Home > Realita > Mudik Berisik

Mudik Berisik

August 15th, 2012

Tradisi perjalanan mudik menjelang lebaran telah bermula. Jalan raya yang biasanya lancar normal kini berubah total. Puluhan bahkan ratusan motor plat B mulai memenuhi jalanan. Bising suara yang keluar dari knalpot modifikasi sangat memekakkan telinga. Mudik jadi berisik.

Saya tak tau apa alasannya, mengapa motor dari Jakarta tersebut menggunakan knalpot meraung2. Mungkin bisa nambah tenaga, mungkin agar orang lain pada takut lalu minggir atau ada alasan lain. Atau jangan2 tim suksesnya Foke-Nara bagi2 knalpot racing gratis ya.

Yang paling merasakan dampaknya adalah kota di jalur Pantura Jawa Tengah, terutama yang berada di Barat Semarang karena jumlah motor masih sangat tinggi. Setelah di Semarang barulah terpecah. Sebagian menuju Selatan arah Jogja atau Solo dan sebagian lagi ke Timur arah Surabaya

Selamat menikmati perjalanan bagi yang mau mudik, semoga lancar sampai tujuan.
Semoga mudik kali ini nggak berubah menjadi Mudik Berisik.

~ Grazie ~
Categories: Realita
  1. August 15th, 2012 at 11:17 | #1

    saya paling sebel sm suara knalpot yg berisik.
    kayaknya sih biar orang yg dengar lgs minggir tuh pak πŸ™


    Jakarta Sepi, Pantura Berisik

  2. August 15th, 2012 at 11:44 | #2

    knalpot itu soal pendengaran pak, klo motor dengan knalpot standar mereka tidak bisa mendengar suara mesin motornya, ya mereka pakai knalpot yang bunyinya kencengggg…
    ow, motorku mesinnya idup… πŸ˜€


    Polisi kok ya diam saja ya

    arif Reply:

    terkadang bagi sebagian orang, mungkin itu semacam kenikmatian tersendiri sebagai sebuah kebanggaan di antara kelompok mereka yg suka dgn knalpot berisik, dan juga ingin dipertunjukkan kepada kelompok masyarakat umumnya yg tidak suka knalpot berisik πŸ˜€


    Sebagai cara untuk berekspresi sekaligus untuk menunjukkan keeksisan mereka kali ya Mas

    arif Reply:

    betul pak, eksis adalah salah satu tahapan kebutuhan manusia setelah
    kebutuhan pokok terpenuhi (menurut teori maslow).
    tapi eksis untuk masing2 orang berbeda bergantung tingkat pendidikan,
    pengalaman, wawasan, lingkungan, dll.
    semoga yg eksis dengan cara “berisik” menemukan cara eksis lainnya
    yg lebih baik ehehehe


    Mungkin mereka belum menemukan cara yang lebih etis Mas

  3. August 15th, 2012 at 11:44 | #3

    Biar keren dikit waktu pulkam gitu pak mars pake kenalpot mak gereng, hahahah πŸ˜€

    Biasanya di gereng2in pas malem takbiran, buset dah rame banget dijalanan πŸ˜€


    Persis Konvoi Kampanye ya

  4. August 15th, 2012 at 11:48 | #4

    Iya pak, ga nyaman banget denger motor berisik…, kesannya berandalan & norak banget πŸ˜€


    Apalagi mereka pakai jaket dan kacamata hitam. Tambah sangar

  5. August 15th, 2012 at 11:57 | #5

    waw trend baru ini namanya .
    Mungkin biar tambah semangat sekalian untuk memeriahkan idul fitri kali mas πŸ˜€
    selamat mudik


    Toko onderdil sich seneng, dagangannya laku keras

  6. August 15th, 2012 at 11:59 | #6

    Saya curiga, mungkin pemilik motor tersebut ada gangguan pendengaran, sehingga knalpot pun harus nyariiiiing. Coba sekali-sekala diajak ngobrol Om, pasti bengak-bengok :mrgreen:

    Saya ndak mudik, sudah ndak punya kampung πŸ˜₯


    Ada yg memang suka dengan knalpot berisik itu, tapi pasti juga ada di antara mereka yg nggak suka. Tapi mereka tak bisa berbuat apa2 selain tetap ada dalam rombongan. Yg paling kasihan adalah anak kecil yg ikut

  7. August 15th, 2012 at 12:21 | #7

    Rombongan berisik itu banyak yg lewat Kendal ya pak …
    tingkah di jalan seperti itu, di kampungnya bagaimana ya …


    Iya Bu. Secara Kendal kan wilayah Pantura.
    Saat lewat Kendal masih terkonsentrasi, karena masih menyatu antara yg ke Timur arah Surabaya dan ke Selatan arah Jogja.
    Jadi Kendal relatif masih padat.
    Terpecahnya setelah di Semarang

  8. achmad sholeh
    August 15th, 2012 at 13:24 | #8

    tradisi mudik yang tak pernah terlupakan dari masa ke masa


    Kalau mudiknya sich iya Mas.
    Berisiknya itu yang nggilani

  9. August 15th, 2012 at 13:28 | #9

    jogja biasanya jadi kota yg macet mas kalau libur lebaran gini


    Iya Mas, lebaran banyak digunakan oleh wisatawan domestik untuk jalan2 ke Jogja
    Jalan di Jogja juga banyak yg sempit.
    Tapi yg ke Jogja biasanya bukan kategori knalpot berisik ini

  10. August 15th, 2012 at 13:31 | #10

    heran mereka gak budek ya telinganya pakai knalpot begitu πŸ™‚


    Mungkin juga antar mereka sendiri ada yg terganggu, tapi nggak berdaya karena kalau misah dengan rombongan akan makin menyulitkan

  11. August 15th, 2012 at 13:32 | #11

    Mudik, fenomena menarik untuk bertemu dengan berbagai macam orang, dari orang tua, orang muda, orang jauh, sampai orang aneh dengan motor berknalpot aneh πŸ™‚


    Di jalan mereka berjajar kadang sampai 4 motor trus ke belakangnya panjang sekali

  12. yuniarinukti
    August 15th, 2012 at 15:54 | #12

    Sengaja dibikin berisik kali Pak biar ‘ngetok-ngetok’i’ klo mudik hihi


    Mungkin iya Mbak. Biar ngeksis gitu ya

  13. August 15th, 2012 at 16:05 | #13

    Sama pals, aku juga sering kesal mendengar suara knalpot sepeda motor yang tidak enak didengar telinga…mudah-mudahan pemilik motornya segera berubah


    Kalau di Pantura lebih parah keadaannya Bang

  14. August 15th, 2012 at 19:06 | #14

    dari pada bagi-bagi knalpot mending bagi-bagi tiket mudik gratis ya pk … πŸ˜€


    Atau sediakan armada mesisan ya Mas

  15. Kukuh Nova Putra
    August 15th, 2012 at 19:06 | #15

    Hahaha, namanya juga rider mas kadang seenaknya sendiri pake jalan.
    Dan biasanya itu yg pake motor gede, maklum orang kaya πŸ˜†


    Kalau motor itu berombongan 10 sampai 20 buah, wah suaranya nggegirisi kayak mau perang

  16. nh18
    August 15th, 2012 at 20:25 | #16

    qiqiqiqiqi …

    Ini “alus” banget Pak Mars …
    sentilan anti biasa khas Pak Mars
    bagi knalpot “berisik” gratisan … hehehe

    salam saya


    Saya yakin momen mudik ini pasti dimanfaatkan oleh Tim Sukses masing2 calon Om…
    Itu Pasti

    ais ariani Reply:

    aku baca komennya oom enha ngebuat aku baca tulisan Pak MArs lagi. jadi ini sindiran? hadeeh halus sekali caranya Pak Mars yah…

    motorku gak brisik loh PAk Mars. serius. boleh lewat Kendal kan berarti?
    πŸ˜€


    Hahahaha
    Siapa tau knalpot itu memang dibagi2 secara gratis Mbak
    Dulu saya juga pernah pakai knalpot meraung2, tapi akhirnya saya kembalikan ke yg standar

  17. August 15th, 2012 at 20:34 | #17

    saya komentar apa ya. #bingung
    saya inguk2 aja pak. πŸ˜†


    Makasih Mbak Erwin
    Iya nich, knalpotnya berisik, sampai komen Mbak Erwin nggak kedengeran πŸ˜€

  18. Evi
    August 15th, 2012 at 20:57 | #18

    Jadi Kendal sudah mulai dipenuhi raungan knalpot para pemudik ya Pak Mars? Mereka sedang bergembira Pak, pulang kampung yang alhamdulillah bisa dengan kendaraan sendiri. Hanya saja mungkin sedikit lupa bahwa knalpot mereka berpotensi mengganggu ketenangan orang lain..


    Seluruh daerah pantura sudah berasa panas dan padatnya jalan raya Bu…
    Pemakai jalan domestik tersisih oleh pemudik yg memenuhi jalan raya. Nyalipnya zigzag lewat kiri lewat kanan amat mengejutkan

  19. August 15th, 2012 at 21:35 | #19

    sudah berisik, tekanan gas yag keluar dari knalpot kadang menerpa wajah ketika di jalanan pak..
    jengkel sekali kalau lihat pengendara yang knalpotnya ngaceng..
    kok kaya pake nos aja..


    Di Pantura paling berasa Mbak…
    Sepanjang jalan suara raungan itu hampir terjadi selama 24 jam nonstop

  20. August 15th, 2012 at 22:22 | #20

    aquwh gak kemana-mana mbahKung.. gak mudik dan gak bikin berisik.
    ramadhan tahun ini, smoga damai sampai akhir.. ledakan mercon boleh dibilang sepi.
    klopun ada hanya petasan kecil yg gak sampai bikin kaget..


    Saya kayak Mas Farizalfa ya Ngai, gak mudik kemana2…
    Ngomong2, Mas Fariz kok gak kenal kamu. Nama kamu gak disebut.

  21. August 15th, 2012 at 23:53 | #21

    Pak mars selamat kedatangan para pemudik dari jakarta ya…. knalpot memang masalah tuh… saya juga suka sebel kalau dengerin knalpot keceng dan cempreng.


    Yg lebih menggetarkan dada itu kalau gasnya di bleyer2 Mas…
    Apalagi kalau di lampu merah

  22. August 16th, 2012 at 00:15 | #22

    menurut pengakuan temenku bertujuan untuk menakuti agar orang lain minggir pak.


    Salah satu tujuannya memang seperti itu Mas.
    Kalau rombongan trus suaranya menggelegar gitu, pemakai jalan lain pasti kaget dan ngalah

  23. August 16th, 2012 at 02:42 | #23

    Salam kenal mas. Aku juga mudik pake motor, tapi knalpotnya standar, ngga meraung-raung.


    Salam kenal juga Mas Anton. Semoga lancar selama perjalanan hingga kembali nanti.
    Kadang ada yg motornya matic kecil, tapi knalpotnya diganti gedhe. Suaranya meledak2 πŸ˜€

  24. August 16th, 2012 at 03:57 | #24

    Banyak sekali knalpot yang berisik mas
    Mungkin mereka bangga ya pakai sepeda motor kayak gitu
    Salam hangat dari Jombang


    Di Pantura paling berasa Dhe
    24 jam non stop sejak H-3 hingga H+3 konvoi motor itu menggila ngebaki dalan

  25. August 16th, 2012 at 04:05 | #25

    kalo berisik kan jadi ga bisa tidur
    ngantuk di jalan bahaya kan..?
    hehe


    Tapi orang lain yg nggak berkepentinganpun ikut2 nggak bisa tidur Mas πŸ˜€

  26. August 16th, 2012 at 06:17 | #26

    alasan utamanya supaya yang di depan denger pak mars, jadi biar minggir dikit ngasih lewat *sesama pengguna knalpot dilarang berisik* πŸ˜€


    Tapi yang paling kena imbasnya justru yg ada di belakangnya Mas…
    Deru knalpot itu amat mengganggu masyarakat khususnya di wilayah Pantura

  27. August 16th, 2012 at 08:05 | #27

    Semua orang pada mudik… saya kapan mudiknya ya??? mungkin Pas udah kuliah mungkin ya???


    Mudik yang paling berisik adalah mudik di daerah Pantura, Pantai Utara Jawa sepanjang jalan antara Jakarta-Surabaya

  28. August 16th, 2012 at 08:56 | #28

    Assalaamu’alaikum wr.wb…

    Fitrah sejati adalah membesarkan Allah dan Syariat-Nya di alam jiwa.
    Di dunia nyata, dalam segala gerak
    Di sepanjang nafas dan langkah
    Semoga seperti itulah diri kita di hari kemenangan ini.

    Selamat Hari Raya Idul Fitri
    Taqobalallahu minnaa wa minkum
    Shiyamanaa wa shiyamakum
    Minal β€˜aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin

    Salam Ramadhan dari Sarikei, Sarawak. πŸ˜€


    Waalaikumsalam wr. wb.
    Selamat Hari Raya Idul Fitri juga
    Minal β€˜aidin wal faizin
    Mohon maaf lahir dan batin
    Salam untuk keluarga besar Ibu Siti Fatimah di Sarawak.

  29. August 16th, 2012 at 10:56 | #29

    Aku langganan email saiki pak.. ben ora kelewatan postingane njenengan..

    wah nek aku mudik jelas gak berisik, soale numpak sepeda ontel. haha..

    Nganjuk jik sepi, mudik e sesuk atau mengko mungkin..


    Matur Nuwun Mas nDop, atas langganannya.
    Met mudik, met lebaran, maaf lair batin

    ndop Reply:

    Hoho.. tesik dangu, bodho kelimo wonten acara keluarga teng Tulungagung.. hehe


    Selamat mempersiapkan perjalanan ke Tulungagung…

  30. irmarahadian
    August 16th, 2012 at 11:02 | #30

    kalo di tempat saya “buka puasa” brisik ….
    soalnya anak-anak kecil , ngabuburitnya pada menyalakan mercon pak…:)


    Apalagi yg namanya mercon itu Mbak.
    Amat sangat mengganggu ketenangan

  31. August 16th, 2012 at 11:22 | #31

    knalpot anak muda tuh om πŸ˜€


    Hahaha
    Tapi anak SD yang lebih mudaan, knalpotnya juga gak gitu2 amat

  32. August 16th, 2012 at 14:28 | #32

    bakal lebih berisik lagi kalau di knalpot itu dicantolin kaleng-kaleng bekas. pating grombyang. hehe. idealnya kendaraan umum dipermudah dan tiketnya juga terjangkau, jadi masyarakat tidak banyak yang pakai motor untuk mudik. dan mudik lebih ayem, tidak berisik lagi.


    Jaman dulu saya suka naruh kaleng2 itu di sepeda saya… πŸ˜€

  33. August 16th, 2012 at 15:14 | #33

    Bener banget deh benci banget yang namanya berisik.
    Saya tunggu kunjungan baliknya ya Gan.. dan berikan komentarnya pada artikel saya berikut ini
    http://uliearieph.blogspot.com/2012/07/mendambakan-jakarta-yang-aman-dan-nyaman.html


    Segera ke TKP

  34. August 16th, 2012 at 15:30 | #34

    Tadi tetangga ada yang baru mudik juga dari jakarta. Mudiknya pakai motor yang meraung2 juga. Lagi enak2nya momong ponakan, tiba2 dengar suara motor kayak digeber2kan. Brisik tenan, kaget, njundil.


    Apalagi kalau ada orang sakit, pasti tambah ngaget2i…
    Selamat menjondilkan diri

  35. August 16th, 2012 at 16:56 | #35

    Kadang bikin kaget om, pas lagi nyetir denger brum2 gitu.
    padahal bukannya energi yang dikeluarkan jadi lebih besar ya? harusnya bisa jadi energi gerak jadi dialihkan ke energi suara. *saya ngomong apa sih ini?


    Biasanya tiap mendahului kendaraan lain, mereka langsung “mbleyer” gasnya πŸ˜€

  36. August 16th, 2012 at 17:10 | #36

    Saya juga heran, mas. Koq orang itu pada suka ya pake knalplot yang suaranya memekakkan telinga. Di tempat kost saya, ada beberapa anak kost yg pake knalpot kayak itu. sangat mengganggu.


    Biasanya anak2 muda Mas

  37. August 16th, 2012 at 19:43 | #37

    baru punya motor kali Pak,
    jadi ngasih tau kalau dia mau lewat, gak tau kalau itu bikin polusi suara, arghh,
    sama yang suka nglakson juga bikin budeg tuh.


    Nah klakson itu juga sangat berisik Mbak.
    Apalagi kalau di lampu merah. Belum juga ijo, yg belakang sudah pada nglakson

  38. August 17th, 2012 at 04:22 | #38

    saya dulu pakai itu knalpot yang seperti gergaji mesin, sekarang kalau denger malah pingin nimpuk πŸ˜€


    Seperti helikopter

  39. August 17th, 2012 at 13:40 | #39

    kalau yang gratisannya berisik.. kelihatannya bukan mengangkat jumlah suara yang masuk, Pak.. Jangan -jangan ntar suaranya malah tambah jeblok he he


    Mudah2an jeblok beneran Mbak πŸ˜€

  40. August 17th, 2012 at 19:45 | #40

    Kota kami yang biasanya agak sepipun jadi ramai dengan deru kendaraan. Selamat mudik ke Kudus Pak. Salam


    Kalau di Salatiga pasti tak seberisik Kendal Bu, karena sebagian pemudiknya sudah terpecah.
    Ada yg berhenti di Semarang dan ada yg ke arah Timur maupun Jogja

  41. August 17th, 2012 at 22:46 | #41

    mudik resikonya tida ringan..ya biayanya maupun lainnya..
    Tapi ‘akeh sing seneng…


    Iya Mas
    Capek gak dirasa

  42. August 18th, 2012 at 12:02 | #42

    Mudik Berisik jadi nggak asyiiikkkkk …


    Bikin orang terusik πŸ˜€

@marsudiyanto
silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~