Home > Realita > Momongan Baru

Momongan Baru

Postingan ini saya ikutkan dalam lomba Karnaval Blog – Minum Teh Bersama Ibu
yang diadakan oleh guskar.com

Photobucket

Kami punya dua momongan baru. Bukan karena istri melahirkan lagi, bukan hasil ngadopsi, tapi ini kewajiban resmi. Sepeninggal Bapak dan Bapak Mertua, praktis Ibuk saya & Ibuk mertua hidup sendirian. Seandainya mau, beliau berdua kami minta tinggal bersama kami, karena setelah kedua anak kami kost, rumah jadi sepi. Tapi kenyataan berkata lain.

Dengan alasan kepanasan dan kangen rumah sendiri, Ibuk selalu nggak pernah kerasan berlama2 menginap di rumah kami.

Ibuk mertua lain lagi…
Karena jaraknya yang dekat, beliau lebih sering datang ke rumah tapi nggak pernah mau menginap. Bukan karena kangen rumah sendiri, bukan takut udara panas, tapi kangen sama ayam dan bebek peliharaannya.

Akhirnya yang kerepotan ya kami, musti mbagi waktu buat nengok ibuk-ibuk kami, nenek dari anak2 kami, orang tua sekaligus momongan kami.

Ada episode menarik yang layak disimak.

Episode I : Kumbang (Kudus Palembang)
Seminggu yang lalu, Ibuk saya minta dijemput, katanya kangen dengan anak2 kami, ya cucu2nya. Karena saya sibuk, istri saya njemput ke Kudus sendirian. Ketika Ibuk baru sampai, tiba2 Ibuk Mertua yang saat itu ada Palembang (di rumah kakak kami) minta dijemput. Esok harinya istri saya berangkat ke Palembang. Akhirnya saya yang “ngrumati” Ibuk sendirian.

Episode II : Hunting Sayur Bening
Saat kantor istirahat, saya musti hunting sayur bening dan ayam bakar kesukaan Ibuk ke warung yang letaknya agak jauh lalu membawanya pulang. Repotnya, warung yang jual sayur bening nggak jual ayam bakar, warung ayam bakar nggak nyediakan sayur bening. Jadi harus pindah dua warung berbeda.

Episode III : Ingkar Janji
Tak terbayangkan juga capek & repotnya istri saya, sehari ke Kudus, hari berikutnya ke Palembang. Rencana cuman sehari sampai dua hari di Palembangnya, tapi istri saya ingkar janji, malah berlama2, dengan alasan kangen kakak laki2 satu2nya, yang kebetulan jadi Dandim di Baturaja.

NB:
Yang unik dari Ibuk:
- Nggak pernah terlewat nonton infotainment dari TV manapun
- Nggak pernah membiarkan pintu terbuka. Terbuka sedikit langsung ditutup.
- Suka makan, suka jajan

Yang unik dari Mertua
- Selalu mematikan lampu yang dianggap nggak penting
- Marah besar kalau dibawakan makanan yang hasil beli, katanya pemborosan !!.
- Nggak betah lihat peralatan kotor. Satu garpu kotorpun langsung dicuci.

Saya pernah nyari kaos kaki yang hilang sebelah, nggak taunya dicuci mertua, dikira lap. :lol:
Sangat kontras dengan istri saya, kalau nyuci pakaian atau peralatan dapur nunggu sampai satu kontainer baru dicuci.

Persamaan Ibuk & Mertua:
Nggak peduli salah atau benar, tiap kami marah pada anak, beliau selalu membela cucunya, melebihi Lembaga Perlindungan Anak.
Persamaan yang lain adalah, beliau berdua nggak suka Main Game:D

Apa yang saya tulis ini hanyalah bentuk rasa hormat dan sayang kami pada beliau berdua, Ibuk dan Mertua kami. Berbahagialah yang masih punya Ibu, berbuatlah yang terbaik pada Ibu, selagi ada kesempatan, selagi bisa.

Mohon doa dari semua sahabat, agar kedua Ibuk kami diberi kesehatan…

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. Pakde Cholik
    November 27th, 2009 at 11:29 | #1

    Emak juga nggak krasan berlama-lama dirumah” kayak dipenjara, hanya makan,tidur,makan.tidur lagi”
    Selain itu selalu ingat rumah dan sawahnya.
    Jadi kami yang selalu njenguk emak.
    Salam hangat dari Surabaya

    [Reply]

  2. Cah Sholihah
    November 27th, 2009 at 16:04 | #2

    Walah pak.. baca tentang mertua kok yach… aku jadi kangen mertua nih.. hehehe.. tapi kok jadi bahas makanna juga yach hehehehe.. Aku suka sop plus ayam goreng hehehe
    .-= Postingan Cah Sholihah : Kau Cinta Padaku =-.

    [Reply]

  3. Blog Ijo
    November 27th, 2009 at 22:08 | #3

    iki postingan aku rung kenal pak mars ki..
    :p

    [Reply]

  4. nakjaDimande
    November 28th, 2009 at 10:23 | #4

    salam sayang buat dua ibunya pak Mars.. juga buat bu mars.. buat semua ibu di muka bumi!
    .-= Postingan nakjaDimande : Antara Mekah dan Madinah =-.

    [Reply]

  5. November 29th, 2009 at 18:42 | #5

    saya jadi ingat dgn almarhumah ibu mertua yg sama dgn ibu mertuanya Pak Guru, selalu rajin, nggak betah lihat yg kotor, walaupun hanya sendok satu buah, pasti dicuci.
    Salam hormat utk kedua Ibu yg hebat ini.
    Semoga beliau berdua selalu sehat, amin.
    salam.
    .-= Postingan bundadontworry : Hidup Ini, bukanlah Beban………. =-.

    [Reply]

  6. November 30th, 2009 at 11:10 | #6

    Salam hormat buat kedua ibu pak Mars. Merawat orangtua memang ada seninya tersendiri. Butuh kesabaran lebih namun semuanya itu menjadikan hidup kita penuh arti jika kita mampu menjalaninya dengan baik.
    .-= Postingan Puspita W : NGE-BLOG UPAYA MENGEMBANGKAN SEMANGAT BERBAGI SISWA =-.

    [Reply]

  7. December 8th, 2009 at 11:06 | #7

    komen lagi sisan nunut Selamat Hari Ibu bagi yang merayakannya!
    .-= Postingan Andy MSE : Makmi Koyor =-.

    [Reply]

  8. bie
    December 8th, 2009 at 22:52 | #8

    kikikikiki.. Selamat Hari ibu bagi ibu sedunia.
    .-= Postingan bie : Free Download Film 2012 =-.

    [Reply]

  9. guskar
    December 13th, 2009 at 21:20 | #9

    Catatan Menjelang Karnaval Blog MTBI
    Pertama, saya wajib mengucapkan terima kasih kepada teman-teman narablog yang telah mengirimkan artikel untuk meramaikan acara Karnaval Blog : Minum Teh Bersama Ibu. Artikel yang masuk cukup banyak, yaitu 50 naskah. Artikel yang dikirimkan ada yang berupa, Esai, Fiksi, Puisi, atau Ringan Interesan. Semua bagus, dan itu telah membuat saya kesulitan mana yang akan ditampilkan dalam karnaval nanti.
    http://guskar.com/2009/12/13/catatan-menjelang-karnaval-blog-mtbi/

    [Reply]

  10. News and Technology
    November 4th, 2010 at 21:37 | #10

    amazing site guys I found your site from google,and your entry its very interesting thus I added a Trackback to it on my weblog

    [Reply]

Comment pages
1 2 1861
  1. No trackbacks yet.

Current month ye@r day *

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~