Mengeluh dan Melenguh

S

udah menjadi rutinitas setiap insan, mengeluh adalah kegiatan rutin, diungkap maupun cuma dibatin. Yang blognya sepi pengunjung, mengeluh knapa kok nggak ada yang komentar, yang blognya ramai pengunjungpun mengeluh, capek membalas comment masuk.

  • Suami mengeluh, kenapa harus ada kewajiban mencari nafkah
  • Istri mengeluh, kenapa yang hamil kok nggak lelaki saja
  • Sopir angkot mengeluh, penumpang sepi harga BBM noak-naik
  • Penumpang mengeluh, angkot kok dikit2 berhenti, kapan sampainya?
  • Guru mengeluh, sudah gonta-ganti metode hasilnya nihil
  • Murid mengeluh, pelajaran mboseni, gurunya galak dan nerangkannya nggak jelas
  • Orang tua murid mengeluh, SPP mahal, buku nggak bisa nglungsur kakaknya
  • Blogger mengeluh, mau posting nggak dapat ide, koneksi lelet
  • Petani mengeluh, harga pupuk selangit, harga jual anjlok drastis
  • PNS mengeluh, enakan kerja di swasta, ada lemburan, THR nya bisa sekali gaji
  • Pekerja Swasta mengeluh, enakan jadi PNS, nggak perlu takut di PHK
  • Penyanyi mengeluh, pembajakan merajalela
  • Pembajak lagu mengeluh, kenapa musti ada razia
  • Penyeberang jalan mengeluh, kendaraan yang lewat kok nggak ada jedanya
  • Pengemudi mengeluh, penyeberang jalan seenak udelnya dan bikin semrawut
  • Pedagang layang2 mengeluh, musim hujan kok lama banget
  • Pedagang jas hujan mengeluh, hujan kok nggak datang2.
  • Anak mengeluh, kenapa ini-itu musti diatur dan nunggu persetujuan orang tua
  • Orang tua mengeluh, kenapa anak sekarang kok susah diatur
  • Kambing mengeluh, enakan jadi kucing, nggak disembelih, nggak dibikin sate
  • Kucing mengeluh, enakan jadi kupu, bisa terbang kemana2
  • Kupu2 mengeluh, nggak bisa leluasa keluar malam takut ketangkep Satpol PP
  • Satpol PP mengeluh, kenapa nggak diberi fasilitas pistol kayak polisi
  • Polisi mengeluh, seragamnya kok nggak ngikuti mode

Sapi melenguh: “Ghgyt%4$ 7&^#@* g%fdw;*76t fdREs#2@*&^ * Vcxdsetr$#”

Artinya kira2 :”Kenapa manusia kok mengeluh… Kenapa tidak melenguh seperti saya?”

Bagaimana dengan Anda?. Apa keluhan untuk hari ini?

31 thoughts on “Mengeluh dan Melenguh

  1. kalau dalam bahasa indonesia, ada istilah metatesis alias pembalikan fonem, pak mar, seperti rontal jadi lontar, kursi jadi kerusi *halah* saya mengeluh, jangan2 pak mar memang sedang membahas masalah metatesis itu, kekeke ….

    [Reply]

  2. itu istilah baru ya? apa perlu dimasukkan ke KBBI? hehe…
    okelah saya juga mengeluh…, kapan punya istri…

    [Reply]

  3. iya pak bener, setiap saat kita pasti ada perasaan mengeluh…yah mungkin dah jadi takdir kita kali yee…

    [Reply]

  4. hiyyah, mengeluh sudah include menjadi bagian dari sifat manusia sejak lahir. hanya sifat kesabaran dan nerimo yang bisa meredamnya.

    eniwei, nih artikel boleh di kopas ga yaw?

    [Reply]

  5. q pengen cepet lu2s dari UNDIP_^kapan ya??mengeluh nich,,hidup ini memang penuh perjuangan

    [Reply]

  6. mengeluh<<<<– suatu hal yang sangat manusiawi banget.. jadi enjoy aja….

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *