One Man One “Bau”

P

embaharuan yang inovatif sudah selayaknya diakomodir, meskipun bagi sebagian orang menganggapnya sebagai hal yang aèng-aèng atau ono-ono waé.

Pada tulisan sebelumnya telah saya wacanakan, bagaimana kalau bau badan dimasukkan sebagai salah satu identitas selain nama, tanggal lahir, golongan darah, alamat dan sebagainya. Kelebihan dari bau badan adalah bisa dideteksi secara elektronik maupun manual. Dengan sensor semacam infra red atau pelacak suhu, saya yakin bau badan seseorang bisa diidentifikasi dan bisa dipilah. Saya juga yakin, walau sepintas sama, tapi bau badan manusia adalah unik, one men one “bau”:mrgreen:

Kalau listrik padam atau alat pendeteksi rusak, kita masih bisa memanfaatkan anjing pelacak. Hal ini tidak bisa dilakukan pada sidik jari. Sidik jari masih bisa dipalsukan dengan operasi plastik atau teknik cetak latex, juga bisa terkendala bila jari kita teramputasi, tapi kalau bau badan tampaknya mustahil dipalsukan. Mau mandi parfum?. Sewangi2nya parfum, nggak bisa nembus kulit, kecuali kalau suntik parfum. Mau berapa ratus suntikan?

Jadi menurut hemat saya, deteksi via Bau Badan jauh lebih akurat dibanding sidik jari. Tes Bau Badan bisa disejajarkan dengan Tes DNA, tapi dengan biaya yang jauh lebih murah dan prosedurnya tidak rumit.

53 thoughts on “One Man One “Bau”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *