Melayani Segala

Praktis, ekonomis dan profesional. Itulah ungkapan yang pas buat penyedia layanan unik yang saya lihat di Jogja, ketika saya main kerumah kenalan yang ada disana. Saya memperhatikan dua anak muda mendorong gerobag penuh aneka peralatan mulai dari sapu, sabit, cangkul, bungkusan semen, alat pertukangan, genting aneka bentuk serta beberapa botol berisi cairan.

Awalnya saya pikir pedagang barang bekas, tapi setelah dapat penjelasan, barulah saya paham bahwa mereka itu penjual jasa perawatan rumah dan lingkungannya misalnya ngganti genting yang pecah, mbetulin kran air, mengatasi saluran mampet, ngganti tanah di pot, nambal tembok retak, bersihkan kaca jendela, potong rumput, mangkas dahan tanaman yang sudah gondrong dan masih banyak lagi.

Mereka bekerja secara profesional dan ada pengelolanya. Gerobag dan perlengkapannya disiapkan oleh pengelola. Keuntungan dari menggunakan jasa seperti ini adalah beberapa masalah bisa diatasi secara simultan. Bayangkan jika tiap hal harus memanggil tukang sendiri2, biayanya pasti jauh lebih mahal.

Tukang pangkas pohon pastinya kurang ahli mbetulin paralon atau kran, manggil tukang batu juga terlalu mahal kalau hanya mbetulin 2 atau 3 genting yang pecah. Apalagi kalau cuman mengganti tanah dalam pot. Tapi dengan jasa ini, kita bisa menggunakan jasa secara borongan.

Menurut saya ini adalah terobosan cerdas dan ide brilian.
Seandainya dikota saya ada penyedia layanan seperti itu, maka saya nggak perlu nyimpen cadangan genting dan nggak repot ngganti isi pot sendiri.

17 thoughts on “Melayani Segala

  1. tapi blom pernah liat ada yang keliling seperti itu
    padahal ya mau juga
    biar ga repot sendiri suamiku yang cuma 1 itu xixixi

    kapan2 klo ketemu bilangin suruh buka cabang di Jakarta yo Pak 😀


    Nanti saya kirimi fotonya

    [Reply]

  2. Wah, harus betul2 profesional itu ya pak Mars .. lha diborong semua. Utk pipa saja kan gak sembarang … 🙂


    Kayaknya sudah terlatih Mbak. Mereka anak muda yg tak pilih2 pekerjaan

    [Reply]

  3. ide ini sudah ada dalam pikiranku sih pak. Mengumpulkan profesional, mengelolanya dan menugaskan yg ahlinya bagi yg memerlukan. One stop service. Bagus tuh musti diterusin dan dikembangkan


    One Stop Service paling praktis…

    [Reply]

  4. Setuju pak Mars …
    Ini mungkin memang bukan terobosan yang super duper canggih …
    tetapi ini merupakan pemikiran sederhana yang didasari oleh kebutuhan yang memang betul-betul dibutuhkan untuk rumah tangga saat ini …

    Dan itulah yang membuatnya Cerdas dan Brilyant !
    (small things that makes big different)

    Salam saya Pak Mars


    Terkadang ide sederhana tapi luput dari pemikiran orang ya Om

    [Reply]

  5. Itu masuk bidang Kesra alias Kerja Srabutan yo mas, apa2 bisa gitzuuuu
    Jaman sekarang kalau nggak mutar otak yooo nelongso dewe.

    Gimana kalau kita membuat Jasa Paket Hajatan Mulai dari EVent Organizer, Catering, Cetak Undangan, Sewa Tenda,Meja Krsi, Hiburan, Tukang Parkir, Turjawali (Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli). Jadi si empunya hajat cukup menghubungi kita sudh beres semuanya.

    Salam hangat dari Surabaya


    Malah bukan srabutan tapi kayaknya sudah jadi pekerjaan tetap Dhe…
    Kayak PKL itu kan bukan srabutan tapi tetap

    [Reply]

  6. di bukik juga belum ada layanan profesional macam itu mbahKung.
    tapi ada tetangga yg memang bisa segala hal.. jadi Ngai selalu minta tolong beliau untuk segala urusan pertukangan dan perkebunan.


    Kalau ini lebih banyak yg bisa dilayani…

    [Reply]

  7. wah, asik juga kalau ada gerobak keliling yg multi service kayak gitu di jakarta .Pak Guru
    mbok mbuka cabang di jakarta, tlg mbilangin yo Pak 😛
    salam


    Nanti kalau ketemu orangnya akan saya suruh ke Jakarta Bun

    [Reply]

  8. Betapa nyamannya hidup seperti itu, Pak Mars.
    Gak perlu pusing2 nyari tukang. Jangan2 mereka bisa vermak jeans juga ya?
    Hehe…


    Pemerataan Mbak

    [Reply]

  9. sekarang iklan penyedia jasa kayak gitu, sudah banyak ditemui di koran-koran lokal djogja


    Iya Mbak. Jogja emang paling kreatif

    [Reply]

  10. wahhh jogja berarti sudah selangkah lebih maju…sepertinya kalo di jakarta belum ada dechh…..


    Dalam hal kreatifitas, orang Jogja emang jagonya Mbak

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *