata berkelit itu capek sekali

    [Reply]

  12. May 27th, 2012 at 21:30 | #12

    Saya sering kali berkelit. saya juga sering kali terjepit, 😀


    Sekarang saatnya belajar tentang bagaimana tak enaknya sebuah keterjepitan itu…

    [Reply]

  13. May 27th, 2012 at 21:55 | #13

    sepertinya akibat terjepit membuat berkelit…
    **disini bisa komen dengan aman.. 😀


    Karena disini WordPressnya separo nyolong (nggak bayar penuh) makanya lancar Mas…

    [Reply]

  14. May 28th, 2012 at 06:11 | #14

    Saya kurang mendapat pengalaman dalam berkelit, tapi pernah berkelit sekali dalam membela diri sewaktu bertengkar dengan adik saya dan hampir saja terjepit. Huufttt


    Kita semua pernah berkelit…

    [Reply]

  15. May 28th, 2012 at 07:04 | #15

    Sebagai mantan penyidik, tersangka banyak yang tidak mengakui perbuatannya dan berkelat-kelit. Tugas penyidik adalah mencari bukti untuk yang mendukung keterlibatan tersangka dalam perkara yang disangkakan kepadanya.

    Penyidik yang memaksa tersangka mengakui perbuatannya adalah keliru karena jika di siksa mungkin akan memberikan pengakuan dan mencabutnya ketika di sidang pengadilan. Keterangan saksi dan barang buktilah yang akan berbicara di pengadilan tentang siapa berbuat apa.

    Berbohong di dalam ruang sidang bukan saja suatu tindak pidana, tetapi juga relatif berat dari sisi ancaman pidana. Pasal 242 ayat (1) KUHP mengancam hukuman tujuh tahun bagi siapapun dengan sengaja memberi keterangan palsu di atas sumpah, baik lisan maupun tertulis, secara pribadi maupun oleh kuasanya yang ditunjuk untuk itu. Ayat (2) malah lebih berat, memuat ancaman maksimal sembilan tahun siapapun yang memberikan keterangan palsu di persidangan jika keterangan palsu itu ternyata merugikan terdakwa atau tersangka.


    Makasih tambahan wawasannya Dhe…
    Salam untuk Keluarga Besar Galaxy

    [Reply]

  16. May 28th, 2012 at 07:27 | #16

    Trimakasih Pak, capaian hari ini belum sesuai target gak usah berkelit mending mengaku seraya segera dirampungkan.
    Selamat mengawali karya di minggu baru.


    Tapi sekali sekala perlu berkelit juga Bu…

    [Reply]

  17. si belo
    May 28th, 2012 at 10:41 | #17

    mending ngomong sejujurnye aje dah dari pade berkelit2..:)


    Bukan cuma mending tapi justru sebaiknya…

    [Reply]

  18. yuniarinukti
    May 28th, 2012 at 11:08 | #18

    Saya juga sering berkelit Pak.. Wes salah, ngeyel pisan, itu ciri khas saya 😀


    Semua kita punya naluri itu Mbak, cuma kadarnya yg beda2

    [Reply]

  19. May 28th, 2012 at 11:29 | #19

    Saya pernah berkelit di saat meeting, tapi gak sampe terjepit sih karena pemimpin meetingnya kalah ama saya :mrgreen:
    Dulu waktu ketjil sering berkelit kalo adu argumen dengan kakak/adik, maklumlah saya kan menganut paham WTS (waton suloyo) 😆 :mrgreen:


    Orang yg berkelit amat mudah dipatahkan argumentasinya

    [Reply]

  20. May 28th, 2012 at 14:14 | #20

    kalau kata anang di acara Indonesian Idol minggu lalu….Ahmad Dani ngeles (baca berkelit) udah kayak bajaj….(pak mars tahu bajaj khan?)


    Tau lah Bang…
    Saya pernah naik bajaj.

    [Reply]

  21. May 28th, 2012 at 14:15 | #21

    makanya… jangan berkelit
    beres toh?

    Hehehee


    Paling aman dan paling benar memang jangan berkelit Mbak

    [Reply]

  22. May 28th, 2012 at 15:49 | #22

    setelah itu tetep bermuka tembok… peduli amat yang penting sudah ngomong… hehehehe mau ke jepit kek salah ngomong kek ga penting… begitu kata orang orang yang ke jepit…


    Iya Mas…
    Dengan dalih praduga tak bersalah, kadang kala yg jelas2 bersalahpun berkelit juga

    [Reply]

  23. May 28th, 2012 at 18:58 | #23

    kalau sudah berkelit, terjepit, lalu gimana lagi Pak Mars? jatuh terduduk atau kejungkel? 😀

    [Reply]

  24. Abi Sabila
    May 28th, 2012 at 22:04 | #24

    tiada orang yang berkelit kecuali ia sedang menempatkan dirinya pada satu posisi yang membuat aibnya semakin besar. Seberapa jauh dan lama sih kita bisa menghindari kenyataan?

    [Reply]

  25. May 29th, 2012 at 07:26 | #25

    Ternyata kata ‘Berkelit’ itu banyaknya dipakai dalam konteks yang negatif ya Pak Mars..

    Tapi tadi awalnya saat baca judul postingannya, saya pikir itu berkelit yang dilakukan oleh petarung pedang atau samurai .. yang positif-positif saja he he.. (kebanyakan baca Kho Ping Hoo jaman dulu he he)..


    Kayaknya berkelit bisa positip manakala dilakukan di dunia olah raga saja

    [Reply]

  26. May 29th, 2012 at 08:23 | #26

    kalau sudah berkelit, kemungkinan besar akan terjepit.
    jadi jangan memberanikan diri untuk masuk dalam kelit. 😀


    Iya Mbak…
    Terus terang jauh lebih aman

    [Reply]

  27. irmarahadian
    May 29th, 2012 at 09:57 | #27

    iya pak..bener
    semakin kejepit akan semakin berkelit


    Kayaknya sudah jadi hukum alam…

    [Reply]

  28. eko
    May 31st, 2012 at 03:57 | #28

    kejepit sandal jepit.

    [Reply]

  29. May 31st, 2012 at 14:33 | #29

    kunjungan gan .,.
    Menjaga kepercayaan orang lain lebih penting daripada membangunnya.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~