Menteri, Mentari, Minteri, Mantera

menteri

Menteri itu jalannya bebas, boleh lurus, boleh pula miring. Dia makan apa saja yang ada di sekitarnya termasuk gajah dan kuda. Hebatnya lagi, yang dimakan justru yang bukan miliknya. Itulah kenapa Menteri badannya bongsor kayak Raja.

Mula2 dia berlindung di barisan belakang bersama Raja, tapi begitu ada peluang dan nampak makanan, maka dia akan melesat jauh dan menyergapnya.

Demikianlah gambaran Menteri dalam permainan catur, bukan jabatan menteri seperti yang sekarang lagi hangat dibicarakan orang. Ilmu saya tak cukup memadahi buat ngreview menteri manusia. Jabatan itu terlalu tinggi, jauh di awang2. Saya cuman paham Menteri Catur.

Catatan :
Sebagian kita salah kaprah menyebut Menteri dengan Stèr dan yang harusnya disebut Gajah malah dikatakan Menteri. Tapi ya nggak apa2 wong nggak nglanggar undang2. Lagian MUI pun belum ngeluarkan fatwa buat itu. Kayaknya masih sibuk ngrembug Maria Ozawa.

Untuk sampeyan yang akan jadi Menteri, bersikaplah seperti Mentari yang menghangatkan dan memberi pencerahan. Jangan pernah jadi Menteri hanya modal Mantera, apalagi cuman buat Minteri rakyat dowang.

53 thoughts on “Menteri, Mentari, Minteri, Mantera

  1. Pingback: 10 Cara Ampuh Menjadikan Blog Anda Beda Dari Blog Lain
  2. Pingback: metaMARSphose » Sebuah Penghargaan
  3. iya memang betul pak , ,
    menteri catur memang serba bisa , , , ,
    moga aja para menteri baca ini ^_^


    Semoga Mas…

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *