Home > Intermeso > Mandor Minder Mundur !

Mandor Minder Mundur !

Salah satu penyebab makin tidak efektifnya sebuah sistem dan makin amburadulnya birokrasi adalah tidak mampunya sang pemimpin mengelola amanat yang diembannya.

Seorang pemimpin adalah pengawas alias mandor. Kalau Sang Mandor tidak kompeten, atau malah ikut2an lakukan perbuatan nggak baik bersama anak buahnya bagaimana nggak bobrok?.

Apalagi Mandor yang penakut dan suka minder. Mandor Minder sebaiknya Mundur !

Catatan :
Postingan ini terbit terjadwal…

~ Grazie ~
Categories: Intermeso
  1. April 7th, 2010 at 21:25 | #1

    (maaf) izin mengamankan KEDUA dulu. Boleh kan?!
    Wah pake jadwal2an segala, tho Pak

    [Reply]

  2. alamendah biru
    April 7th, 2010 at 21:29 | #2

    (maaf) izin mengamankan KETIGA dulu. Boleh kan?!
    Yang paling bahaya kalau mandornyah anya merhatiin perutnya sendiri

    [Reply]

  3. April 7th, 2010 at 21:53 | #3

    (maaf) izin mengamankan KESEMBILAN RATUS TUJUH PULUH TIGA EMPAT RATUS RIBU dulu. Boleh kan?!

    namanya juga mandor kawat, kerja kendor makan kuat, tiap hari godain tukang jamu, tiap minggu potongin gaji tukang, dan tiap bulan mark-up orderan….

    [Reply]

  4. Bre
    April 7th, 2010 at 22:10 | #4

    Mandore mesti sugih….
    Belum pulang ya… Suwi men to le jalan2….

    [Reply]

  5. April 7th, 2010 at 22:36 | #5

    Hadir di sini walaupun tuan rumahnya lagi terbang di luar sana heeeee ……..

    [Reply]

  6. mattwahyu
    April 8th, 2010 at 03:14 | #6

    Mandor sangat vital dalam sesbuah institusi, bukan cuma acung2 pentung tapi musti bijak dalam memimpin dan mengemban amanah

    [Reply]

  7. jumialely
    April 8th, 2010 at 07:34 | #7

    ya sudah kalo minder jadi mandor teladan emang pantasnya mundurrrrr

    [Reply]

  8. Jalan Terus
    April 8th, 2010 at 08:01 | #8

    ah sudah banyak contohnya..

    [Reply]

  9. soewoeng
    April 8th, 2010 at 08:08 | #9

    kadang mandor malah ngrepotin bos
    dah kondur ngindonesia?

    [Reply]

  10. April 8th, 2010 at 08:14 | #10

    bang mandooorrr oh bang mandorrr

    terakhir modar bos

    [Reply]

  11. April 8th, 2010 at 08:18 | #11

    Setuju pak..

    [Reply]

  12. oyen
    April 8th, 2010 at 13:21 | #12

    Ayo dukung Pak Mars dadi Mandorrr…huehehehehe

    [Reply]

  13. ciwir
    April 8th, 2010 at 15:16 | #13

    saya mau mundur tapi terasa minder, jadi nggak jadi mundur
    😀

    [Reply]

  14. adin
    April 8th, 2010 at 16:33 | #14

    klo mandornya kepedean???sama aja

    [Reply]

  15. April 8th, 2010 at 16:53 | #15

    mandor kok minder

    [Reply]

  16. riFFrizz
    April 8th, 2010 at 18:26 | #16

    Mandor yang mundur pasti minder. Mindernya mandor membuatnya mundur. Mundurnya mandor karena minder. Halah bingung ndiri jadinYA

    [Reply]

  17. Bukan Sekedar Blogger Bertuah
    April 8th, 2010 at 18:35 | #17

    bener,,,munduuur aja..jika gak mampu….salam kenal sob…yang penting gak boleh minder…kalo udah minder kayak kata diatas….weleh-weleh…saya sudah pasang link blog ini di blog saya….tukeran balik ya mas….

    [Reply]

  18. TKB
    April 8th, 2010 at 20:22 | #18

    Mandore sapa pak?

    [Reply]

  19. Mariska Ayu
    April 8th, 2010 at 20:24 | #19

    Maksudnya yang jadi mandor minder siapa pak Mar?

    [Reply]

  20. Medical Blog
    April 8th, 2010 at 21:42 | #20

    hehehe.. pilihan katanya bagus mas, setuju

    [Reply]

  21. ndop
    April 9th, 2010 at 07:32 | #21

    like this!

    eh dudu facebook ding…

    [Reply]

  22. yayat38
    April 9th, 2010 at 08:40 | #22

    wah di negeri ini banyak sekali mandor yang harus mundur pak 🙂

    [Reply]

  23. oyen
    April 9th, 2010 at 14:33 | #23

    ketoke isih belonjo iki…jo lali oleh2 kanggo komentator 🙂

    [Reply]

  24. ofaragilboy
    April 10th, 2010 at 16:20 | #24

    Wah pak mars gi jalan2, tak tunggu oleh2nya 😀

    [Reply]

  25. masnur
    April 10th, 2010 at 20:36 | #25

    Mandor minder mundur tapi bukan pak Mar khan????

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~