Home > Anti Biasa > Olahan Anti Biasa

Olahan Anti Biasa

Selain kemampuan akademik, pada siswa kami dibekali ketrampilan tambahan seperti yang diperoleh siswa SMK. Ada beberapa uji coba yang dilakukan diantaranya mengolah bahan tertentu menjadi makanan / minuman alternatif yang kaya gizi.

Beberapa olahan anti biasa yang sudah dipraktekkan dan sayapun berkesempatan mencicipi antara lain Brownies Kukus dari Tepung Talas, Keripik Biji Durian dan Variasi Olahan Jantung Pisang.
Hasil uji coba tersebut akan diikutsertakan dalam Gelar Inovasi Penelitian Siswa tingkat Provinsi.

Brownies Kukus dari Tepung Talas
Brownies yang selama ini di konsumsi masyarakat berbahan dasar terigu, padahal terigu memiliki kadar karbohidrat yang tinggi dan kurang baik untuk kesehatan terutama yang sedang diet dan mengurangi trigisit dalam darah.

Keripik Biji Durian
Keripik merupakan makanan tradisional tanpa fermentasi yang sudah lama dikenal di Indonesia. Produk ini sering dijadikan sebagai makanan ringan. Dan ternyata biji durian bisa dipakai sebagai bahan keripik karena mengandung tepung, protein dan lemak sehingga memenuhi syarat untuk diolah menjadi produk pangan

Variasi Olahan Jantung Pisang
Jantung pisang selama ini dianggap sebagai makanan “wong ndeso” yang hasil olahannya sekedarnya dengan tampilan yang kurang menarik pula. Padahal jantung pisang dapat diolah menjadi makanan alternatif untuk para vegetarian dan memiliki serat yang cukup memadai.

Bila dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan, jantung pisang dapat membantu mencegah penyakit jantung, stroke, pendarahan otak, dan penyumbatan pembuluh darah.
Inilah bakso dan pecel berbahan dasar jantung pisang itu…

Masih ada beberapa uji coba yang berupa minuman segar hasil fermentasi daun sirsat dan buah kersen. Tentang detail bagaimana mengolahnya, akan saya tulis dikesempatan lain.

Hasil Penelitian menunjukan bahwa daun sirsat mengandung acetogininsdapat, senyawa aktif yang dapat membunuh sel kanker. Daun sirsat bisa diolah menjadi sirup

Bioetanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang penting namun belum banyak dikenal masyarakat. Ada banyak bahan baku yang tersedia di alam, salah satunya adalah buah kersen tapi hanya dijadikan tanaman perdu dan buahnya tidak dimanfaatkan, padahal banyak mengandung glukosa sehingga bisa diolah menjadi produk bioetanol

~ Grazie ~
Categories: Anti Biasa
  1. bunda lily
    May 3rd, 2012 at 15:07 | #1

    lihat jantung pisang, ingat dulu ibuku suka bikin urap jantung pisang Pak Guru
    uenak tenan ….beneran deh … 🙂
    eh, sekarang kok kayaknya jantung pisang itu sudah sulit didapat yaaa….

    salam


    Sekarang kurang dilirik karena dirasa kurang layak…

    [Reply]

    yustha tt Reply:

    Kok bisa kurang layak ya Pak, padahal uenak je…


    Masyarakat desa malah jarang yang masak jantung pisang Mbak.
    Justru orang kota yang kembali menggalakkan.

    [Reply]

    Sholihin Reply:

    Jantung pisang dimasak pake santan, lauknya mendoan panas dan sambal. Wah mantebbbbsss banget pak. Apalagi kalo ada tambahan ikan asin ma krupuknya, ngilerrrr….


    Murah meriah Mas

    [Reply]

  2. bunda lily
    May 3rd, 2012 at 15:08 | #2

    wow…beneran inih dapet tempat VIP ??

    (ooo…mimpi apaaa ….) 🙄
    salam


    Hahaha
    Iya. Ini Pertamax

    [Reply]

  3. bunda lily
    May 3rd, 2012 at 15:08 | #3

    tanggung akh….
    mau hattrick sekalian
    ( ato nyamfah yaaa….) 😛
    salam


    Disini bebas saja Bun, dan saya tak pernah menganggap komentar sebagai sampah.
    Komentar justru jadi penyemangat…

    [Reply]

  4. tiffa
    May 3rd, 2012 at 15:17 | #4

    di Jogja jg ada brownie yg terbuat dr tela namanya cokro telo, salah satu oleh2 khas Jogja


    Saya pernah makan dan rasanya enak sekali Mbak. Manisnya khas

    [Reply]

  5. May 3rd, 2012 at 15:40 | #5

    Apresiasi tuk inovasi putra/i didik Pak Mars, semoga berjaya di tingkat provinsi. Bakso jantung pisangnya keren. Salam


    Matur Nuwun doanya Bu…
    Semoga dapat apresiasi dari pengunjung pameran

    [Reply]

  6. Imelda
    May 3rd, 2012 at 15:40 | #6

    Aku suka makan jantung pisang yang direbus lalu makan pakai bumbu pecel loh. Makan berdua mama soalnya yang lain ngga suka.
    Aku pengen coba kripik biji durennya. Kalau biji nangka aku tau bisa direbus (kata mamaku namanya Beton) dan dimakan. Tapi kalau biji duren aku ngga tau tuh

    Memang anti biasa semua ya. Tapi bagus deh siapa tahu bisa menjadi pemasukan baru bagi perekonomian Indonesia ya


    Kalau direbus mirip ketimun atau labu siam ya Bu…
    Kalau di Jawa disebutnya ‘Plonco’

    [Reply]

  7. May 3rd, 2012 at 16:35 | #7

    ajaib dan keren olahan baru kreasi siswa SMANIK..
    biji duren yg dibikin kripik, belum kebayang rasanya.
    jantung pisang yang dibikin bakso, sudah pasti lebih sehat.
    bravo deh..!

    *tahun depan siapa tau, kreasi olahan dari kulit rambutan dan biji salak.


    Kalo biji salak enaknya dikolak…
    3 sisir pisang dicampur dengan setengah biji salak

    [Reply]

  8. Sriyono Suke
    May 3rd, 2012 at 16:41 | #8

    tinggal diajarin buat web toko online pak, langsung jualan… langsung dadi pengusaha…. 😀


    Lah nek kuwi mengko aku sing dodolan

    [Reply]

  9. mintarsih
    May 3rd, 2012 at 16:45 | #9

    jantung pisang paling saya suka dimasak sambal kelapa.


    Kalau saya suka sambal kelapa muda…

    [Reply]

  10. May 3rd, 2012 at 17:07 | #10

    kemarin ntn tivi ada tayangan jantung pisang dibikin nugget sm orang jogja.
    kreatif. dan pengen nyobain sih. makanan sehat kan
    jantung pisang sama orang Karo biasa disayur sm tetelan daging, atau direbus begitu saja dimakan spt lalapan.

    pesen pecel jantung pisang 2 yo pak 😀


    Iya yg di Jogja itu saya juga nonton. Kalau ditempat saya juga hanya disayur…

    [Reply]

  11. May 3rd, 2012 at 19:42 | #11

    Ketiganya kelihatan enak2 banget, apalagi yang terakhir, Pak.


    Yang pecel itu enak Mas

    [Reply]

  12. May 3rd, 2012 at 20:02 | #12

    Siswa-siswa cerdas…!!
    Di Jogja ada yang mengolah sukun menjadi aneka makanan. Mereka menamakan diri SUKRIlicious (Sukun Bakery Delicious).


    Sementara itu Sukunnya sendiri memang asli sudah enak ya Mbak

    [Reply]

  13. May 3rd, 2012 at 20:04 | #13

    waktu SD saya pernah pak bikin kripik biji durian,enak juga tapi kalau terlalu banyak pusing


    Iya Mbak…
    Kayaknya kandungannya mirip yang ada di dagingnya.
    Makanya kalau terlalu banyak juga efeknya terasa pusing

    [Reply]

  14. Evi
    May 3rd, 2012 at 20:26 | #14

    Waktu kecil aku sering makan jantung pisang yg ditumbuk dengan nanas, dikasih asam, cabe dan bawang merah. Gak pakai dimasak, langsung santap setelah di tumbuhk. Segeerrrr..
    Dan mengenai jantung pisang ini pernah di buat dendeng oleh pengusaha di Bandung, namanya Dengjapi (dendeng jantung pisang). Di bumbui seperti dendeng sapi. Serat2nya mirip daging, pokeke siiip lah rasanya..

    Semoga murid2 Pak Mars berjaya di tingkat propinsi. Keaneka ragaman pangan lokal itu emang sangat dibutuhkan sekarang ini. Jangan sampai kita terjajah makanan asing. Sebab saya lihat jeruk mandarin dan apel washington sekarang sdh masuk ke kampung2 🙂


    Makasih doanya Mbak…
    Sebagai yang lahir di desa, saya juga akrab dengan makanan yang berasal dari bahan2 seperti itu Mbak…

    [Reply]

    nique Reply:

    sepertinya karena seratnya itu yang bikin klo diolah jadi nugget bisa jadi kebentuk bagus ya mbak 😀


    Dan makanan berserat amat dibutuhkan Ni

    [Reply]

  15. arif
    May 3rd, 2012 at 21:04 | #15

    itu semuanya unik, lum pernah nyoba satu pun ato bikin dari jantung pisang, biji durian. ditindaklanjuti jadi industri klo sudah layak 😀


    Mudah2an ada murid saya yang mengembangkannya lebih lanjut

    [Reply]

    arif Reply:

    dilempar ke para mahasiswa utk diteliti lebih lanjut atau ditawarkan ke investor juga cocok 😀


    Mudah2an ada alumni yang tertarik Mas

    [Reply]

  16. budiastawa
    May 4th, 2012 at 00:49 | #16

    Wuih, murid-muridnya Pak Dhe pinter bikin olahan makanan. Gak nyangka kalau Pak Dhe juga pinter masak. Saya nunggu postingan-postingan tentang kuliner anti-biasa…


    Saya sering ikut nimbrung bersama siswa yg lagi ngerjakan tugas penelitian Bli

    [Reply]

  17. iwan
    May 4th, 2012 at 00:51 | #17

    Jadi inget pas SMP, bikin ongol-ongol jadinya apem banta 😀 😀 😀


    Kok tau ongol2 Mas?

    [Reply]

  18. May 4th, 2012 at 06:56 | #18

    haaah.. pak mars.. kersennya merah2 dan gede2.. *ngiler*
    udah lamaaaa banget ga makan kersen


    Di Pasar Kendal banyak yang jual kersen Mbak

    [Reply]

  19. applaus
    May 4th, 2012 at 13:12 | #19

    hebat pak Guru yang satu ini… mengajarkan anaknya untuk mengolah makanan khas Indonesia… kalau dulu di ajar bapak sudah pinter masak kayaknya saya nih ya…


    Biar mereka nggak cuma pinter pelajaran aja Mas

    [Reply]

  20. Wong Cilik
    May 4th, 2012 at 14:09 | #20

    Wow, luar biasa …


    Semoga begitu Mas

    [Reply]

  21. achmad sholeh
    May 4th, 2012 at 19:55 | #21

    kripik biji duriannya oke tuh pak daripada di buang percuma


    Bisa ambil gratis dari nDarupono Mas

    [Reply]

  22. Gandi
    May 4th, 2012 at 23:32 | #22

    Wah kreatif2 Siswanya, jaman saya dulu belum ada kegiatan itu,.


    Jaman saya apalagi, makin belum ada apa2

    [Reply]

  23. May 5th, 2012 at 00:36 | #23

    Kreatih nih murid2nya ..
    Ngiler brownies dari tepung talas..

    Mauu…enak ga ya* jadi penasaran*


    Enak dan kabarnya lebih sehat Mbak

    [Reply]

  24. May 5th, 2012 at 05:45 | #24

    Aku blas ratau mangan jantung pisang x_x


    Rugi!!!

    [Reply]

  25. May 8th, 2012 at 13:03 | #25

    Banyak hal-hal terpendam yang ternyata banyak manfaatnya. Yang diperlukan adalah uji coba, siapa tahu kelak ada kripik blarak.
    Sepanjang halal dan menyehatkan tentu layak dicoba ya mas
    salam hangat dari Surabaya


    Iya Dhe, bisa untuk alternatif

    [Reply]

  1. No trackbacks yet.

silakan buka katalog untuk melihat postingan lainnya
~ terima kasih ~