Pahlawan Tanpa SK

Banyak nama pahlawan yang cukup dikenal misalnya Pangeran Diponegoro, Teuku Umar, Pattimura, Oto Iskandardinata, Dr. Wahidin Sudirohusodo, Sultan Hasanuddin, Sisingamangaraja, RA Kartini, Cut Nyak Dhien dll, tapi pahlawan yang namanya tidak dikenal pasti jauh lebih banyak lagi.

Disadari atau tidak, tanpa mengecilartikan pahlawan yang namanya cukup dikenal dan terkenal, maka jasa orang2 disekitar para pahlawan itu juga tak terkira. Entah sebagai sahabat, keluarga, tetangga atau apapun namanya pasti turut serta dalam proses kemunculan pahlawan yang resmi.

Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk tidak hormat pada pahlawan atau melupakan jasa2nya. Hanya sebagai bahan renungan, bahwa ada banyak “pahlawan” lain yang belum atau tidak tercatat sebagai pahlawan. Saya menyebutnya Pahlawan Tanpa SK.

Alangkah indahnya bila ada yang menuliskan Diponegoro Cs, Sisingamangaraja dkk, Tuanku Imam Bonjol & rekan, Pattimura’s atau yg lainnya. Selamat memperingati Hari Pahlawan.

33 thoughts on “Pahlawan Tanpa SK

  1. Singkat padat lugas dan pedas. Mantabs !

    Sukses selalu
    Salam
    Ejawantah’s Blog


    Mau ngulas yang panjang saya nggak bisa Pak. Dulu, saya paling nggak suka pelajaran Sejarah 😀

    [Reply]

  2. Setuju Pak Mars

    Seharusnya kita juga tidak melupakan jasa mereka yang berada di sisi Para Pahlawan dengan SK itu …
    Bagaimana dengan pembantu mereka yang selalu menyiapkan makanan, menyiapkan senjata … atau bahkan sopir mereka ?
    mereka juga saya rasa ikut membantu …
    dan bantuannya tidak bisa dikatakan kecil

    salam saya Pak Mars


    Yg makani dan mandiin kudanya juga Om…

    [Reply]

  3. Kok sama seperti yang di facebook itu, pak?

    Orang sukses memang tak pernah sendirian, meski dia satu-satunya yang disebut. Jika sibuk menyiapkan urusan domestik sendiri, saya yakin hasil perjuangannya akan menjadi gatot atau minimal berhasil 50%. Jadi namanya hanya akan dikenal sebagai pahlawan kesiangan.


    Yang di FB itu saya ambil dari sini Mbak… 😀

    [Reply]

  4. setuju banget pak..!

    yang nyiapin baju juga sorbannya Pangeran Diponegoro dan tuanku Imam Bonjol, pak pos yang nganterin surat2nya RA Kartini, juga yang bikinin rentjongnya Cut Nya Dien.

    mereka tetap pahlawan meski namanya tak disebut.


    Xixixixi… 😀
    Yang ngasah goloknya Pattimura juga dunk…

    [Reply]

    LJ Reply:

    nyengir ngabarakatak di hari pahlawan 😀


    Selamat Hari Pahlawan… 😀

    [Reply]

  5. yang kasian Beliau yg masih di perdebatkan mau dijadikan pahlawan atau bukan padahal beliau sudah mati mungkin klo beliu hidup akan marah memperdebatkan masalah pahlawan. biar dunia yang bicara. Aya-aya wae.


    Nah, ini yang paling memprihatinkan. Ada fenomena SK Pahlawan diterbitkan karena sebuah kepentingan…

    [Reply]

  6. Yang dapat SK itu mengambil resiko lebih besar. Untung yg menang Indonesia, coba Belanda.. wadew…..


    Ceritanya bisa lain ya Mas, kalau Belanda yang menang.
    Pahlawannya akan berubah total

    [Reply]

  7. Sebaliknya banyak yang gak pernah ngapa2in kecuali ngrushi malah ingin mendapat julukan sebagai pahlawan kesiangan.

    Salam hangat dari Surabaya


    Pahlawan Pesenan Dhe…

    [Reply]

  8. para telik sandi itu yg ngintip2 markas musuh pahlawan juga kan?
    coba kalau asal serang ya bubar grak semua


    Termasuk Ibu2 yg masak Mbak

    [Reply]

  9. Inget kakek yang cuma ngasi air minum, tanpa SK 😀


    Dulu masyarakat menyiapkan makan & minum secara sukarela

    [Reply]

  10. betul mbah, saya sepakat dengan pikiran panjenengan ini, si pahlawan ndak akan jadi pahlawan kalo dia kerja seorang diri..

    [Reply]

  11. selamat hari pahlawan pak mars.. semoga semangat perjuangan para phalawan kita tetap bisa berkobar hingga saat ini

    [Reply]

  12. Sebenarnya banyak sekali yang bisa kita sebut pahlawan, yg mungkin tidak terdata

    [Reply]

  13. Selamat memperingati hari Pahlawan, Pak Mars.

    Bener..bener… Yang ngasih makan dan ngerawat kuda-kuda mereka juga pahlawan kan, Pak? Yang masak untuk mereka juga termasuk pahlawan tanpa SK ya, Pak?

    hmmm…..Semoga mereka semua telah beristirahat dengan aman dan damai di alam sana. Amiinn,…

    [Reply]

  14. pahlawan… oh… semoga jasa mereka yang kita kenang tetap hidup dalam semangat2 saat ini.

    [Reply]

  15. iyah, mereka yang tak terekam oleh sejarah mempunyai arti tidak kalah penting dengan nama nama yang kita hafal di sekolah 🙂

    [Reply]

  16. Betul banget, Pak. Masa yang dijadikan pahlawan cuma pemimpinnya saja? Bukankah tanpa anak buah dan pasukan, Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, dan pahlawan-pahlawan yang lain itu gak bisa apa-apa?

    [Reply]

  17. Diponegoro tanpa pasukan tentu saja tidak akan pernah menjadi pahlawan…. lalu pasukannya itu pahlawan atau bukan?

    [Reply]

  18. sudah saatnya pemerintah memperhatikan pahlawan veteran
    tnpa mereka indonesia tidak akan merdeka

    [Reply]

  19. Jangankan teman para pahlawan Om, mantan atlit yang sudah berprestasi International di negara ini aja di lupain.
    Salam Kenal

    [Reply]

  20. sedikit tapi mengena….mantaaphhh
    tapi yang jadi pertanyaan SK apanya, Surat Kaleng bkan…hehhehhhehhe

    [Reply]

  21. Ada yang pernah berkata pada saya, tidak semua pahlawn nasional itu berkelakukan baik (Nah loooo). Pahlawan yang sejati tidak ingin banyak dikenal dan hanya ingin apa yang diperjuangkannya tidak sia-sia

    [Reply]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *