Menulis Apa Yang Didengar

Ada yang bilang bahwa jika kita tak punya bahan untuk ditulis, maka tulislah apa yang kita lihat dan apa yang kita dengar. Saya setuju dengan pendapat tersebut dan selama inipun saya sering memakai trik itu dengan hasil yang tak mengecewakan.

Repotnya adalah tak semua apa yang kita dengar itu sama dengan ejaan dalam tulisannya. Jika apa yang kita dengar itu lalu kita tulis, bisa2 kita salah ejaan. Mau bilang Okky Jelly Drink keliru jadi Okijelidring, mau nulis You know me so well keliru jadi Yunomisowel dll.

Oleh karena itu kita musti hati2 manakala menulis apa yang kita dengar, terlebih jika menyangkut bahasa asing atau bahasa yang tidak kita pahami. Beruntung karena saat ini banyak cara untuk cari tau ejaan yang sebenarnya, sehingga kemungkinan salah tulis bisa terminimalisir.

Peringatan Pemerintah :
Salah tulis bisa menyebabkan misanderstending. Jangan sampai mau nulis Jason Mraz keliru jadi Jason Mars

42 thoughts on “Menulis Apa Yang Didengar

  1. Dulu saat sy susah mengingat bear brand sering nyebutnya susu beruang aja biar lbh mudah diingat (wadoh kok sy ngiklan jg)


    Saya juga begitu Mbak, sering menyebut merk sesuai gambar dalam kemasannya

    [Reply]

  2. Aku mau nulis apa yang berseliweran di depan mataku pakdhe 😉

    Kunjungan perdana setelah lama hiatus


    Selamat Momong putrinya sambil ngupdate blog

    [Reply]

  3. mbahKung kapan nyanyi lagi..?
    Ngai kangen juga dengerin ‘I’m yours’ ala mbahKung Mraz..


    Kan Ngai bisa nyanyi sendiri

    [Reply]

    Ngai Reply:

    heleh! salah akun deh…


    Ngai sudah biasa salah

    [Reply]

  4. Hala Saya kok malah dengernya Jesen Miras pak… 😀


    Moga2 Pak Jesennya nggak tau

    [Reply]

    Darin Reply:

    Wakakakak, sama mas Sriyono! 😀


    Hahaha…
    Kasian Pak Jasonnya

    [Reply]

    Muflich Kamil Reply:

    Setuju !!! 😆


    Makasih atas persetujuannya

    [Reply]

  5. Saat seseorang bilang pergi ke Yunani, lah dengarnya malah ke Yu Nani. Treimakasih Pak Mars, pesannya mendengar sesuai konteksnya. salam


    Yu Nani bakul pecel Bu

    [Reply]

  6. hehe, tapi menulis apa yang didengar itu kadang karena disengaja loh pak.. katanya sih buat lucu2an.. 🙂


    Hahaha
    Iya juga, dan kadang buat hiburan Mbak

    [Reply]

  7. jason mraz baru saja menghibur Indonesia, selamat berakhir pekan dan liburan pak guru 😀


    Sudah 3 kali ke Indonesia ya Mas

    [Reply]

    arif Reply:

    betul pak, sayangnya sudah 3 kali pula saya gagal nonton Jason Mraz hehehe


    Saya juga nggak nonton Mas

    [Reply]

  8. Jadi ingat temen saya bilangnya Jason Miras…. kita jadi kekeh-kekeh karena langsung teringat lagunya Bang Rhoma….


    Kasian si Jason

    [Reply]

  9. bagaimana mungkin ya kita bisa menulis sesuatu yang sama sekali belum pernah kita lihat dan dengar ya?…..pasti bingung mau mulai dari mana


    Yg repot kalau yg didengar langsung ditulis apa adanya Bang

    [Reply]

  10. klau yang ga ngerti bahasa inggris ya terpaksa harus yang bunyi yang di tulis… dulujuga sering seperti itu… hahahahah


    Saya juga sering salah eja

    [Reply]

  11. Jadi, harus hati-hati dalam mendengar. Jangan sampai salah dengar dan jadi salah tulis. 😀

    Okkijelidring itu keliatannya delisius tu pak mars. 😆


    Hahaha
    Delisius sekali Mas

    [Reply]

  12. Tak mudah menulis apa yang didengar, Pak Mars.
    Jangan-jangan ntar pas mau nulis cerita, jadinya seperti ini: “Ibu saya sedang mencuci pakai sabun ‘etek’, lalu beliau menggoreng ikan pakai minyak ‘rosbren’.” 😀


    Hahaha
    Sabun Etek nya itu lho…
    Sarapan di megdis

    [Reply]

  13. ahahahhahihih. .
    ada2 saja Pak Mars. . .

    tapi kalau mau nulis tokoh kartun MARSupilami tetap kan, Pak? 😛


    Karena Produk Amerika Latin ya
    Maka bacaan & tulisannya sama

    [Reply]

  14. aku ditawari moneytize blog aku, gak tak rewes, males prosesnya.
    tulisane bener gak nih pak guru.


    Saya malah nggak tau cara nulisnya yg bener…

    [Reply]

  15. Orange Crush bisa jadi Ora nyekrus lho….

    ” minuman botol sing ora nyekrus mboten wonten,bu. Sedoyo nyekrus je..”, kata pembantu.

    Salam hangat dari Surabaya


    Hahaha
    Ora nyekrus… 😀

    [Reply]

  16. hahahahha betul-betul maklum lidah orang indonesia kan suka apa adanya ketika dituangkan dalam tulisan


    Hahaha
    Iya Om…

    [Reply]

  17. Kalau Pak Mars menulis apa yang kita dengar maka itu yang kita tulis. Kalau Ibu saya apa yang dilihat ya itu yang diucapkan, seperti pernah kejadian saya mau ke supermarket ibu saya nitip mie ayu ting-ting. saya muter gak karu-karuan nyari mie merk ayu ting-ting , pas saya tanya ke SPG, ternyata mie ayu ting-ting itu mie isi dua, ealah.. :p


    Supermi isi dua ya Mbak 😀

    [Reply]

  18. Kalau gak salah sudah ada software yang bisa mengconvert suara ke dalam tulisan. Itu kira2 bakal banyak salah eja nggak ya? 🙂


    Kalau yang Bahasa Inggris sich sudah ada, tapi untuk Bahasa Kita kayaknya belum

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *