Memajukan Jam

Kita tak bisa mengubah waktu tapi bisa memajukan jam. Salah satu alasan memajukan jam adalah adanya perbedaan waktu. Jika bepergian dari wilayah Indonesia bagian Barat ke Indonesia Tengah atau Timur, maka jam harus dimajukan.

Yang aneh adalah memajukan jam untuk tujuan agar tidak terlambat. Misal waktu sebenarnya jam 6.00 tapi jarum jamnya sengaja dijadikan 6.15 atau 6.30. Dengan begitu orang yang melihat merasa sudah terlambat sehingga terpacu untuk cepat2.

Ada yang secara ekstrim memajukan semua jam yang ada. Ini jelas tak baik untuk perkembangan jiwa anak karena sama saja belajar bohong. Jika dibiasakan akan gagap manakala ketemu jam yg normal. Masih banyak cara untuk membuat tidak terlambat, misalnya dengan alarm.

Apakah sahabat pernah memajukan jam seperti yang saya maksud?

26 thoughts on “Memajukan Jam

  1. pernah pak hehehe…memang tdk mendidik ya pak, skrg sih pake alarm HP…

    Sekarang tersedia banyak cara dan banyak pilihan untuk pengingat, termasuk penggunaan alarm pada HP

    [Reply]

  2. gak pernah pak, saya gak suka waktu dimajukan nanti malah bingung sendiri

    Kalau belum pernah sebaiknya jangan pernah nyoba, karena yang terjadi malah tambah bingung sendiri

    [Reply]

  3. aku biasa maju mundurin jam, pak…
    kalo ke sebrang sungai maju satu jam waktu balik ke mess jam diundurin lagi sejam

    Nah kalau yang ini memajukan jam secara ilmiah Mas… 😀

    [Reply]

  4. sepetinya masih perlu pak, untuk pembentukan disiplin. Tapi ya jangan kelamaan..kalo udah terbiasa balik lagi setingan jamnya…

    Sama seperti polisi tidur ya Mas
    Saat ini masih perlu.
    nanti ketika orang sudah berdaya dengan rasa kesadaran, mungkin tak lagi dibangun polisi tidur

    [Reply]

  5. pernah pak, dulu waktu jadi anak kos di solo jam kamar dimajukan 45 menit, tapi sekarang kebiasaan itu uda ga biasa lagi 😀

    Hampir semua pernah melakukannya Mas, apalagi kalau hidup sendirian tanpa ada yg mengingatkan

    [Reply]

  6. Aku termasuk orang yang selalu gagal dalam hal memajukan Jam, baik saat SMA atau Kuliah. Lha ya gagal, lha wong udah tau jam aslinya koq. . .

    Perlu latihan lebih lama lagi.
    Kalau perlu 2 semester 😀

    [Reply]

  7. Jujur iya Pak Mars …
    Ada satu jam … yang menghadap kamar anak-anak …
    yang dimajukan 10 menit …
    maksudnya ya itu tadi … supaya mereka bergegas … dan tidak terlambat masuk kantor

    hehehe

    salam saya Pak Mars

    Jika memang ada efek positif, menurut saya masih oke2 saja Om…
    Kuncinya tetap pada “kebiasaan”.
    Kalau terbiasa disiplin, mau jamnya model apa juga tetap tepat waktu

    [Reply]

  8. sering banget he.. namun sekarang kepikiran klo memajukan jam oleh kita sendiri sama saja dengan bohong karena kita tau berapa menit waktu yang dipajukan, ujung-ujungnya telat lagi 😀
    salam kenal mas

    Salam kenal kembali…
    Semoga blognya makin jaya sejaya Bali

    [Reply]

  9. Saya melakukannya, Pak.

    Berarti penganut aliran sesat… 😀

    [Reply]

    Fauzi Reply:

    Tapi saya nggak merasa sesat. 🙂

    Hahahaha
    Baguslah kalo begitu

    [Reply]

  10. Hadeeh.. di rumah saya nih terjadi praktek seperti ini… Memajukan jam… 😀

    Dulu saya juga termasuk pengikut aliran sesat ini Mbak…

    [Reply]

    nique Reply:

    kok sesat pak? serem amat 😀

    Ya bisa disebut sesatlah
    Kan mengelabuhi diri

    [Reply]

  11. pada akhirnya meski sudah lihat jam 7.10 menit klo memang jam kita majuin 15 menit juga tahu, ah, masih jam 7 kurang 5 menit kok… santai dulu… telat lagi….

    Membohongi diri sendiri jarang berhasil Mas 😀

    [Reply]

  12. saya selalu memasang jam on time…. saat ini mengikuti jam server blackberry saya… saya malah suka terlambat kalau pake di majuin atau di lambatkan…

    Saya juga suka pakai jam yang bener Mas

    [Reply]

  13. saya sering memajukan jam, bahkan jam di hape sekarang pun maju 15″ 😀
    dan yg paling senang memajukan jam makan pak, hayooo bapak juga suka kan? 😀

    Tapi jam di warnet jangan dimajukan ya.
    Ntar pelanggannya pindah warnet sebelah lho

    [Reply]

  14. Jam di rumahku sebagian masih. Tapi saya yg tidak seuju dngan cara begini. Saya lebih seneng segala sesuatunya itu seperti apa adanya..

    Saya idem saja

    [Reply]

  15. ya Pak Mars. Saya pernah membohongi diri sendiri dengan mengajukan jam lebih cepat. Tapi terus karena tahu bahwa jam itu bohong, ya… akhirnya saya juga tidak percaya sama jam itu lagi…. Jadi sebenarnya percuma juga ya..

    Kalau biasa memajukan jam lalu tiba2 ketemu jam yang bener, jadinya malah bingung sendiri dan berasa nggak yakin Mbak

    [Reply]

  16. Jam dinding di rumah saya lebih cepat 10 menit, di kantor 15 menit. Hanya ponsel dan PC yang tepat. Itu bagus untuk saya 🙂

    Kalau pakai waktu yang sebenarnya, kita akan mantap. Tapi kalau pakai jam yg dimajukan, yg muncul adalah rasa ragu

    [Reply]

  17. Wah kalo itu kebiasaan istri saya tu pak. Konon sejak dia mulai bekerja he he.
    Tapi memang ampuh kelihatannya 🙂

    Sebagian orang merasakan keampuhan cara ini Mas…
    Terutama anak2

    [Reply]

  18. Jam tangan saya majukan 15 menit pak. Hanya jam tangan, karena itu yang menjadi patokan bagi saya, bahwa 15 menit sebelum deadline segalanya sudah saya bereskan 😀

    Kalau untuk personal mungkin lebih cocok Mas, karena yang paling tau ya yang memajukan

    [Reply]

  19. Pernah Pak, dengan tujuan biar tidak terlambat dan karena tahu dimajukan jadi menghambat kemampuan mengelola waktu. Hingga saatnya evaluasi ‘pembohongan waktu’. kini makin mudah dengan alarm reminder. Salam

    Rata2 pada pernah melakukan Bu, tapi setelah itu akan menyadari bahwa cara itu bukanlah yang terbaik

    [Reply]

  20. Pernah, Om. Tapi abis itu dibalikin lagi, hawong gak ngaruh. Tetep aja tau klo kelebihan 10 menit jadi yaa tetep aja santai :mrgreen:

    Hahahaha
    Saya juga pernah dan kayaknya nggak ngaruh

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *