Menghitung Langkah

Kata orang bijak, menghitung langkah itu kurang bijaksana karena hanya akan membuat kesan lambat sampai tujuan. Tapi karena saya bukan orang bijak, maka saya tak sependapat dengan itu. Saya suka menghitung langkah, entah langkah apa saja. Dengan begitu kita bisa membandingkan untuk kemudian kita jadikan pelajaran.

Kali ini saya akan menghitung banyaknya langkah yang harus dilakukan seseorang bilamana akan mengomentari sebuah posting. Kondisinya blog sudah terbuka dan langkah baca postingan kita abaikan.

Menurut saya, langkah paling singkat adalah klick judul postingan, menulis komentar lalu submit. Mohon jangan diprotes knapa kok nggak baca postingan dulu. Ini kan menurut saya dan ini masih cara yang paling singkat.

Kemungkinan kedua agak panjangan dikit yaitu ditambah langkah masukkan nama, email dan url kita. Kalau di atas tadi dianggap identitas kita telah termemory.

Dan masih menurut saya lagi, langkah yang paling panjang adalah klick judul, ketik komentar, memilih pilihan status komentator, masukkan identitas, ngisi verifikasi lalu submit. Bagaimana pengalaman Anda?

24 thoughts on “Menghitung Langkah

  1. Langkah berikutnya … isi komentar pak, setelah langkah pertamax, keduax dan ketigax.
    Itu menurut saya Pak, tidak mesti supakat

    [Reply]

  2. Semua sudah pernah saya alami pak, ternyata kualitas tulisan komentar itu sangat berpengaruh terhadap penilaian pemilik blog terhadap si komentator, so jangan sembarangan kasih komentar itu pilihan saya. Tukeran link ya pak, link bapak sudah saya pasang di blog saya.. atas nama metaMARSphose

    [Reply]

  3. Klik Judul, baca posting, ngisi nama, ngisi email, ngisi website, ketik komentar….
    Tapi klo artikelnya boso inggris yo gak dipun waos pak…. 😀

    [Reply]

  4. gak harus cepet-cepet nulis komeng. gak pertamax gak papa, yang penting baca isi postingan dulu. Biar lambat asal ketawa

    [Reply]

  5. aku baca, njuk komen… kalo disini mbok linku salah mesti dibenerin… jd ga tak pikir heheheh

    [Reply]

  6. Kalau langkah : baca judul lalu komeng, ingat sama salah satu sahabat gurem, hihihi *mudah2an beliau tidak baca*

    [Reply]

  7. yg lebih cepat lagi ga perlu nulis komentar tp copy paste dari hardisk yang isinya :
    “hore pertamaxxxx…….. ”

    atau

    “Ijin mengamankan yang dua”

    Atau yg lainnya
    :d

    [Reply]

  8. kalau aku sih selalu baca dulu tulisannya dulu ,Pak Guru, baru ngasih komen.
    tapi, ada juga sih yg tulisannya aku gak ngerti, akhirnya hanya jadi silent reader aja 🙂
    salam

    [Reply]

  9. Rasanya kalau kesini langkah saya panjang amat Pak Mars,.. karena harus membaca postingan dulu. Soalnya kalau tidak…… jadi ketinggalan informasi nantinya.
    Salam hangat selalu.

    [Reply]

  10. Good post, I favor it very much! I would really like to leave the opinion, because it provides much more bloggers that get involved and the opportunity to maybe learn from each othee.

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *