Masjid Timur Tengah dan Masjid Indonesia

Konon katanya, Masjid di Timur Tengah dan di Indonesia tak jauh beda. Sama2 menghadap kiblat, berkarpet, ada mimbarnya, ada kaligrafinya.

Kubah dan ornamennya juga nyaris tak ada bedanya, karena dengan globalisasi di semua bidang, arsitek kita dapat dengan mudah terinspirasi rancang bangun dari manapun, termasuk dari Timur Tengah.

Gaya masjid yang sering dipakai adalah bentuk masjid Abbasi atau bentuk T. Lalu muncul gaya hypostyle yang dipelopori oleh Bani Umayyah. Masjid ini berbentuk persegi panjang dengan halaman tertutup dan tempat ibadah di dalam. Atapnya datar dan digunakan untuk penopang tiang, tapi ada juga yang memiliki atap melengkung.

Masjid bergaya arab-plan mulai dibangun pada masa Abbasiyah dan Umayyah, tetapi kurang disenangi sehingga Kesultanan Utsmaniyah memperkenalkan bentuk masjid dengan kubah besar di tengah yang melingkupi sebagian besar area shalat. Beberapa kubah kecil juga ditambahkan di area luar tempat ibadah.

Ciri Masjid modern biasanya terletak pada adanya menara serta kelengkapan lainnya seperti tempat bersuci yang representatif, perpustakaan dan klinik.

Perbedaan antara Masjid Timur Tengah dan masjid di Indonesia cuman dikit. Kalau di Indonesia pengeras suaranya merk TOA, di sana merknya AOT.
Knapa?. Lha kalau di sana kan bacanya dari kanan ke kiri.

Demikian laporan dari perwakilan Front Blogger Gurem Cabang Mesir yang beberapa waktu yang lalu mengadakan kontak senjata secara langsung dengan saya.

35 thoughts on “Masjid Timur Tengah dan Masjid Indonesia

  1. (maaf) izin mengamankan PERTAMA dulu. Boleh kan?!
    Tetapi di Indonesia (Terutama Jawa) sebenarnya mempunyai arsitektur masjid tersendiri yang unik karena merupakan akulturasi dengan budaya jawa. Tetapi sayangnya kini masjid-masjid itu banyak yang dipugar dan dirubah berarsitektur Turki (Timur Tengah)

    [Reply]

  2. padahal kubah itu asalnya dari eropa…hiks…..klo mesjid buleh pake kubah kok ada yg ngelarang pake beduk yah…tanya kenapa :mrgreen:
    .-= Postingan m4stono : Terjemahan Serat Wedhatama Pangkur 10-11 =-.

    [Reply]

  3. hehe reportase yang bagus
    salam.
    .-= Postingan vikingBatam : Kebersamaan Barudak Viking =-.

    [Reply]

  4. intinya sama dengan dijamin tidak luntur dan luntur tidak dijamin pak
    .-= Postingan achmad sholeh : Cara Aman memakai Kartu Kredit =-.

    [Reply]

  5. Hohohoho.. tak pikir serius perbedaannya.. ternyata TOA ma AOT.. hahahaha..
    .-= Postingan arihevea : Cangkrangen.. Chicken Pox.. Cacar air.. =-.

    [Reply]

  6. Hah!! berarti kalau berkotbah kan sama2 pake sound sytem ya pak, nah pada jaman dulu belum ada teknologi elektro tentu ya kalau kotbah bersuara belum pake TOA atau AOT, terus kalau sekarang di kembangkan bila berkhotbah menngunakan Layar LCD boleh nggak pak, soalnya para jamaah sekarang ini kalau jumatan kok banyak yang ngantuk ya… nah kalau diberi layar LCD dan materi kotbah juga di susun dalam bentuk slide presentasi bagaimana? Semoga gak ngatuk saat mendengarkan kotbah.

    [Reply]

  7. Ora masalah bedane opo pak..nanging ojo lali podo ng masjid..percumah masjid dibangun apik2 nek mung dikosongi..
    .-= Postingan vb6mania : Integration of Google Earth and VB6 =-.

    [Reply]

  8. Kayaknya pak Mars ada keinginan ke sana ya pak? 😆
    .-= Postingan Wandi thok : Manusia dengan fisik lemah tapi ditakuti di seluruh dunia =-.

    [Reply]

  9. gimana tulisan arabnya AOT itu ya?
    .-= Postingan Pradna : Belajar HTML 02 : Script Pertama =-.

    [Reply]

  10. kalo merek spekernya simbadda disana jadi addabmis donk
    .-= Postingan riFFrizz : Format Dasar HTML =-.

    [Reply]

  11. seng penting kan isine kan pak…..
    .-= Postingan kucrit : Dunia Persilatan Blogger =-.

    [Reply]

  12. Desain2 masjid ori Indo jaman dulu banyak yg dipugar agar bisa disebut “masjid”. Tadinya sih disebut langgar krn kesederhanaannya. Padahal khas banget lho langgar tu…
    .-= Postingan BudiTyas : Beban Itu Untukku =-.

    [Reply]

  13. Hahahaha..aku mau bayangin bgmn keadaan murid2nya pak mars..imut2 kali ya pada ketawa mulu kalo diajar..lha gurunya saja unik begini..salam pak mars..

    [Reply]

  14. Masjid di Timur Tengah gak ada yang menghadap Qiblat, Pak,
    Yang ada menghadap Talbiq…. hayo, sopo sing ngajari?

    Masjid di Timur Tengah juga gak ada yang memiliki Mimbar, Pak,
    Mereka malah memiliki Rabmim…

    Iki Komen soko Rawanum 🙂
    .-= Postingan munawar am : Bencana Mendatangkan Berkah =-.

    [Reply]

  15. dadi pingin melu kaji.. sopo gelem ngejak akuuuuuuuuuuu!!!!!!!!

    mengharapkan jawaban: akuuuuuuuuuuuu………..

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *